
Sama seperti profesi lain, menjadi desainer grafis juga harus pintar-pintar memasarkan diri sendiri. Dengan begitu jaringan kita menjadi luas dan projek pun dapat kita temukan dengan mudah.
Beberapa waktu yang lalu saya berkunjung ke tempat saya kuliah dulu yaitu Univ. Bina Nusantara untuk sekedar berbincang-bincang dengan dosen dan beberapa teman seangkatan, yang membuat saya kaget adalah jumlah mahasiswa desain yang sudah sangat bertambah di banding dulu sewaktu saya masih kuliah. Dari 3 kelas menjadi 9 kelas! wow, hanya dalam waktu 3 tahun saja jurusan desain sudah sangat populer hingga mengalahkan jurusan lain di Binus dalam urusan kuantitas.
Saya jadi berpikir, 3-4 tahun lagi mereka akan lulus, dan tidak hanya mahasiswa dari Binus saja yang akan lulus tentunya. Bisa di bayangkan jumlah fresh graduate jurusan desain, apakah lapangan industri kita bisa menampung lulusan yang sebanyak itu (se-Indonesia)? Bagaimana kita bersaing dengan kuantitas yang berlebih seperti itu?
Maka itu selain skill yang bagus, desainer grafis masa kini juga harus bisa memasarkan dirinya dengan baik. Berikut beberapa tips yang bisa kamu gunakan untuk memasarkan diri kamu sebagai desainer grafis secara online.
1. Buat Blog atau Website Pribadi.
Saya rasa ini sudah umum dan merupakan suatu keharusan. Yang harus di pikirkan adalah blog/website seperti apakah yang harus kita buat?
Kalau kamu ingin orang mengenal kamu sebagai desainer, itu berarti kamu harus membuat blog/website yang berkaitan dengan desain, mulai dari yang paling mudah, yaitu memperlihatkan portfolio kamu lalu mem-post proses kerja, referensi/inspirasi, artikel dan lain nya.
Sedangkan untuk website pribadi, bisa di gunakan untuk memperluas brand kamu. Mulailah banyak membaca tentang bidang selain desain yang bisa mendukung profesi sebagai desainer, seperti pemasaran, bisnis, teknologi (internet), dan tulis menulis (copy writing). Saya yakin semua bidang yang saya sebutkan itu mendukung profesi desainer grafis. Kita akan menjadi lebih mudah memahami pemikiran klien dan kita akan dinilai lebih daripada sekedar desainer (yang saat ini masih di anggap sebagai orang yang bertanggung jawab secara visual saja).
Saran saya, gunakan nama domain .com .net atau yang lain, yang penting jangan menumpang di wordpress, blogspot atau yang lain nya. Secara tidak langsung ini mempengaruhi posisi brand diri kamu. Berapa banyak orang yang menumpang? tidak terhitung, kalau nama domain kamu bisa berbeda sendiri tentu itu sudah menjadi nilai lebih.
2. Menjadi Penulis Tamu di Blog lain.
Terlalu sibuk untuk mengolah blog sendiri? Cobalah menjadi penulis tamu di blog orang lain. Tawarkan diri untuk menulis di blog yang kamu sukai, atau lebih baik lagi, jika kamu mendapat kesempatan undangan untuk menulis, jangan di lewatkan!
Bayangkan, kamu hanya perlu menulis 1-2 kali dalam seminggu atau 2 minggu sehingga kamu mempunyai waktu yang cukup untuk mengatur kesibukan dan meluangkan waktu untuk menulis. Dan dampak yang di dapat mungkin bisa lebih baik di banding mengolah blog sendiri. Biasanya blog lain akan melakukan pemasaran untuk blog nya sendiri sehingga kamu tidak perlu susah-susah memasarkan, dan jika kamu konsisten maka publik/klien potensial akan mulai mengenal kamu juga (efek yang sama dengan tips no.1).
3. Buat Projek Fiksi.
Yang paling mudah adalah projek redesain, terkadang kita gatal melihat desain yang tidak efektif (baik itu web atau print) daripada ngedumel dan mencerca lebih baik buat desain versi kamu sendiri. Salah satu posting blog Firman Firdaus merupakan contoh yang baik, cara ini akan membuka kesempatan untuk bisa mendapatkan projek yang sesungguhnya.
Jika tidak berhasil mendapatkan projek dari klien yang kita redesain, paling tidak bisa menjadi posting yang bagus untuk blog kamu yang akan menambah poin brand diri kamu sendiri di mata para pembaca.
4. Bagikan Link Menarik via Twitter / Facebook.
Lebih senang membaca blog/website orang lain? it’s ok. Kamu masih bisa membagikan tautan yang kamu anggap menarik dan berguna bagi teman-teman kamu. Jangan lupa juga, tautan yang kamu bagikan akan mencerminkan siapa kamu. Jadi kalau kamu mau dianggap sebagai desainer oleh teman dan publik, jangan bagikan tautan “cara merawat bonsai” atau hal selain desain terlalu sering, sesekali mungkin boleh saja.
Cara ini akan membentuk opini teman dan publik tentang siapa kamu sebenarnya, contoh nya jika kamu sering membagikan tautan inspirasi desain yang menarik, atau trik tutorial terkini maka publik akan menganggap kamu tahu banyak tentang desain.
Hal lain yang tidak boleh di lupakan adalah pengaturan waktu dalam membagikan tautan. Jangan memberondong status dengan 5 atau lebih tautan dalam satu waktu, ingat, tidak semua teman/pengikut kamu di facebook/twitter adalah desainer. Tidak mau kan di anggap spam?
5. Masukkan Portfolio di Jejaring Sosial Khusus Desain.
Ini adalah rumah kedua kamu setelah blog/website pribadi. Setidaknya buat akun di Deviant Art, Behance, Designers Couch dan banyak lagi pilihan yang lain. Biasanya klien potensial mencari desainer melalui website sosial khusus desain seperti itu dan juga untuk membangun brand diri kamu di kalangan seprofesi.
6. Ikut Serta dalam Kontes Komersial atau Non-Komersial.
Dalam setahun pasti ada saja acara atau kontes yang berhubungan dengan desain (biasanya non-komersial), kalau kamu punya waktu, ikuti dan kirim karya kamu. Jika kamu masuk ke dalam nominasi, itu akan menaikan posisi brand diri kamu dan tentu membuka jaringan yang lebih luas karena otomatis kamu akan banyak bertemu teman baru, baik dari yang seprofesi atau yang tidak seprofesi.
Bagi kontes yang komersial, versi online nya dapat kamu temukan di website seperti 99designs atau Crowdspring. Memang sekilas seperti kontes free pitching yang sangat di haramkan di dunia desain, tetapi sebenarnya tidak ada salahnya di coba. Kamu akan mendapatkan portfolio walaupun tidak menang. Saya pernah membahas ini di Ruang Freelance, silakan berkunjung.
7. Jualan Stok Desain.
Punya elemen desain atau desain full template yang tidak terpakai? Daripada hanya tergeletak di harddisk, lebih baik kamu jual saja di ThemeForest (untuk template website) atau GraphicRiver (untuk semua elemen yang berhubungan dengan desain grafis). Selain berpotensi mendapatkan penghasilan pasif, kamu juga secara tidak langsung memasarkan skill kamu ke seluruh dunia.
Cara ini sungguh tidak ada ruginya dan layak di coba. Saya yakin kamu pasti mendapatkan pengalaman baru jika sudah mulai berjualan disana.
8. Bagikan Stok Desain Secara Gratis.
Lebih berjiwa dermawan? tidak masalah. Bagikan saja desain stok kamu secara gratis melalui blog/website/profil jejaring sosial kamu, biasanya orang suka sesuatu yang gratis (well siapa yang tidak suka?) apalagi jika stok desain itu bagus dan berguna. ICreativeLabs merupakan salah satu contoh yang bagus, mereka membagikan template desain website berkualitas dari blog mereka.
Biarkan klien potensial mencoba desain kita terlebih dahulu, jika mereka suka dengan kualitas desain gratis yang kita berikan, mereka pasti suatu waktu akan menghubungi kita untuk projek tertentu. Prinsipnya sama dengan kita berjualan kue (makanan), biasanya pasti ada produk tester bukan? tapi yakinkan walaupun gratis, tidak boleh mengesampingkan kualitas.
9. Bersosialisasi.
Yang terakhir ini walaupun kecil tetapi sangat berarti, ke 8 tips di atas tidak akan ada gunanya jika kamu tidak bersosialisasi dengan pembaca, teman dan publik. Mulai dari yang paling mudah, berkomentar (blog walking) dan membalas komentar, mengirim pesan dan membalas pesan, sampai ke pertemuan offline (kopi darat). Sempatkan juga waktu untuk datang ke acara desain grafis, selain untuk bersosialisasi, kamu akan tahu tren apa yang sedang berlangsung di industri desain lokal.
Semua tips diatas tentu bukan cara instan, di perlukan waktu dan konsistensi untuk melakukan nya. Jika kamu masih duduk di dalam bangku kuliah, mulailah dari sekarang (jangan seperti saya dulu, hanya friendster-an ga jelas) semakin dini kamu memasarkan diri kamu semakin bagus.
Bagi yang sudah dan sedang menjalankan mungkin bisa berbagi tips lain yang terlewatkan? Mari kita saling berbagi pengalaman!
Tautan Terkait :
Freelancer, Nge-Blog lah!
Hal-Hal yang Biasa Kita Lupakan dalam Membangun Personal Branding Online ( thanks Tri!
)
Ikuti Twitter dan Facebook Page Jurus Grafis supaya kamu tetap ter-update dengan artikel baru seperti ini.









Uplod porto ke jejaring sosial biasa, kelihatannya juga bisa naikin awareness temen-temen kita terhadap pekerjaan kita. Aku sih belum nyoba, tapi ngelihat temen-temen pada kayak gitu, aku malah jadi tau kalo, misalnya, si A ternyata jagonya di vektor, si B jagonya di manip, dsb dsb.
Social comments and analytics for this post…
This post was mentioned on Twitter by jurusgrafis: *Post Baru! 9 Tips Efektif Memasarkan Diri sebagai Desainer Grafis secara Online http://bit.ly/BmoaQ…
Hmmm… “cara merawat bonsai” sepertinya boleh juga tuh. Mana link-nya? Hehehe…
Wah postingan yang bagus chard
, 9 point ini aja dilakuin dengan intensitas penuh pasti menuai hasil yang positif. Dan juga pertimbangkan hal berikut http://bit.ly/1ErHxf .
thanks bro! updated!
@ Lahandi _ iya boleh juga tuh, upload ke personal FB kita
@ mk2 _ hahaha gue kan hanya being sarcastic bro
keren bro postingannya…cheers!
woaahh… nice info there. Tinggal mengaplikasikan saja//
tambahan:
no. 10 sering-seringlah baca dan berkomentar di blog jurusgrafis
Haha,setuju sekali dengan yang ini Bang Zam. Sepertinya perlu ditambah tuh:
“sering2 mengeluarkan komentar kritis di tempat desainer berkumpul, seperti jurusgrafis ini”
Anyway, thanks for linking my RF’s post, tapi ada typo tuh.
o iya Fik,
ok updated, thanks!
joss,..
bner oue,..
tapi yang buat pertama itu yang agak berat,.. hehehe
web sendiri,..
bener banget itu jurus2nya buat designer grafis secara onlen,.
Keren. Sangat berguna
Tuk yang nomor lima.. jadi mikir, aku bisa apa yah
design ngak jago.. tapi apa yah naknya..
yah lo kan jago di bidang yang lain ham hehehe
hi! Thank you for this template… it’s a wonderful blog
wah ..masukannya ok bgt bro ..
thk’s bro
yoi, semoga dengan cara seperti ini kita bisa berkarya lebih baik lagi dan mampu diterima baik olah publik. saya tahu blog ini dari milis forum_komvis.btw, salam knal dulu yak. mampir ke blog visual saya juga hehe
salam
Wah, masukkannya sangat berguna bos.. makasih..
Thanks for your hard work d^_^b
nice info gan
saya repost di blog saya ya
wah keren makasih nih
idenya jadi pengen bikin yang keren keren giitu
Tulisan yg bagus…
jangan lupa bikin karya yang komersil..
haha..padahal gw nya malah sering bikin karya idealis yang ga komersil..
yah sapa tau ke depannya bisa komersil
IMPRESSIVE….!!!
Useful posting, man! Keep on sharing…
Btw, @ point #2 bayarannya berapa bung, kalo dropping article disini? ( wek..wek…wek… :b )
Desainer Grafis: CARA DAPAT BAYARAN TINGGI dan MAHAL
thanks! untuk penulis saat ini kita blom bisa ngasih bayaran hehehe tapi ke depan nya pasti di bayar
tuk yang point 1. wah boss kalo bikin yang pake .com masih berat euy, belum banyak dapat projek ya kantong belumbegitu tebal:) jadi sememntara numpang dulu euy. tapi niatan kesana ada he2….
Intinya sih seperti yang disebutkan oleh Pak Hermawan Kertajaya jaman baheula, SELF BRANDING. Hehehe, great tips!
Nice tips, buat referensi nih, mau nerusin usaha menjadi seorang desainer
boleh tuh tips nya, tapi kalo membagikan stok desain secara gratis sayang juga bos, takut dijual lagi ma pihat tak bertanggung jawab. gua tetep mau nawarin freelance nih buat para designer buat di sini http://iplogodesign.com/
wah..bermanfaat bgt ni artikelnya.
yang point nomor 6 tuh, kita sebagai newbie mah sah2 ajah…biarpun yang senior mengharamkan.wkwkwkw
maju terus!
wah, makasih banyak atas tipsnya, ini sangat membantu buat saya dan desainer lainnya pastinya…
nice blog, nice content.
Maju desaingrafis indonesia
nice info, gan…
yg saya sudah ikutin tips no. 1,3,4,5,7,8
khusus untuk 7 dan 8..
yg ke 7, kita dibayar gitu? seru juga tuh
yg ke 8, gw malah sering ngasi “gratis” a.k.a karya gw sering digratisin ke konsumen ama marketing di kantor tanpa konfirmasi sebelumnya.
*maap bro, newbie curhat*
yup, yang ke 7 itu kan kita jualan stok, jadi passive income
Penting sekali kalo desainer punya portfolio online, pengalaman saya begitu.
rekomendasi buat site gratis di weebly.com, mumpung masih gratis dan bersih dari iklan dan bebas ngelayout sendiri.
Sekedar saran, belajar terus nge-layout, positioning, tipografi, karena itu yang akan terus dipakai.
makasih mas, telah memberi inspirasi untuk “menjual diri”. oy sekalias izin copas
jangan lupa link balik ya
wah…keren-keren…jd pengen bisa
keren keren artikelnya…suskses terus jurus grafis ^_^