
Ide itu seperti bensin bagi kendaraan, tinta bagi printer, air bagi kehidupan makhluk hidup. Sesuatu di balik lahirnya karya yang baru, yang cemerlang, yang tidak terlupakan.
Namun terkadang kita sering mengeluh susah menemukan ide tersebut, walaupun secara teori dan kata orang, bahwa ide itu ‘berterbangan’ di sekitar kita, hanya kita saja yang kurang sensitif untuk bisa melihat ide tersebut. Ide memang tidak datang secara langsung, ada beberapa metode untuk mencari inspirasi yang merupakan dasar sebuah ide.
Berikut beberapa cara yang di rangkum dari pendapat teman dan pengalaman pribadi.
1. Temukan Inti Permasalahan.
Bagaimana kita bisa memberikan solusi, jika tidak mengerti inti permasalahan? Hal esensial ini seringkali di lupakan desainer grafis, mereka langsung mengarah kepada visual, bagaimana bagusnya, bagaimana bentuknya, hal-hal yang terlihat secara kasat mata. Tidak heran suatu projek terlihat cantik namun tidak berhasil mencapai target yang di inginkan.
Namun jangan salah, tidak berarti solusi yang tepat harus dengan menggunakan visual yang buruk. Tidak ada alasan bagi desainer grafis untuk menghasilkan visual yang kurang bagus. Visual yang bagus merupakan suatu keharusan.
2. Berkomunikasi Lebih Sering dengan Klien.
Tanyakan lebih jauh tentang projek, terkadang brief yang kita dapat tidak cukup informatif. Dan tentu saja klien juga merasa lebih senang jika kita ingin mendiskusikan projek nya, ini memberikan kesan kita peduli dengan klien.
Dari komunikasi itu kita pasti mendapatkan beberapa kata kunci yang akan mendukung proses desain kita, hal yang berhasil dari desain yang sekarang, hal yang tidak berhasil dan tentu saja, hal yang tidak klien suka dan mengapa ia tidak suka terhadap hal tersebut. Apakah dia tidak suka karena masalah selera atau memang dia tidak suka karena solusi tersebut tidak efektif.
Dan sebagai bonus, klien akan lebih menghargai kita lebih dari desainer grafis kebanyakan.
3. Menggali Referensi.
Cara ini paling sering di gunakan oleh kebanyakan kita desainer grafis. Refensi bertebaran di dunia maya ini, kita hanya cukup menyediakan waktu untuk mencari dan mem-filter nya sesuai dengan kebutuhan projek.
Coba kita lihat pendapat teman-teman yang berkomentar di Facebook Page Jurus Grafis,
Rio Purnomo, “pantengin http://www.plurk.com/101bestwebsites”
Fahmi Ridho Ilahi, “biasanya liad2 forum design atau deviantart om.. buad referensi aja sih.. bukannya niru..
”
Jimmy Ofisia, “All of the above, sama nongkrong di warkop (baca koran lokal dan people watching).”
Nafi Putrawan, “bersantai di kamar tidur ber-AC sambil memandang laptop dengan cat tembok berwarna putih, tengkurep di kasur sambil browsing tentang graphic/design, tidak jauh darisana ada pohon di pot, dan inspirasi terasa banyak…”
Tidak hanya secara online, kita juga bisa menemukan referensi dari buku, majalah, tv, radio, sesuatu yang dekat dengan kita sehari-hari.
4. Fokus dan Menjiwai.
Karena memang desain grafis adalah bagian dari seni juga, maka karya dan solusi yang kita buat akan kehilangan faktor X nya bila kita tidak menjiwai dan fokus pada suatu projek. Cobalah menjadi seperti klien, orang yang mempunyai dan menjalankan bisnis tersebut, apa kira-kira yang akan kamu lakukan? Solusi terbaik apa yang bisa kita hasilkan untuk mencapai target?
Dengan pemikiran seperti itu, kita sudah mulai memulai sesi brainstorming secara tidak langsung, dan tentu kita tidak menjadi merasa ‘terpaksa’ ketika masuk ke proses mendesain.
5. Bersantai Sejenak.
Setelah semua cara di atas, ada baik nya kita memberikan otak kita sedikit ‘ruang’ untuk bernafas. Tidak jarang juga kita malah menemukan ide yang lebih baik lagi setelah kita bersantai. Memang ada penelitian yang membuktikan bahwa kalau kita rileks, darah di otak kita cenderung berjalan lebih lancar, dan perasaan hati kita terasa lega, dari proses itu terkadang pikiran bawah sadar kita masih memikirkan projek yang sedang kita jalani, disitulah ide yang tadinya tidak terlihat menjadi jelas.
Seperti kata teman-teman berikut ini,
Bryan Alfeus Wijaya, “setel musik, teh hangat, liatin langit”
Dian Pra, “jalan-jalan kelling kota”
Fikri Rasyid, “jalan2 ke gramedia, atau jalan2 naik motor sambil dengerin mp3 player.tapi seringnya nonton DVD sih. haha
”
Anunggal Bagus, “Mandi trus j0ngkok dkl0set lamaa…mbil mikir,biasnya dpt tuh insprasi.. :p”
Liance Gunawan, “dgr musik (kl gw c dgr lgu jepang–> demen), n kudu pake earphone, jd ga ada suara laen yg musik..
;D”Silvia Limanta, “Uhmmmm… nongkrong di WC rumah (seriously, it’s an awesome place to get inspiration), kalo perlu mandi.
Atau jalan2 sambil bengong ke supermarket, kalo perlu yang rada elit biar bisa ngeliat packaging2 yahud”
Ada juga beberapa cara yang tidak biasa, tapi mungkin bagi sebagian kita merupakan cara yang pas untuk bersantai dan merelaksasikan otaknya.
Munzir Fadly, “ngebayangin yang berbau dosa”
Sun Wahyu, “bengong di tengah kemacetan ibukota jakarta”
Adi Rahmad, “menyendiri.. sunyi..”
Sapoy Karpov, “tunggu tengah malem lewatin kepala”
6. Selalu Membawa Buku Catatan, Berupa Buku Asli atau Virtual (aplikasi web / smart phone).
Karena ide tidak bisa di tebak kapan datangnya, maka siapkan lah selalu buku catatan, kalau dalam keadaan darurat (misal: di angkot, dll) bisa gunakan fasilitas note/sms di handphone kamu. Untuk aplikasi web, bisa gunakan Bookmark pada browser, Delicious, Penzu (favorit saya) atau Evernote jika kamu menggunakan IPhone.
7. Be Happy!
Jangan sampai perasaan yang tidak enak merusak suasana kreatif kamu, mood memegang peranan yang lumayan penting dalam membuat suatu karya desain grafis (personal atau komersial). Konsep “Creativity under the Gun” tidak akan berhasil kalau kita tidak merasa happy, jadi kita harus punya alasan kenapa “Under the Gun”, apakah bayaran nya lumayan? klien nya populer? di beri kebebasan berkarya tetapi deadline ketat? dan lain nya.
Bagaimana menurut kamu? Punya cara yang lain? Ayo sharing-kan dengan teman-teman di kolom komentar.









kalo gw sih, ada 1 lg yg suka gw lakuin cad, yaitu tidur..ga usah lama2, sejam 2 jam jg cukup..
pas bangun, giliran pala masih dalam status “null” ntu adalah waktu yg tepat bwat nyari inspirasi..
well at least it workd for meh.
power nap ya Sam, klo gue yg ada kebablasan hahaha
btw cad..mang yakin ujan deres desember ini?
hahaha ga tau ya Sam
biasanya dari dulu sih begitu..
Wehehe.. dimuat disini tho? Sip! Sip! I got nothing more to add.
Social comments and analytics for this post…
This post was mentioned on Twitter by jurusgrafis: *Posting Baru! 7 Cara Ampuh Membuat Ide Mengalir Deras seperti Hujan di Bulan Desember http://bit.ly/3TX1gN...
Wah, Kalo saya malah punya byk Inspirasi, tp knp giliran nuanginnya susah ya??
Browsing CSS gallery sebanyak-banyaknya
misalnya http://www.mostinspired.com/
kalo menurut gue ada lagi,.
Nongkrong di WC sambil meroko, hahahaha,. biasanya pas lagi gitu gw dapet ide yg lebih banyak,.
soriOOT btw dari title nya kayaknya doyan ERK juga ni bro? hehe..sotoy ye gw
ERK? siapa yang ga suka?
tapi bener sih kebayang lagu itu pas mau nulis judul post ini hehehe
Pildasi @ sama bro, tu tempat paling mantap dah, nyari ide daripada ke starbak, waktu “itu” brojol.. terasa lega dan pikiran berkontemplasi kemana-mana.
Benar, thx buat ilmu yg sangat bermanfaat. sangat menarik untuk ditunggu update2 karya anda. SEMANGAT!