
Karena terbiasa dengan urusan visual, tidak jarang teman-teman desainer grafis suka bingung jika ingin menulis di blog pribadi nya. Padahal media seperti blog sangat efektif untuk pemasaran online pada saat ini.
Kalau masalah waktu luang untuk menulis tentu bisa di usahakan asal ada kemauan. Hanya biasanya setelah waktu luang sudah ada, ide untuk menulis tidak kunjung datang. Yang ada kita hanya menikmati blog orang lain.
Berikut ini beberapa percikan ide (dari yang mudah sampai yang memerlukan usaha dan waktu lebih) yang bisa membantu kamu untuk mulai menulis blog sebagai desainer grafis. Percayalah, kekuatan blog saat ini tidak hanya sekedar jurnal pribadi dan tempat curhatan. Blog bisa digunakan sebagai media pemasaran dan personal branding. Kamu tidak akan menyangka kalau nanti ternyata bisa mendapatkan projek/pekerjaan dari blog yang kamu pelihara.
1. Posting Portfolio
Ok, yang satu ini tentu semua sudah kepikiran, tinggal menyediakan waktu saja untuk mempresentasikan dengan baik dan mem-postnya. Untuk nilai tambah (dan juga sebagai latihan menulis) sertakan juga konsep portfolio kamu itu, bahkan karya eksperimental juga butuh ide dasar, jadi setiap karya seharusnya mempunyai cerita. Dari sini kamu akan terbiasa menulis dan merangkai kata-kata.
2. Sketsa Harian
Daripada bertebaran di meja kerja dan tidak jelas mau di kemanakan, lebih baik di dokumentasikan ke dalam blog. Sketsa ini mempunyai nilai lebih karena di buat dengan tangan (gambar manual) dan tentu cerita di balik sketsa itu lebih banyak. Atau kamu bisa mengibaratkan sketsa kamu itu sebagai jurnal visual harian, konsep nya seperti photo blog.
Photo blog adalah sebuah blog yang hanya berisi foto yang di dapat setiap hari oleh sang fotografer. Ganti saja foto itu dengan sketsa, dan kamu sudah bisa mengupdate blog kamu lagi
3. Pengalaman Kerja
Kita pasti punya pengalaman yang unik saat bekerja. Baik itu ketika bekerjasama dengan klien, masalah dengan hasil percetakan, mengkoordinasi programmer dan lainnya. Tulis saja pengalaman kamu itu, cerita tentang pengalaman pribadi yang berhubungan dengan profesi seseorang pasti menarik untuk dibaca. Karena akan ada tips-tips supaya kejadian yang tidak dinginkan jangan sampai terjadi lagi.
Pengalaman yang positif juga menarik, tetapi pengalaman negatif dan kesadaran kita dalam mengatasinya lain waktu yang akan lebih menarik bagi orang lain.
4. Proses Kerja
Dokumentasikan projek yang kamu anggap ‘asik’ dan ‘bergengsi’. Mulai dari sketsa, pencarian referensi, moodboard, tanggapan klien, sampai hasil akhir. Selain menunjukkan kamu sebagai desainer yang profesional, posting jenis ini akan menarik banyak perhatian pembaca dan mengundang komentar seru di blog kamu.
5. Kompilasi Tautan Inspirasional
Senang mengumpulkan karya – karya desain untuk di jadikan referensi? Bagus, hanya sekarang jangan gunakan untuk diri sendiri saja, berbagilah dengan yang lain
.
Saya masih ingat dulu sewaktu kuliah sering men ‘save as’ karya desain yang saya suka di internet. Dulu memang hanya untuk konsumsi pribadi, tetapi sekarang dengan berbagi, kita akan membantu teman-teman yang lain juga. Dan tentu pengunjung blog kamu akan meningkat jika kamu konsisten dengan cara ini.
Lebih baik lagi jika tautan/karya yang kamu kumpulkan adalah karya desainer lokal. Selain untuk menunjukkan kepada teman-teman se-bangsa dan se-internasional kalau desainer Indonesia tidak kalah dengan luar negeri, kita juga bisa berkenalan dengan desainer yang karyanya kita pajang di blog kita. Dengan begitu jaringan pertemanan kita akan lebih luas.
*Bagi teman-teman desainer, ayo masukkan karya kalian ke Grup Flickr Jurus Grafis supaya lebih mudah mendokumentasikan nya di masa mendatang
6. Redesain Fiksi
Ide ini pernah saya bahas pada 9 tips memasarkan diri sendiri sebagai desainer grafis. Daripada mengeluh dan mencaci maki desain yang buruk, lebih baik buat versi kamu sendiri dan post di blog kamu. Jangan lupa juga ceritakan alasan dan konsep kamu me-redesain. Ini akan lebih meyakinkan calon klien yang mungkin sering membaca blog kamu.
7. Tutorial
Saya percaya setiap orang pasti bisa mengajarkan orang lain dan mau membagi ilmunya. Namun biasanya kita hanya merasa tidak sempat untuk membuat tutorial, sebenarnya bisa di mulai dengan teknik desain yang sering kita pakai. Tidak apa kalau bukan teknik yang heboh, karena perbendaharaan konten lokal desain grafis di internet belum begitu banyak, terlebih lagi tutorial.
Usaha dan waktu yang di butuhkan memang besar, tetapi hasilnya nanti akan besar juga. Kalau tutorial kamu menarik, trafik tinggi pasti dapat, di anggap paling menguasai teknik tersebut (expertise) juga dapat, yang ujung-ujung nya pemasaran gratis di internet, dan tidak lupa berarti kamu sudah mulai membangun personal branding. Jadi tunggu apalagi? mulailah sekarang. (PS: bagi yang mau menulis tutorial atau artikel di Jurus Grafis silakan kontak saya yah!
)
Jadi, masih ragu atau bingung untuk menulis blog sebagai desainer grafis? Saya harap tidak
Ayo kita majukan konten lokal desain grafis di Indonesia. Ini ‘kue’ yang sangat besar, tapi masih terlalu sedikit ‘mulut’ yang memakannya.
Yuk berlangganan Jurus Grafis melalui Email dan RSS. Gabung juga dengan Jurus Grafis di Facebook dan Twitter.

![BLUEPRINT 3D [VIDEO]](http://farm6.staticflickr.com/5072/7085649795_378daa3262_s.jpg)


![SUBWAY [VIDEO]](http://farm7.staticflickr.com/6219/7037439417_9818589c92_s.jpg)




komentator pertama nich……. oke bosss, siap dicoba, tapi tipsnya tambah satu lagi tuh, yaitu konsintensi dan kesabaran…..:)
wah…wah… tips yang bagus. makasih ya untuk tulisan yang inspiratif ini.
yoi sob, mantab deh berbagi itu…. penginnya sih juga begitu.hahaha…. tapi ada aja kerjaan ato kegiatan yg nyusul2 terus… ampun dah….semoga saja deh di lain kesempatan bisa terus berbagi.:)
good article. Referensi bagus buat designer ^^, karena saya rencana akan membuat blog lagi. Setelah yang lama tidak diurus entah kemana :p
Wah nice sharing nih, gw jaman smp atau sd gt ada bikin komik lanjutan dragon ball z, setelah iblis bow haha… tar mesti di scan and upload sebagai portfolio…
sip.. thanks berat buat tulisannya… keren banget.
sedikit terbayar kebuntuan saya untuk menulis blog selama ini…
hahaha… ini mah, jurus sakti bos!
hehehe thank you!
Setuju 100%
om richard klo buat warna ga bisa yah ini buat BW aja yah..???
ada ga tips untuk vektore yang mudah untuk color..??..hehhe maf banyak maunya..hahhaha
ini mantabs…..inih sowraenya nuhun atuh..
wah klo warna kayaknya blom ada tuh hahaha harus manual dong klo full color,
biarpun ada hasilnya ga mungkin sebagus tracing manual hehehe
Thanks Kak.
jadi tau harus nulis apa di blog…
^^
Thanks bro tulisannya, membantu untuk terus nge-blog… sukanya angin-anginan, hehehe
nice post nih bro. iyak, web gua ada blog nya tapi rada terlantar, bingung juga mo nulis apa, he. oiya, gua lagi nyari freelance neh, yang tertarik hubungin gua yak di http://iplogodesign.com/
thx
Sekadar nambahin:
http://spyrestudios.com/content-mosaic-the-6-most-common-posts-on-design-blogs/
nicely done. makasih tips nya pak
terima kasih banyak atas idenya..
moga sukses selalu.
jika ingin tau profil saya silahkan kunjungi..
click this
Wuiih………
Postx Luar biasa sekali & membuat fikiran ku terbuka lebar untuk memulai blog desain grafis…
sekali lagi terima kasih atas ilmunya ya Boss…
aq syaifullah arifin… lau punya waktu jalan-jalan ke http://syaifullaharifin.blogspot.com/ disana saya berbagi banyak foto yg saya ciptakan sendiri tpi saya tidak punya camera makax tidak bsa mencantumkn cara pembuatannya… dan akan saya post kn ilmu saya itu jika sudah memiliki web nantinya.
Mohon dukungan dan ilmunya ya boss… ma’f jika aq slah panggil boss…
hmm.. saya juga sering berpikir untuk membuat tutorial. tapi berhubung saya newbie, jadi bingung apa yang mau di bagi. karena bisanya juga masih sedikit..
mudahan bisa cepat berbagi tutorial.. trimakasih atas tips2 yang disajikan blog ini. sangat bermanfaat..