<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jurus Grafis - Tutorial / Tips / Inspirasi Desain &#187; Illustrator</title>
	<atom:link href="http://jurusgrafis.com/category/tutorial/illustrator-tutorial/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jurusgrafis.com</link>
	<description>Photoshop &#124; Illustrator &#124; Print Design &#124; Web Design &#124; Template Desain Gratis</description>
	<lastBuildDate>Sat, 24 Mar 2012 11:31:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1.3</generator>
		<item>
		<title>Merancang Tipografi Gaya Bebas</title>
		<link>http://jurusgrafis.com/tutorial/merancang-tipografi-gaya-bebas/</link>
		<comments>http://jurusgrafis.com/tutorial/merancang-tipografi-gaya-bebas/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Dec 2009 16:16:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Richard Fang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Illustrator]]></category>
		<category><![CDATA[Ilustrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Photoshop]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[Gaya Bebas]]></category>
		<category><![CDATA[Tipografi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurusgrafis.com/?p=993</guid>
		<description><![CDATA[Tipografi tidak hanya sekedar elemen yang memberikan informasi saja. Jika kita bisa mengolahnya dengan baik, maka tipografi dapat berdiri sendiri sebagai informasi dan sebagai karya desain grafis. Dalam video tutorial kali ini, kita akan belajar bagaimana membuat tipografi gaya bebas di Adobe Illustrator dan melakukan tahap penyelesaian di Adobe Photoshop. Karena terlalu panjang jika di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<p>Tipografi tidak hanya sekedar elemen yang memberikan informasi saja. Jika kita bisa mengolahnya dengan baik, maka tipografi dapat berdiri sendiri sebagai informasi dan sebagai karya desain grafis.</p>
<p><span id="more-993"></span></p>
<p>Dalam video tutorial kali ini, kita akan belajar bagaimana membuat tipografi gaya bebas di Adobe Illustrator dan melakukan tahap penyelesaian di Adobe Photoshop. Karena terlalu panjang jika di gabung kedalam satu video, maka saya membaginya menjadi 2 bagian, yaitu tahap Illustrator dan tahap Photoshop.</p>
<p>Hasil akhir yang kita rancang akan terlihat seperti gambar di bawah ini.</p>
<p></p>
<h3>Perancangan Bentuk Tipografi Dasar di Illustrator</h3>
<p><object id="stVkxcRUVIR19fQlpcX1xRU1Zd" classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="535" height="316" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowScriptAccess" value="always" /><param name="flashvars" value="video=stVkxcRUVIR19fQlpcX1xRU1Zd" /><param name="src" value="http://www.screentoaster.com/swf/STPlayer.swf" /><param name="allowfullscreen" value="true" /><embed id="stVkxcRUVIR19fQlpcX1xRU1Zd" type="application/x-shockwave-flash" width="535" height="316" src="http://www.screentoaster.com/swf/STPlayer.swf" flashvars="video=stVkxcRUVIR19fQlpcX1xRU1Zd" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object></p>
<h3>Tahap Penyelesain Karya di Photoshop</h3>
<p><object id="stVkxcRUVIR19fQlpVW1JbU1BU" classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="535" height="316" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowScriptAccess" value="always" /><param name="flashvars" value="video=stVkxcRUVIR19fQlpVW1JbU1BU" /><param name="src" value="http://www.screentoaster.com/swf/STPlayer.swf" /><param name="allowfullscreen" value="true" /><embed id="stVkxcRUVIR19fQlpVW1JbU1BU" type="application/x-shockwave-flash" width="535" height="316" src="http://www.screentoaster.com/swf/STPlayer.swf" flashvars="video=stVkxcRUVIR19fQlpVW1JbU1BU" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object></p>
<p>Kamu bisa memakai teknik ini untuk di aplikasikan tidak hanya pada tipografi saja, tetapi bisa di gunakan pada ilustrasi, desain karakter, pembuatan logo dan lainnya.</p>
<p>Dokumen grafis tutorial ini (1,7Mb) dapat di unduh melalui tombol di akhir posting. Jangan lupa untuk bergabung dan memamerkan karya desain kamu di <a href="http://www.flickr.com/groups/jurusgrafis/pool/" target="_blank">Grup Flickr Jurus Grafis</a>.</p>
<p><em>Ikuti <a href="http://twitter.com/jurusgrafis" target="_blank">Twitter Jurus Grafis</a> dan temui <a href="http://www.facebook.com/pages/Jurus-Grafis/147404749502" target="_blank">Jurus Grafis di Facebook</a>. Kalau tidak ingin ketinggalan tutorial menarik lainnya, kamu bisa berlangganan dengan <a href="http://feedburner.google.com/fb/a/mailverify?uri=JurusGrafis&amp;loc=en_US" target="_blank">Email</a> atau <a href="http://feeds.feedburner.com/jurusgrafis" target="_blank">RSS</a>. </em></p>
<a class="downloadlink" href="http://jurusgrafis.com/wp-content/plugins/download-monitor/download.php?id=11" title="Version1 downloaded 3244 times" >Merancang_Tipografi_gaya_bebas (3244)</a>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurusgrafis.com/tutorial/merancang-tipografi-gaya-bebas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengubah CV Biasa Menjadi Tidak Terlupakan</title>
		<link>http://jurusgrafis.com/tutorial/mengubah-cv-biasa-menjadi-tidak-terlupakan/</link>
		<comments>http://jurusgrafis.com/tutorial/mengubah-cv-biasa-menjadi-tidak-terlupakan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Nov 2009 17:42:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Richard Fang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Illustrator]]></category>
		<category><![CDATA[Print]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[CV]]></category>
		<category><![CDATA[Desain]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurusgrafis.com/?p=706</guid>
		<description><![CDATA[Pada saat kita melamar ke suatu studio desain/perusahaan, CV sering kali menjadi elemen yang kita pandang sebelah mata. Kita lupa bahwa kita melamar untuk menjadi desainer grafis atau bagian kreatif lain, dan membiarkan CV kita terlihat biasa saja alias hanya di cetak dari program Microsoft Word. Padahal CV yang di desain dengan baik bisa memberikan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<p>Pada saat kita melamar ke suatu studio desain/perusahaan, CV sering kali menjadi elemen yang kita pandang sebelah mata. Kita lupa bahwa kita melamar untuk menjadi desainer grafis atau bagian kreatif lain, dan membiarkan CV kita terlihat biasa saja alias hanya di cetak dari program Microsoft Word.</p>
<p><span id="more-706"></span></p>
<p>Padahal CV yang di desain dengan baik bisa memberikan nilai tambah kepada kita sebagai pelamar. Apalagi jika kita melamar ke studio desain yang lumayan bergengsi. Jadi selain portfolio bagus yang merupakan keharusan, kita juga harus membuat CV kita tidak terlupakan.</p>
<p>2 hal penting yang harus di ingat sebelum kita mendesain CV adalah,</p>
<h3>1. Kejelasan Informasi</h3>
<p>Nama, data pribadi, riwayat pendidikan, riwayat pekerjaan, skill set (biasanya program desain yang kamu kuasai) dan info kontak  merupakan hal penting yang tetap harus terlihat jelas dan mudah di baca. Walaupun dengan desain yang heboh, tapi usahakan informasi penting tersebut tetap mudah di temukan.</p>
<h3>2. Desain CV Tersebut Sesuai Dengan Kelebihan/Gaya Visual Kamu</h3>
<p>Anggap saja CV tersebut merupakan projek pertama kamu di studio/perusahaan yang kamu lamar. Kita harus membuat kagum sang pemilik studio/perusahaan dengan menggunakan kemampuan terbaik yang kita punya.</p>
<p>Misalnya, kamu lebih unggul di bidang ilustrasi, maka sebaiknya kamu menunjukkan minat dan bakat kamu itu dengan menggunakan gaya ilustrasi. Bisa di bilang CV merupakan cerminan diri dan skill kamu, selain portfolio tentunya.</p>
<p>Ok, jika sudah siap kita akan mulai mendesain CV kita. Untuk tutorial kali ini saya akan menggunakan contoh kasus, yaitu ada seorang desainer grafis yang bernama Joni Pedansa mau mengirimkan lamarannya sebagai desainer web kepada suatu studio desain kenamaan di Jakarta. Joni sudah berpengalaman dalam bidang desain website selama 8 tahun.</p>
<h3>Langkah 1</h3>
<p>Gunakan program Adobe Illustrator untuk mendesain projek seperti ini, karena akan lebih mudah dan ringan jika kita ingin mengedit informasinya di kemudian hari. Buka dokumen baru berukuran A4.</p>
<p></p>
<h3>Langkah 2</h3>
<p>Buat guide baru berukuran 1,5 cm dari sekeliling dokumen. Supaya lebih mudah buat dulu kotak (dengan Rectangle Tool) dengan ukuran 1,5 x 1,5 cm. Lalu tekan <strong>Ctrl + R, untuk menampilkan Ruler di dokumen</strong>. Klik di area Ruler, lalu drag ke arah dokumen, ini akan otomatis membuat guide baru.</p>
<p></p>
<p></p>
<p>Setelah itu kunci guide ini dengan <strong>View &gt; Guides &gt; Lock Guides</strong></p>
<p></p>
<p>Tujuan membuat guide ini adalah untuk memberi batas &#8220;area aman&#8221;, karena biasanya printer rumahan tidak bisa mencetak secara fullpage. Jadi dengan adanya guide ini kita tidak akan melewati batasan aman, atau akan terjadi hal yang tidak di inginkan, seperti text/konten terpotong sewaktu di cetak.</p>
<h3>Langkah 3</h3>
<p>Mulai mengetik nama kita atau kamu bisa menggunakan logo personal kamu. Untuk tutorial ini saya menggunakan yang simpel saja, yaitu font Myriad Pro dan mengatur kerning nya menjadi -50 (salah satu jurus andalan  ).</p>
<p></p>
<p>Pikirkan juga Tagline atau Slogan personal kamu, bisa yang menjelaskan keahlian, bisa juga dengan kata-kata yang lucu dan unik.</p>
<p></p>
<h3>Langkah 4</h3>
<p>Saya memutuskan untuk membuat tata letak keseluruhan terlebih dulu supaya lebih lancar dalam mendesainnya. Kira-kira tampilan yang saya mau seperti di bawah ini.</p>
<p></p>
<h3>Langkah 5</h3>
<p>Karena saya menggunakan gaya visual yang minimalis, maka untuk tahap ini hanya di perlukan mengetik dan memainkan tipografi nya saja. Baik itu kerning, tebal tipis huruf, warna dan leading (jarak antar kalimat atas dan bawah).</p>
<p></p>
<p>Hasil tata letak sementara adalah seperti di bawah ini.</p>
<p></p>
<h3>Langkah 6</h3>
<p>Kita masuk ke tahap mendesain grafik informasi dengan menggunakan gaya visual seperti data statistik. Rasanya visual statistik seperti ini (dan jenis yang lain) akan tren, setelah melihat banyak juga desainer luar negeri yang menggunakannya untuk menampilkan data pribadi dalam portfolio atau CV mereka.</p>
<p>Gunakan Pen Tool (P) untuk menggambar dasar grafik statistik tersebut.</p>
<p></p>
<h3>Langkah 7</h3>
<p>Unduh ikon program desain Adobe <a href="http://www.iconarchive.com/category/application/adobe-family-icons-by-deleket.html" target="_blank">disini</a>, untuk di gunakan pada CV tersebut.</p>
<p>Setelah itu samakan besarnya dengan cara, pilih semua icon lalu kecilkan secara bersamaan. Nah, pasti masih terlihat berantakan bukan letaknya? Cara merapihkannya cukup mudah, <strong>buka kotak dialog &#8220;Align&#8221;, Window &gt; Align</strong>. Lalu ikuti seperti gambar di bawah ini.</p>
<p></p>
<p>Lalu untuk menyamakan jarak antar ikon dengan menggunakan Distribute Spacing.</p>
<p></p>
<p>Hasil yang didapat akan tampak seperti berikut.</p>
<p></p>
<h3>Langkah 8</h3>
<p>Selanjutnya kita membuat panah di sisi kiri statistik dengan menggunakan Polygon Tool. Tekan ikon Rectangle untuk mengeluarkan pilihan bentuk yang lain.</p>
<p></p>
<p>Setelah itu, untuk membuat segitiga kita harus mengatur berapa banyak sisi polygon ini (untuk kasus ini, 3 sisi). Caranya adalah dengan meng-klik Polygon Tool ke dokumen, nanti akan muncul sebuah kotak dialog untuk mengaturnya.</p>
<p></p>
<p>Atur letak segitiga tersebut agar berada di sisi kiri statistik. Kita memerlukan 3 buah segitiga berukuran sama, cara mudah menduplikasi segitiga ini adalah pilih segitiga, tekan Alt + Shift lalu geser keatas.</p>
<p></p>
<p>Hasilnya akan terlihat seperti gambar di bawah ini.</p>
<p></p>
<h3>Langkah 9</h3>
<p>Kita sudah hampir selesai!   Gunakan Rectangle Tool untuk menggambar bar statistik nya. Sesuaikan warna bar dengan ikon program desain masing-masing. Gunakan juga efek Gradient pada bar untuk memberikan kesan 3d secara halus.</p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<h3>Hasil Akhir</h3>
<p>Kita sudah selesai mendesain CV yang simpel dan berbeda dari yang lainnya. Kamu bisa bereksperimen lagi dengan gaya visual kamu sendiri. Atau untuk permulaan kamu bisa menggunakan desain CV ini sebagai layout dasar dan mulai bereksperimen.</p>
<p></p>
<p>Tidak ada batasan dalam mendesain CV, yang harus di perhatikan hanya informasi harus tetap jelas terbaca. Silakan unduh dokumen grafis ini dalam format Adobe Illustrator CS (540Kb) dengan menggunakan tombol di akhir posting.</p>
<p>Kalau kamu mempunyai desain CV yang menarik, ayo di masukkan ke <a href="http://www.flickr.com/groups/jurusgrafis/pool/" target="_blank">grup Flickr Jurus Grafis</a> untuk menginspirasi teman-teman yang lain  </p>
<p><strong>Tautan Terkait : </strong><br />
<a href="http://www.smashingmagazine.com/2009/04/01/10-handy-tips-for-web-design-cvs-and-resumes/" target="_blank">How to Create a Great Web Design CV and Resume </a><br />
<a href="http://jobmob.co.il/blog/beautiful-resume-ideas-that-work/" target="_blank">36 Beautiful Resume Ideas That Work</a></p>
<p><em>Mari berlangganan Jurus Grafis melalui <a href="http://feedburner.google.com/fb/a/mailverify?uri=JurusGrafis&amp;loc=en_US" target="_blank">Email</a> atau <a href="http://feeds.feedburner.com/jurusgrafis" target="_blank">RSS</a>. Dan jangan lupa <a href="http://twitter.com/jurusgrafis" target="_blank">ikuti Twitter Jurus Grafis</a>.</em></p>
<p><em><a class="downloadlink" href="http://jurusgrafis.com/wp-content/plugins/download-monitor/download.php?id=8" title="Version1 downloaded 1659 times" >CV_Biasa_menjadi_Tak_Terlupakan (1659)</a><br />
</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurusgrafis.com/tutorial/mengubah-cv-biasa-menjadi-tidak-terlupakan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>29</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuat Tipografi 3 Dimensi Bertekstur Dengan Illustrator dan Photoshop</title>
		<link>http://jurusgrafis.com/tutorial/membuat-tipografi-3-dimensi-bertekstur-dengan-illustrator-dan-photoshop/</link>
		<comments>http://jurusgrafis.com/tutorial/membuat-tipografi-3-dimensi-bertekstur-dengan-illustrator-dan-photoshop/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Oct 2009 19:37:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Richard Fang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Illustrator]]></category>
		<category><![CDATA[Photoshop]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[3 Dimensi]]></category>
		<category><![CDATA[Tekstur]]></category>
		<category><![CDATA[Tipografi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurusgrafis.com/?p=294</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu tren grafis yang sedang populer saat ini adalah tipografi 3 dimensi. Pada posting ini kita akan belajar membuat tipografi 2 dimensi menjadi 3 dimensi secara mudah di Adobe Illustrator, lalu memoles nya dengan tekstur di Adobe Photoshop. Materi stok gambar yang kita perlukan hanya tekstur dengan style grunge (dapat di unduh di akhir [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<p>Salah satu tren grafis yang sedang populer saat ini adalah tipografi 3 dimensi. Pada posting ini kita akan belajar membuat tipografi 2 dimensi menjadi 3 dimensi secara mudah di Adobe Illustrator, lalu memoles nya dengan tekstur di Adobe Photoshop.</p>
<p><span id="more-294"></span></p>
<p>Materi stok gambar yang kita perlukan hanya tekstur dengan style grunge (dapat di unduh di akhir posting ini), selebih nya kita menggunakan teknik Illustrator dan Photoshop saja, mari kita mulai!</p>
<h3>Langkah 1 &#8211; Adobe Illustrator CS3</h3>
<p>Buat dokumen baru di Adobe Illustrator CS3 kamu, lalu ketik kata yang kamu inginkan. Pada tutorial ini saya mengetik &#8220;JURUS GRAFIS&#8221; dengan font Swiss Heavy (kamu bisa menggunakan font Arial Bold atau yang lain jika tidak punya font Swiss), dan atur setting Leading dan Kerning nya seperti gambar di bawah ini.</p>
<p></p>
<h3>Langkah 2</h3>
<p>Kita akan merubah text tersebut menjadi &#8220;Outlines&#8221; atau &#8220;Path&#8221;, sehingga text ini tidak jadi sebagai text, tetapi akan menjadi grafik yang bisa kita edit bentuk nya. Caranya, <strong>klik kanan lalu pilih &#8220;Create Outlines&#8221;</strong>.</p>
<p></p>
<h3>Langkah 3</h3>
<p>Bagian ini adalah bagian yang menarik, kita akan membuat tipografi 2 dimensi ini menjadi 3 dimensi. Caranya sangat mudah, selagi tipografi tersebut terseleksi, pilih <strong>Effect &gt; 3D &gt; Extrude &amp; Bevel</strong> , lalu ikuti setting seperti gambar di bawah ini.</p>
<p>Sebelumnya jangan lupa untuk merubah warna text menjadi abu-abu muda (supaya nanti sesudah menjadi 3 dimensi, warna nya akan tetap menghasilkan bayangan yang pas). Dan Voila! kamu sudah berhasil membuat tipografi 3 dimensi.</p>
<p></p>
<h3>Langkah 4</h3>
<p>Selanjutnya kita meng-expand grafik 3 dimensi tersebut, sehingga setiap bagian nya akan menjadi bentuk vektor. Seleksi objek 3d lalu pilih <strong>Object &gt; Expand Appearance</strong>.</p>
<p></p>
<h3>Langkah 5</h3>
<p>Setelah objek 3d menjadi grafik/path, maka setiap bagian nya bisa kita edit. Nah sekarang seleksi semua objek 3d itu dan Ungroup (tekan Ctrl + Shift + G) sebanyak 3 kali, sampai setiap bagian nya terpisah-pisah.</p>
<p>Lalu seleksi tulisan &#8220;Jurus Grafis&#8221; nya saja dan ubah warna nya menjadi abu-abu terang (10% Black). Tekan Ctrl + G untuk meng-group kembali hanya tulisan &#8220;Jurus Grafis&#8221; saja.</p>
<p></p>
<p>Selagi tulisan &#8220;Jurus Grafis&#8221; terseleksi, tekan Ctrl + 2 untuk mengunci (Lock) bagian itu. Tujuan nya adalah supaya kita lebih mudah untuk melakukan langkah berikutnya.</p>
<h3>Langkah 6</h3>
<p>Kita akan menyatukan bagian bayangan dari grafik tersebut (area abu-abu gelap). Karena kita sudah mengunci tulisan &#8220;Jurus Grafis&#8221; maka kita dapat dengan mudah men-seleksi semua bayangan tersebut. Setelah terseleksi, pilih Pathfinder, lalu Unite dan tekan Expand.</p>
<p></p>
<h3>Langkah 7</h3>
<p>Kamu akan mendapatkan hasil seperti di bawah ini. Sekarang kamu bisa membuka kunci (Unlock) tulisan &#8220;Jurus Grafis&#8221;, dengan menekan Ctrl + Alt + 2.</p>
<p>Logika dari semua langkah sebelum nya adalah kita membuat 2 bagian, text bagian depan (berwarna abu-abu terang) dan text bagian belakang yang berfungsi sebagai pemberi efek 3 dimensi (berwarna abu-abu gelap).</p>
<p></p>
<h3>Langkah 8 &#8211; Adobe Photoshop</h3>
<p>Buat Dokumen baru di Photoshop dan Copy Paste grafik yang telah kita buat di Illustrator. Masing-masing dengan bagian nya sendiri, &#8220;bagian depan huruf&#8221; dan &#8220;bagian belakang huruf&#8221;. Jadi kita mempunyai 2 layer di Photoshop.</p>
<p>Setelah meng-copy paste mungkin kamu butuh menyesuaikan lagi sehingga bisa pas seperti yang kita buat di Illustrator, trik nya adalah jangan merubah ukuran salah satu nya sebelum semuanya ter-copy paste di Photoshop dan paste sebagai &#8220;Smart Object&#8221;.</p>
<p></p>
<h3>Langkah 9</h3>
<p>Buka dokumen tekstur di Photoshop, lalu klik dan drag ke dokumen tipografi 3 dimensi. Ini akan menempatkan tekstur tersebut di atas layer &#8220;text bagian depan&#8221;. Namakan layer tekstur tersebut menjadi &#8220;texture grunge1&#8243;.</p>
<p>Pilih layer &#8220;texture grunge1&#8243; lalu klik kanan dan pilih Create Clipping Mask, hasilnya akan tampak seperti di bawah ini.</p>
<p></p>
<p>Jadi kita menempatkan tekstur kedalam tulisan &#8220;Jurus Grafis&#8221;</p>
<h3>Langkah 10</h3>
<p>Pilih layer &#8220;texture grunge1&#8243; dan lakukan setting seperti gambar di bawah ini. Kita akan membuang warna pada tekstur dan meningkatkan kontras untuk mendapatkan efek yang lebih dramatis.</p>
<p></p>
<h3>Langkah 11</h3>
<p>Copy layer &#8220;texture grunge1&#8243; yang sudah di setting tadi, dan tempatkan di atas layer &#8220;text bagian belakang&#8221;. Lakukan Clipping Mask (seperti langkah 9) dan sesuaikan penempatan nya seperti apa yang kamu mau. Kamu bisa bereksperimen dengan penempatan nya dengan melakukan rotate dan transform (Ctrl + T).</p>
<p></p>
<h3>Langkah 12</h3>
<p>Kita akan mempertegas bayangan pada layer &#8220;text bagian belakang&#8221;. Buat layer baru di atas layer &#8220;texture grunge1 copy&#8221; dan namakan menjadi &#8220;brush shadow&#8221;, jangan lupa ubah blending mode layer &#8220;brush shadow&#8221; menjadi Multiply.</p>
<p>Gunakan soft brush berwarna hitam untuk mempertegas bayangan, untuk bagian ini kamu bebas bereksperimen untuk menentukan mana bagian yang tergelap. Bayangkan satu sumber cahaya di atas objek tersebut sehingga kamu lebih mudah dalam megerjakan nya.</p>
<p></p>
<h3>Langkah 13</h3>
<p>Biasakan untuk mengatur dan menamakan layer kamu, buat group baru (klik ikon bergambar folder) dan masukkan semua layer tipografi 3 dimensi kedalam folder itu. Namakan folder nya &#8220;3d tipo&#8221;.</p>
<p>Ini akan memudahkan kamu jika nanti kamu hanya ingin mengedit bagian tertentu saja. Hal ini juga sangat berguna kalau kamu sudah bekerja dengan ratusan layer.</p>
<p></p>
<h3>Langkah 14</h3>
<p>Dengan teknik yang sama seperti mempertegas bayangan tadi, kita akan memberikan sedikit nuansa warna pada grafik ini. Saya menggunakan Soft Brush dan menggunakan 2 warna secara bergantian. Ikuti penempatan dan pengaturan layer nya seperti gambar di bawah ini.</p>
<p></p>
<h3>Langkah 15</h3>
<p>Pilih layer &#8220;text bagian depan&#8221; dan berikan layer style &#8220;Stroke&#8221;.</p>
<p></p>
<h3>Langkah 16</h3>
<p>Selanjutnya kita membuat background. Pada tutorial ini saya membuat background yang simpel saja. Cukup menggunakan Gradient Tool (G) dan merubah setting nya menjadi Radial Gradient.</p>
<p>Dan saya memutuskan untuk menambahkan tekstur yang sama seperti tekstur tipografi juga pada background.</p>
<p></p>
<h3>Hasil Akhir</h3>
<p></p>
<p>Ya, sampai disini kita sudah selesai. Saya menambahkan beberapa elemen grafis lain nya, seperti efek cahaya dan bintang angkasa agar tipografi 3 dimensi nya lebih menyatu dengan background. Tetapi ini tergantung kamu dan gaya seperti apakah yang kamu buat dari pertama.</p>
<p></p>
<p>Jadi sekarang kamu sudah mengetahui bagaimana merubah text 2 dimensi menjadi 3 dimensi dan memberikan tekstur pada sebuah objek. Silakan bereksperimen dengan tekstur yang lain, seperti kayu, daun, cipratan cat, dan lain lain. Post hasil karya kamu di <a href="http://www.flickr.com/groups/jurusgrafis/pool/" target="_blank">Grup Flickr Jurus Grafis</a> yah! Ditunggu!</p>
<p>Dokumen ini bisa kamu unduh beserta tekstur yang saya gunakan untuk tutorial ini (6,7 Mb), karena mungkin lebih mudah lagi bagi kamu untuk mengerti teknik di atas dengan melakukan &#8220;pembedahan&#8221; suatu karya di Photoshop.</p>
<a class="downloadlink" href="http://jurusgrafis.com/wp-content/plugins/download-monitor/download.php?id=3" title="Version1 downloaded 3495 times" >Tipografi_3dimensi_jurusgrafis (3495)</a>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurusgrafis.com/tutorial/membuat-tipografi-3-dimensi-bertekstur-dengan-illustrator-dan-photoshop/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>28</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

