
Warna berfungsi untuk memberikan vibrasi tertentu di dalam suatu desain. Begitu hebatnya kekuatan warna, sehingga bisa memberikan efek psikologis kepada semua orang yang melihatnya. Malah di dalam terapi kesehatan, warna tertentu di gunakan untuk membantu pasien menjadi lebih cepat sembuh, menarik kan?
Kali ini kita akan membahas tentang psikologi warna di dalam desain grafis (contoh yang saya berikan akan berbentuk desain website karena kebetulan saya bergelut di bidang ini) tapi tidak berarti efeknya akan berbeda dengan print atau media yang lain, efek dasarnya akan tetap sama.
Merah

Merah adalah warna yang kuat sekaligus hangat. Biasanya di gunakan untuk memberikan efek psikologi ‘panas’ , ‘berani’ , ‘marah’ dan ‘berteriak’. Beberapa studi juga mengindentifikasi merah sebagai warna yang sexy.
Di dalam desain, kita bisa menggunakan warna merah sebagai aksen karena sifatnya yang kuat. Misalnya, foto hitam putih di berikan aksen warna merah sedikit saja sudah bisa membuat foto tersebut menjadi terlihat berbeda.
Hijau

Hijau adalah warna yang tenang karena biasanya di kaitkan dengan lingkungan dan alam. Di dalam desain, kita bisa menggunakan warna hijau untuk memberikan kesan segar. Dan dengan mudah kita bisa memberikan nuansa membumi dengan kombinasi warna hijau dan coklat gelap.
Kalau warna merah di atas bisa di ibaratkan sebagai musik rock dengan hentakan keras dan cepat, maka warna hijau bisa di ibaratkan sebagai musik klasik (atau musik-musik meditasi). Maka itu berhati-hatilah memadukan merah dan hijau, karena akan sedikit bermasalah. Atau tambahkan saja kuning sehingga menjadi musik Reggae
Biru

Biru adalah warna favorit para pria dan termasuk warna yang ‘dingin’. Kalau di dunia desain, biru sering di sebut “warna corporate” karena hampir semua perusahaan menggunakan warna biru sebagai warna utamanya. Tidak heran memang, karena biru merupakan warna yang termasuk tenang dan bersifat penyendiri.
Efek lain warna biru adalah sering di anggap sebagai warna yang sedih (langit biru di malam hari?). Biru juga bisa di pakai untuk menurunkan nafsu makan, karena berkonotasi dengan racun. Jadi gunakanlah warna biru untuk mendesain box obat diet.
Kuning

Kuning adalah warna yang ceria, menyenangkan dan menurut saya sedikit ‘melompat-lompat’. Tidak heran warna kuning identik dengan mainan anak-anak. Kuning juga biasanya di gunakan untuk mendapatkan perhatian dari orang yang melihat desain kita.
Karena begitu kuatnya warna kuning ini, seringkali di gunakan untuk mendapatkan perhatian orang. Ingat rambu lalu lintas yang memberikan tanda bahaya? Semua di dominasi warna kuning atau merah (yang masih satu garis keturunan).
Ungu

Ungu adalah warna yang memberikan kesan spiritual, kekayaan dan kebijaksanaan. Saya jadi ingat desain baju penyihir / dukun / sejenisnya di jaman medieval, kebanyakan di dominasi warna ungu. Ungu juga warna yang unik karena sangat jarang kita lihat di alam.
Dengan menggunakan warna ungu kita bisa memberikan kesan unik pada desain kita, baik kita menggunakan secara dominan atau hanya sebagai aksen saja. Kelemahannya adalah sangat susah di padukan dengan warna lain, kita harus ekstra memikirkan warna yang cocok bersanding dengan warna ungu.
Coklat

Coklat adalah warna bumi, memberikan kesan hangat, nyaman dan aman. Namun selain itu, coklat juga memberikan kesan ‘sophisticated’ karena dekat dengan warna emas. Bisa di bayangkan kesan ‘mahal’ desain dengan kombinasi warna hitam dan coklat muda.
Dan tidak lupa, coklat juga bisa memberikan nuansa ‘dapat di andalkan’ dan ‘kuat’. Saya membayangkan warna coklat bisa di gunakan di firma hukum sebagai warna utama perusahaan mereka.
Oranye

Oranye adalah hasil peleburan merah dan kuning, sehingga efek yang di hasilkan masih tetap sama, yaitu ‘kuat’ dan ‘hangat’. Warna ini sering di gunakan pada tombol website yang penting, seperti ‘buy now’ , ‘register now’ dan lainnya yang sejenis, istilahnya adalah ‘call to action’ button.
Dari sisi psikologis sebenarnya warna oranye memberikan kesan tidak nyaman, dan sedikit gaduh. Mungkin karena sebab itulah warna ini paling banyak di pakai untuk menarik perhatian orang.
Merah Muda

Merah muda adalah warna yang feminin, kalau menggunakan warna ini pasti kamu berurusan dengan sesuatu yang bersifat kewanitaan. Efek cinta romantis juga bisa timbul dari warna merah muda ini, agak sedikit berbeda dengan warna merah yang lebih menggambarkan ‘gairah yang berani’.
Tetapi banyak juga desainer yang berani menggunakan warna merah muda ini dengan terang-terangan. Misalnya dengan kombinasi hitam dan merah muda sebuah desain bisa menjadi terlihat unik.
Putih

Putih adalah warna yang murni, tidak ada campuran apapun. Makanya sering di anggap sebagai warna yang menimbulkan efek suci dan bersih. Ketika kita ingin membuat desain yang simple dan minimalis, menggunakan warna putih adalah langkah yang tepat (walaupun bukan cara satu-satunya).
Hitam

Hitam adalah warna yang gelap, suram, menakutkan tetapi elegan. Saya merasa elemen apapun jika di taruh di atas background hitam akan terasa lebih bagus (misalnya, pada waktu menampilkan foto, portfolio atau produk). Tapi tidak selalu efektif di dalam kasus tipografi.
Kesimpulan
Kombinasi warna yang tepat dapat memberikan karakter dan vibrasi pada suatu desain. Warna juga bisa di gunakan untuk mendapatkan perhatian orang yang melihat desain kita dan pada akhirnya mengerti pesan yang kita sampaikan melalui visual secara keseluruhan.
Sekarang pertanyaannya, apa warna favorit kamu? dan mengapa?
PS: Thanks to Fikri atas ide postingnya melalui komentar di FB Page Jurus Grafis!
Temui Jurus Grafis di Facebook dan ikuti Twitter Jurus Grafis. Kalau tidak ingin ketinggalan posting berikutnya, kamu bisa berlangganan melalui Email atau RSS.











![BLUEPRINT 3D [VIDEO]](http://farm6.staticflickr.com/5072/7085649795_378daa3262_s.jpg)


![SUBWAY [VIDEO]](http://farm7.staticflickr.com/6219/7037439417_9818589c92_s.jpg)




Warna memang penting bagi seluruh objek terutama pada grafis dan website.
Namun kesimpulan dari artikel ini yang saya berikan adalah, jangan menggunakan satu warna, seperti satu warna merah yang mencolok. Biarpun mencolok, harus diberi warna penetral seperti putih atau hitam. Begitu juga dengan warna lainnya…
Nice tuts!
Untuk jawaban pertanyaan diatas :
Warna gradasi dari #000000 sampai #ffffff, coklat, merah, hijau dan biru muda atau RGB/RGBA
Alasannya? warna banyak disukai hampir semua kalangan, dan warna diatas bisa dimodifikasi untuk berbagai media
Haha, akhirnya dimuat juga posting tentang warna ini thanks chard!
next request: teknik2 photoshop dasar (+shortcut) yang sering digunakan untuk webdesain. hehe, request terus euy
wah, request bayar tuh
hahaha.
Social comments and analytics for this post…
This post was mentioned on Twitter by jurusgrafis: Post Terbaru! – Psikologi Warna pada Desain Grafis http://ow.ly/17JVB...
MERAH itu gw bangeeettttsss…
like I did in my blog, dan satu blog lagi yng akan launch awal maret ini. [lhoh, kok jadi promo]
thank’s atas infonya jadi tamabah pede bila mau kasih warna krn sudah tau artinya
Hehehe…
Nice post about basic color theory, Mr. Fang!
Favorit saya tentunya #cc0000, untuk alasan yang tidak perlu dijelaskan lagi.
kalau ngomong psikologi jadi panjang ceritanya
oh iya, entah kenapa rata2 web menggunakan warna dasar putih,
terutama untuk background text, apakah mungkin lebih mudah terbaca?
kalau tidak salah ada yg pernah bahas juga
untuk link paling banyak memakai warna biru
dst…
untuk web dengan background putih dan text hitam itu karena mau merepresentasikan kertas bukan?
dan sudah pasti kita terbiasa membaca dengan kombinasi itu
nah kalau link default berwarna biru itu perlu di cari tau tuh hehehe apakah memang karena keterbatasan warna pada saat website pertama kali di ciptakan?
waktu itu ada batasan warna kan klo ga salah? mungkin mirip dengan evolusi display handphone dari hitam (kayak gameboy) sampe jadi seperti sekarang ini
Sepertinya saya juga pernah membaca referensi mengenai warna biru untuk link. Sayang sekali entah dimana. Esensinya, tulisan itu juga pernah mencoba mengubah warna biru dengan warna lain. Hasilnya memang tidak se-efektif biru untuk mengundang orang —dalam hal ini pengunjung awam untuk mengklik.
Juga dimuat mengenai efektivitas warna merah dan hijau sebagai tombol. Dimana merah lebih merepresentasikan arti ‘cancel’ dibanding ‘act’. Dan hijau untuk ‘buy’ atau ‘execute’
Tentu itu hanya berlaku untuk background putih ya he he.
Btw, ini juga memuat hal yang sama:
http://blog.kissmetrics.com/communicating-color-efficiently/
hey nice link! thanks!
Entah kenapa, globalnya saya menyukai warna hitam dan biru. Sehingga Inter Milan jadi favorit dari dulu.
Mas Zam, sependek yang saya baca, Web usability mungkin menyebut demikian. Tapi aksesibilitas Web (WCAG) menyebut warna krem untuk latar. Gelap untuk teks. Lebih nyaman bagi kontraksi otot mata dengan kondisi normal. Bukan lagi benar-benar hitam di atas putih yang dianjurkan.
Untuk warna pranala, aliran Jakob Nielsen mungkin menyarankan biru, ortodok konservatif. Tapi menurut saya, underline masih lebih mudah dikenali. Termasuk oleh pengguna yang mengalami gangguan kontras warna bahkan buta warna. Warna teks pranalanya menyesuaikan dengan desain saja.
@Bli Wira, setuju, warna kontras bisa dipakai untuk call to action.
informatif sekali bos.
blognya kewren.. salam kenal ya.. tengkyu..
itulah kenapa gw kebanyakan make warna putih pada web2 gw
penting banget nih. Nanya donk guru, standar device grafis untuk web desainer tuh spesifikasinya seperti apa ya?
ooo pindah tohh, gue ke richardfang.com sepiii
hahaha iya ko sekarang ke sini semua dulu , yang satu itu lagi dipikirin mau jadi kayak gimana
kok kagak ada yang jawab pertanyaannya sih?
suka warna apa? heem klo gue sih hitam dan merah….
alesannya simple “suka ajah hehe”
keren, ijin share yaa kang.. hehe
however, i ♥ ungu entah kenapa :p
buku lokal untuk psikologi warna tuh apa ya
Lupa, dhenk dot com juga pernah membahas psikologi warna. Satu lagi, blog (mahasiswa?) psikologi..lupa alamatnya..membahas hal yang sama.
Iya nih, warna ungu memang agak susah dipadukan dengan warna lain. Tapi ya udah cinta sama warna ungu sih…
Aku coba memadukan warna ungu sama warna pink dan biru setengah muda di desain template blog. Hasilnya lumayan lah (bagi aku).
[...] Psikologi Warna Pada Desain Grafis [...]
bagus, bagus..
gara2 penasaran ttg psikologi warna, makin suka deh sama warna..
Thanks for including UpTrending in your article!
wah, bagus banget tulisannya. saya lagi mau bikin multimedia pembelajaran buat anak sma. kira-kira warna apa yang cocok. ya?? ada ide??
thx gan.. luv it very much
nah kbetulan ada masternya…. mau nanya neh, sya mau mmbuat toko online yg khusus mnjual pakaian perempuan. (nuansa web = perempuan)
dah dpt bberapa element warna.
background : putih / hitam
page halaman : putih
Font : hitam u/ teks, merah u/ link, putih u/ hoover teks link
tombol search , login, add to cart : orange
yg belum ketemu itu buat menu – menu utama & hoover menu nya.
aq coba masupin warna pink, kok kliatan rame bgt ya…
bsa dbantu kasih masupan bwt newbie ini…..? thank’s sbelumnya
kak, boleh tanya ga??
buku tentang yang kakak jabarin ini apa judul dan pengarangnya??
coz aku lagi buat TA yang berhubungan dengan warna banget.
thx before
ehem, ini kayaknya bukan buku
tapi web desain
menarik, warna mamang bisa digunakan untuk berbagai keperluan trutama untuk attracting…ini sudah dilakukan oleh manusia yang terinspirasi oleh binatang (secara kina juga masuk pada spesies binatang…kalo yang mau disebut gitu…. kalo saya ogah….hahaha) tapi lebih dari itu memang kita seringkali meniru gaya menarik perhatian dari binatang, dengan warna ini adalah cara yang efektif…
buat blog juga bukan pengecualian, warna sangat berpengaruh tapi konten juga harus baik agar ada balance atas keduanya..
very nice
maw nanya ni bang..
boleh gak kalo artikel ini q masukin ke majalah digital ROOMMAGAZINE#3 .terima kasih sebelumnya dan
SALAM GRAFIS
boleh aja, asal include link dan sumbernya yah
thanks!
makasih yak
ntar kalo udah launching ane kasih link downloadnya
thx for all support
sip! sama bro!
di tunggu zine nya
http://www.4shared.com/file/smbVTvxu/ROOMMAGZ3.html
itu link download ROOMMAGZ#3 bang..terima kasih bwt artikelnya
membantu…
mantap buat belajar bikin logo nih!
informasi yang bagus dan bermafaat nh… jd w harus bener2 selektif memilih warna yang tepat sesuai disain bukan hanya asal bagus dilihat tapi juga harus tau dan nyambung sama konsep
informasi x bagus,salam kenal ya
yathisamawa.blogspot.com
IIt is very usefull. thanks bro..
Keep posting dude..
untuk desain kemasan botol madu bagusnya warna apa ya? soalnya madunya sendiri kelihatan dg warna coklatnya. ada contohnya nggak..saya tunggu ya..
Bagus nih!
warna adalah kulit tampilan
hitam dan putih bukannya ga termasuk warna ya?
ulasan yg menarik, setidaknya bisa memilih warna dasar apa utk sebuah theme
thx
mantab sekali penjelasannya, mewarnai / memilih dan memberikan warna pada sebuah desain adalah salah satu kekuatan desainer yang tidak semua desainer bisa memilih dan menggunakan warna yang tepat dan serasi.
ulasan yang bagus dan membantu..
mau nanya juga nih kalo untuk anak-anak tingkat SD, warna apa yang paling pas untuk sebuah karakter misalnya.
makasi..
Makasi , artikelnya. :3
makasih gan artikelnya, sangat menarik dan informatif.
awalnya saya lagi googling tentang psikologi dan bentuk. kira2 bentuk berpengaruh juga gak ya? misal kotak, segitiga, lingkaran, garis lengkung dsb. terima kasih sebelumnya. Best Regards, -eDotJelek
bentuk berpengaruh juga, tetapi tidak seperti warna yg langsung di cerna oleh otak kita
kalo warna krem apa artinya?