<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jurus Grafis - Tutorial / Tips / Inspirasi Desain</title>
	<atom:link href="http://jurusgrafis.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jurusgrafis.com</link>
	<description>Photoshop &#124; Illustrator &#124; Print Design &#124; Web Design &#124; Template Desain Gratis</description>
	<lastBuildDate>Mon, 12 Jul 2010 07:52:43 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.5</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<script type="text/javascript">
if (typeof Meebo == "undefined") {
Meebo=function(){(Meebo._=Meebo._||[]).push(arguments)};
(function(q){

	var args = arguments;
	if (!document.body) { return setTimeout(function(){ args.callee.apply(this, args) }, 100); }
	var d=document, b=d.body, m=b.insertBefore(d.createElement('div'), b.firstChild); s=d.createElement('script');
	m.id='meebo'; m.style.display='none'; m.innerHTML='<iframe id="meebo-iframe"></iframe>';
	s.src='http'+(q.https?'s':'')+'://'+(q.stage?'stage-':'')+'cim.meebo.com/cim/cim.php?network='+q.network;
	b.insertBefore(s, b.firstChild);

})({network:'jurusgrafis_pe44ne'});	}</script>	<item>
		<title>4 Alasan Memulai Karir di Website Kompetisi Desain</title>
		<link>http://jurusgrafis.com/artikel/alasan-memulai-karir-di-website-kompetisi-desain/</link>
		<comments>http://jurusgrafis.com/artikel/alasan-memulai-karir-di-website-kompetisi-desain/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Jul 2010 07:52:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Richard Fang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kontemplasi]]></category>
		<category><![CDATA[99Designs]]></category>
		<category><![CDATA[desainer grafis]]></category>
		<category><![CDATA[Karir]]></category>
		<category><![CDATA[Kompetisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurusgrafis.com/?p=2240</guid>
		<description><![CDATA[
Banyak yang memandang website kompetisi desain online sebagai permasalahan besar dan aib bagi para pekerja kreatif. Tetapi kita harus melihat dari sudut pandang yang berbeda.
Era Internet
Ya, ini jaman nya internet dimana segala sesuatu bisa terkoneksi dengan mudah. Perubahan akan terus terjadi (tidak terkecuali di industri desain grafis). Dan kita sebagai desainer harus tetap bisa mengantisipasi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-2265" title="4_alasan_memulai_karir_web_kompetisi" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/07/4_alasan_memulai_karir_web_kompetisi.jpg" alt="4_alasan_memulai_karir_web_kompetisi" width="535" height="350" /></p>
<p>Banyak yang memandang website kompetisi desain online sebagai permasalahan besar dan aib bagi para pekerja kreatif. Tetapi kita harus melihat dari sudut pandang yang berbeda.<span id="more-2240"></span></p>
<h3>Era Internet</h3>
<p>Ya, ini jaman nya internet dimana segala sesuatu bisa terkoneksi dengan mudah. Perubahan akan terus terjadi (tidak terkecuali di industri desain grafis). Dan kita sebagai desainer harus tetap bisa mengantisipasi perubahan jaman, atau kita bisa tergilas persaingan yang semakin ketat.</p>
<p>Perlu di garis bawahi kalau kita mengikuti kompetisi desain secara online, kita harus sadar kalau kita sedang melakukan spec work (kerja yang tidak jelas bayarannya). Hal inilah yang menyebabkan ada beberapa desainer (mayoritas senior) yang tidak menyukai platform baru ini. Desainer tidak boleh melakukan kerja yang tidak jelas bayaran nya, well, itu kalau kamu sudah di tahap expert (tingkat tinggi).</p>
<h3>Kesempatan Tak Terbatas</h3>
<p>Tapi bagi desainer pemula (dalam hal pengalaman dan network), kompetisi desain adalah kesempatan yang sedang membuka tangan nya lebar-lebar, selanjutnya tergantung diri kita sendiri. <a href="http://richardfang.com/7-alasan-untuk-memulai-karir-melalui-internet/" target="_blank">Raih atau tidak sama sekali</a>.</p>
<p>Saya sendiri memulai karir dari <a href="http://99designs.com/" target="_blank">99designs</a>, karena itu saya akan memberikan beberapa alasan kenapa desainer setidaknya harus mencoba kemampuannya di website kompetisi desain.</p>
<h3>1. Tempat Belajar</h3>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2257" title="kompetisi_desain_belajar" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/07/kompetisi_desain_belajar.jpg" alt="kompetisi_desain_belajar" width="535" height="200" /></p>
<p>Alasan pertama ini sudah pasti menjadi dasar kenapa kita mengikuti kompetisi desain. Sudah cukup kita belajar membuat mock up / code sendiri secara offline. Paling maksimal hanya di pamerkan di galeri seperti deviantart, blog pribadi atau facebook album. Sekaranglah saatnya mencoba di medan yang sebenarnya, meresapi brief, berkomunikasi dengan klien, revisi sampai dengan hasil akhir.</p>
<p>Jangan lupa, ini kompetisi. Jadi kalau kamu memainkannya dengan benar, maka hadiah dollar akan menunggu <img src='http://jurusgrafis.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Yang ini anggap saja sebagai bonus kerja keras kita.</p>
<h3>2. Mencari &amp; Mengumpulkan Portfolio Nyata</h3>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2258" title="kompetisi_desain_cari_portfolio" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/07/kompetisi_desain_cari_portfolio.jpg" alt="kompetisi_desain_cari_portfolio" width="535" height="200" /></p>
<p>Memulai karir sendiri harus dimulai dengan tindakan yang nyata. Manifestonya adalah portfolio. Calon klien akan menilai kita dari portfolio yang sudah kita kerjakan sebelumnya. Dan ini adalah kunci utama untuk membuka pintu karir yang kamu dambakan.</p>
<p>Kalau kamu sudah mengikuti beberapa kompetisi walaupun tidak selalu menang, kamu tetap bisa memasukkan hasil karya terbaik kamu kedalam portfolio. Dalam web desain, kamu tetap bisa memakai desain yang tidak menang tersebut untuk di jual kepada klien yang berminat, atau di modifikasi lagi untuk projek mendatang. Tidak ada ruginya kan?</p>
<h3>3. Batu Loncatan</h3>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2259" title="kompetisi_desain_batu_loncatan" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/07/kompetisi_desain_batu_loncatan.jpg" alt="kompetisi_desain_batu_loncatan" width="535" height="200" /></p>
<p>Setelah mempunyai portfolio yang cukup, langkah selanjutnya ada pada diri kamu sendiri. Tetap mengikuti kompetisi atau mulai mencari klien. Saya sendiri lebih memilih langkah yang kedua. Alasannya, kompetisi memang menyenangkan, tetapi saya sudah harus memikirkan perbandingan waktu kerja dengan hasil yang di dapat. Dan tentu saja kompetisi tidak bisa menjamin kita akan selalu menang.</p>
<p>Saya lebih memilih klien yang mengontak saya secara langsung setelah melihat portfolio saya di 99designs atau di <a href="http://richardfang.designerscouch.org/portfolio/" target="_blank">website portfolio showcase</a>. Karena klien tipe ini setidaknya sudah 80% pasti akan memakai jasa saya, biasanya hanya masalah harga yang menjadi bahan pertimbangan mereka.</p>
<h3>4. Bisa Menjadi Pekerjaan Tetap</h3>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2260" title="kompetisi_desain_kerja_tetap" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/07/kompetisi_desain_kerja_tetap.jpg" alt="kompetisi_desain_kerja_tetap" width="535" height="200" /></p>
<p>Lebih suka berkompetisi? Tidak masalah <img src='http://jurusgrafis.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  , dengan portfolio yang sudah terkumpul dan jumlah kemenangan yang sudah bisa di banggakan, saya yakin kamu akan lebih mudah menang (biasanya klien sudah menfavoritkan desainer yang sudah sering menang).</p>
<p>Sekarang kamu sudah bisa menjadikan ajang kompetisi sebagai pekerjaan tetap, bukan sebagai media belajar dan coba-coba. Untuk beberapa tips nya sudah pernah saya bahas di <a href="http://www.ruangfreelance.com/2009/09/14/7-tips-berkompetisi-dan-mendapatkan-klien-di-99designs/" target="_blank">Ruang Freelance</a>.</p>
<p>Nah, sudah tahu kan alasan-alasan utama kenapa kita patut mencoba kemampuan kita di website kompetisi desain? Ayo mulai latihan dan berkompetisi! Salam Zuperr!</p>
<img style='display:none' id="post-2240-blankimage" onload="Meebo('discoverSharable', {element: ((this.parentNode.className.match('post')) ? this.parentNode : this.parentNode.parentNode) ,url:'http://jurusgrafis.com/artikel/alasan-memulai-karir-di-website-kompetisi-desain/',title:'4 Alasan Memulai Karir di Website Kompetisi Desain',tweet:' Banyak yang memandang website kompetisi desain online sebagai permasalahan besar dan aib bagi para ',description:' Banyak yang memandang website kompetisi desain online sebagai permasalahan besar dan aib bagi para '})"><script type='text/javascript'>document.getElementById("post-2240-blankimage").onload();</script>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurusgrafis.com/artikel/alasan-memulai-karir-di-website-kompetisi-desain/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>29</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>13 Inspirasi Desain Blog yang Modern dan Elegan</title>
		<link>http://jurusgrafis.com/sumber/inspirasi-desain-blog/</link>
		<comments>http://jurusgrafis.com/sumber/inspirasi-desain-blog/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Jun 2010 14:41:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Richard Fang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Sumber]]></category>
		<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Desain Website]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurusgrafis.com/?p=2198</guid>
		<description><![CDATA[
Melanjutkan posting sebelumnya tentang bedah desain blog, kali ini kita akan menikmati beberapa tren dan contoh desain blog yang sedang populer di tahun 2010.

Tampaknya penggunaan layout yang minimalis, whitespace yang lumayan luas, dan pengaturan tipografi menjadi beberapa poin penting dalam mendesain blog saat ini. Kata orang, melihat secara langsung akan lebih baik daripada hanya berkata-kata, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-2234" title="13_inspirasi_desain_blog" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/06/13_inspirasi_desain_blog.jpg" alt="13_inspirasi_desain_blog" width="535" height="350" /></p>
<p>Melanjutkan posting sebelumnya tentang <a href="http://jurusgrafis.com/tutorial/bedah-desain-struktur-blog-penerapannya/" target="_blank">bedah desain blog</a>, kali ini kita akan menikmati beberapa tren dan contoh desain blog yang sedang populer di tahun 2010.</p>
<p><span id="more-2198"></span></p>
<p>Tampaknya penggunaan layout yang minimalis, whitespace yang lumayan luas, dan pengaturan tipografi menjadi beberapa poin penting dalam mendesain blog saat ini. Kata orang, melihat secara langsung akan lebih baik daripada hanya berkata-kata, jadi silakan menikmati <img src='http://jurusgrafis.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<h3>Alonso</h3>
<p><a href="http://blog.alonsocreative.com/"><img class="alignnone size-full wp-image-2201" title="inspirasi_desain_blog_alonso" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/06/inspirasi_desain_blog_alonso.jpg" alt="inspirasi_desain_blog_alonso" width="535" height="250" /></a></p>
<p>Yang menarik dari desain blog ini adalah elemen kecil yang &#8220;menabrak&#8221; layout. Seperti pada tag &#8220;by&#8221; dan kotak search di sebelah kanan yang melewati area konten.</p>
<h3>The Design Cubicle</h3>
<p><a href="http://www.thedesigncubicle.com/"><img class="alignnone size-full wp-image-2202" title="inspirasi_desain_blog_bhoff" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/06/inspirasi_desain_blog_bhoff.jpg" alt="inspirasi_desain_blog_bhoff" width="535" height="250" /></a></p>
<p>Bagi yang pernah melihat blog Brian Hoff ini pasti tidak lupa dengan styling archives nya di sidebar kanan. Selain itu area konten yang sengaja di buat lebih kecil dari blog lain juga menjadi satu ciri khas.</p>
<h3>Christoph Zillgens</h3>
<p><a href="http://christophzillgens.com/en/"><img class="alignnone size-full wp-image-2203" title="inspirasi_desain_blog_christoph" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/06/inspirasi_desain_blog_christoph.jpg" alt="inspirasi_desain_blog_christoph" width="535" height="250" /></a></p>
<p>Penempatan icon di sebelah kiri yang melambangkan tipe setiap posting terbilang unik. Tipe seperti ini biasanya menggunakan platform Tumblr (yang memang sudah dari sananya seperti itu). Detil garis pembatas di setiap akhir posting juga memberikan detil yang kecil namun berdampak besar.</p>
<h3>Fresh 01</h3>
<p><a href="http://fresh01.co.za/"><img class="alignnone size-full wp-image-2206" title="inspirasi_desain_blog_fresh01" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/06/inspirasi_desain_blog_fresh01.jpg" alt="inspirasi_desain_blog_fresh01" width="535" height="250" /></a></p>
<p>Wow! Itu kata yang saya ucapkan sendiri pada waktu pertama kali melihat blog ini. Di lihat dari layout nya sih biasa saja, tapi kalau kamu sudah mulai scrolling, disitulah trik yang membuat blog ini menjadi favorit saya pribadi.</p>
<h3>Jay Hollywood</h3>
<p><a href="http://www.jayhollywood.com.au/the-blog/"><img class="alignnone size-full wp-image-2208" title="inspirasi_desain_blog_jayh" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/06/inspirasi_desain_blog_jayh.jpg" alt="inspirasi_desain_blog_jayh" width="535" height="250" /></a></p>
<p>Penggunaan gambar yang besar pada header membuat blog ini mudah di kenali, walaupun dampak negatif nya adalah mengganggu navigasi utama di atas. Ini merupakan salah satu contoh layout dasar biasa saja bisa terlihat bagus jika di padukan dengan gambar yang menarik.</p>
<h3>Morphix Blog</h3>
<p><a href="http://blog.morphix.si/"><img class="alignnone size-full wp-image-2209" title="inspirasi_desain_blog_morphix" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/06/inspirasi_desain_blog_morphix.jpg" alt="inspirasi_desain_blog_morphix" width="535" height="250" /></a></p>
<p>Desain blog ini membuktikan kalau grid dan ilustrasi bisa juga berkolaborasi menghasilkan desain yang bersahabat (fun) namun tetap terlihat bersih dan modern.</p>
<h3>Particle Lab</h3>
<p><a href="http://neutroncreations.com/blog/"><img class="alignnone size-full wp-image-2210" title="inspirasi_desain_blog_particlelab" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/06/inspirasi_desain_blog_particlelab.jpg" alt="inspirasi_desain_blog_particlelab" width="535" height="250" /></a></p>
<p>Saya tidak tahan melihat tipografi pada heading nya, sangat besar sekali! tapi itulah yang menjadi ciri khas blog ini. Perpaduan warna yang kalem dan warna-warni menghasilkan satu desain yang sedap di pandang. Mereka juga punya selera humor tersendiri dengan membuat lingkaran di header bisa bergerak (bukan dengan flash).</p>
<h3>Thomas Maier</h3>
<p><a href="http://thomasmaier.me/"><img class="alignnone size-full wp-image-2211" title="inspirasi_desain_blog_thomas" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/06/inspirasi_desain_blog_thomas.jpg" alt="inspirasi_desain_blog_thomas" width="535" height="250" /></a></p>
<p>Simplisitas maksimum. Itu kesan pertama yang saya dapat. Elemen grafis yang menonjol hanya ada pada pita merah di kanan atas. Selebih nya semua visual lebih di utamakan kepada fungsi. Yang saya agak bingung, apa tujuan panah di samping menu links? Mungkin ada yang bisa berspekulasi? silakan berkomentar <img src='http://jurusgrafis.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<h3>Trent Walton</h3>
<p><a href="http://trentwalton.com/"><img class="alignnone size-full wp-image-2212" title="inspirasi_desain_blog_trentwalton" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/06/inspirasi_desain_blog_trentwalton.jpg" alt="inspirasi_desain_blog_trentwalton" width="535" height="250" /></a></p>
<p>Sekali lagi contoh perkawinan layout sederhana dan visualisasi yang kuat akan menghasilkan desain yang powerful. Header yang digunakan adalah gambar utama posting, sehingga setiap kali ada posting baru, maka header akan ikut berganti. Ide yang bagus!</p>
<h3>Veerle Duoh</h3>
<p><a href="http://veerle.duoh.com/design"><img class="alignnone size-full wp-image-2213" title="inspirasi_desain_blog_veerle" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/06/inspirasi_desain_blog_veerle.jpg" alt="inspirasi_desain_blog_veerle" width="535" height="250" /></a></p>
<p>Saya suka detil tekstur pada background blog ini, hampir tidak terlihat tapi kita bisa merasakannya. Kombinasi warna blog ini juga unik, feminin tapi juga tidak terlalu feminin, pas! Cara pengaturan layout juga tidak seperti blog kebanyakan, banyak yang bisa di pelajari dari blog Veerle ini.</p>
<h3>Ardian Trimurti</h3>
<p><a href="http://ardianzzz.com/"><img class="alignnone size-full wp-image-2215" title="inspirasi_desain_blog_ardian" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/06/inspirasi_desain_blog_ardian.jpg" alt="inspirasi_desain_blog_ardian" width="535" height="250" /></a></p>
<p>Sejak pertama kali melihat langsung suka. Memang dari segi visual tidak ada yang menonjol di blog Ardian ini. Tetapi pegaturan tipografi yang sangat baik dan penggunaan whitespace yang maksimal membuat blog sederhana itu tidak terlihat sederhana. Yang menjadi nilai tambah adalah status visited link di kanan atas (akan ada icon checklist). Saya baru pertama kali melihat yang seperti itu.</p>
<h3>Working Library</h3>
<p><a href="http://aworkinglibrary.com/"><img class="alignnone size-full wp-image-2217" title="inspirasi_desain_blog_workinglibrary" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/06/inspirasi_desain_blog_workinglibrary.jpg" alt="inspirasi_desain_blog_workinglibrary" width="535" height="250" /></a></p>
<p>Bagi sebagian orang tampilan blog yang satu ini akan di anggap membosankan. Mungkin karena terlalu sederhana?. Namun yang pasti dari sisi fungsionalitas desain tipe ini sangat baik, heading yang besar, di bantu dengan sedikit deskripsi tentang posting. Saya merasa seperti membaca sebuah buku.</p>
<h3>Information Architects</h3>
<p><a href="http://informationarchitects.jp/"><img class="alignnone size-full wp-image-2218" title="inspirasi_desain_blog_ia" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/06/inspirasi_desain_blog_ia.jpg" alt="inspirasi_desain_blog_ia" width="535" height="250" /></a></p>
<p>Hampir sama dengan blog Trent Walton di atas, tipe ini sangat sederhana. Mengedepankan konten daripada visual. Pengaturan font pada heading dan body text sangat baik, sehingga membuat blog iA ini nyaman di baca dalam waktu yang lama.</p>
<p>Bagaimana menurut kamu inspirasi blog di atas? Ada blog favorit yang ingin kamu tambahkan? silakan berkomentar.</p>
<h3>Tinjauan Desain by Request</h3>
<p>Atas saran Ardian saya membuka kesempatan bagi teman-teman yang ingin desain blog/website nya di review di jurusgrafis. Kamu bisa mengirimkan link dan deskripsi singkat tentang website kamu ke <em>jurusgrafis@gmail.com </em></p>
<p>Selain memperoleh exposure, secara tidak langsung kamu akan mendapatkan feedback (dari komunitas jurus grafis juga melalui komentar), yang mudah-mudahan bisa di gunakan untuk mengembangkan website kamu. So, jangan ragu-ragu! <img src='http://jurusgrafis.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<img style='display:none' id="post-2198-blankimage" onload="Meebo('discoverSharable', {element: ((this.parentNode.className.match('post')) ? this.parentNode : this.parentNode.parentNode) ,url:'http://jurusgrafis.com/sumber/inspirasi-desain-blog/',title:'13 Inspirasi Desain Blog yang Modern dan Elegan',tweet:' Melanjutkan posting sebelumnya tentang bedah desain blog, kali ini kita akan menikmati beberapa tre',description:' Melanjutkan posting sebelumnya tentang bedah desain blog, kali ini kita akan menikmati beberapa tre'})"><script type='text/javascript'>document.getElementById("post-2198-blankimage").onload();</script>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurusgrafis.com/sumber/inspirasi-desain-blog/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>26</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bedah Desain: Struktur Blog dan Penerapannya</title>
		<link>http://jurusgrafis.com/tutorial/bedah-desain-struktur-blog-penerapannya/</link>
		<comments>http://jurusgrafis.com/tutorial/bedah-desain-struktur-blog-penerapannya/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Jun 2010 08:13:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Richard Fang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Desain Website]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurusgrafis.com/?p=2099</guid>
		<description><![CDATA[
Fungsi sebuah blog sudah bergeser dari yang tadinya hanya sebatas tempat curhatan sang penulis, sekarang menjadi media publikasi bagi orang banyak (istilah keren nya, Citizen Journalism). Pada posting ini kita akan membahas beberapa elemen visual yang menjadikan desain sebuah blog menjadi efektif.
Sinergi Desain &#38; Konten

Inti dari blog memang ada pada konten blog itu sendiri, tetapi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-2191" title="bedah_desain_struktur_blog" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/05/bedah_desain_struktur_blog.jpg" alt="bedah_desain_struktur_blog" width="535" height="350" /></p>
<p>Fungsi sebuah blog sudah bergeser dari yang tadinya hanya sebatas tempat curhatan sang penulis, sekarang menjadi media publikasi bagi orang banyak (istilah keren nya, Citizen Journalism). Pada posting ini kita akan membahas beberapa elemen visual yang menjadikan desain sebuah blog menjadi efektif.<span id="more-2099"></span></p>
<h3>Sinergi Desain &amp; Konten</h3>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2136" title="bedah_blog_sinergi_desain_konten" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/05/bedah_blog_sinergi_desain_konten.jpg" alt="bedah_blog_sinergi_desain_konten" width="535" height="250" /></p>
<p>Inti dari blog memang ada pada konten blog itu sendiri, tetapi seperti <a href="http://jurusgrafis.com/artikel/jika-konten-adalah-raja-maka-desain-adalah/" target="_blank">diskusi kita terdahulu</a>, konten yang bagus jika tidak didukung dengan desain yang efektif maka tidak akan berhasil. Sebagian mungkin bisa bertahan karena faktor senioritas atau konten yang tidak dapat di temukan di blog lain. Tapi bagaimana dengan blogger junior yang walaupun mempunyai konten yang bagus tetapi kurang/belum memperhatikan desain blognya sendiri?</p>
<p>Lagipula, apa salahnya memanjakan pembaca dengan presentasi desain yang nikmat di mata? Selain membuat pembaca lebih betah berlama-lama di blog kita, manfaat lain tentu membuat pesan yang ingin kita sampaikan lebih mudah di tangkap.</p>
<p>Berikut adalah beberapa poin/tips yang bisa di gunakan untuk membuat desain blog menjadi lebih efektif.</p>
<h3>Tata Letak Kolom Konten</h3>
<p>Dari hasil pengamatan saya, ada 5 macam jenis tata letak kolom yang sering digunakan pada desain blog. Masing-masing tata letak mempunyai kelebihan dan kekurangan, namun kita bisa menentukan yang terbaik bagi keperluan blog yang akan kita desain.</p>
<h4>1. Menurun Single (1 kolom)</h4>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2140" title="bedah_blog_layout_single" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/05/bedah_blog_layout_single.jpg" alt="bedah_blog_layout_single" width="535" height="400" /></p>
<p>Jenis ini merupakan tata letak yang standard dan hampir semua blog menggunakan metode ini. Dikarenakan sistem dokumentasi dan penanggalan blog yang berdasarkan hari, maka posting terbaru akan di letakkan di paling atas.</p>
<h5>Kelebihan :</h5>
<ul>
<li>Pembaca sudah familiar dengan tata letak ini</li>
<li>Mudah menemukan posting terbaru</li>
<li>Ruang untuk konten lumayan luas</li>
</ul>
<h5>Kekurangan :</h5>
<ul>
<li>Dari segi visual terlihat biasa saja</li>
<li>Pembaca akan mengalami sedikit kesulitan bila ingin melihat posting terdahulu</li>
</ul>
<h4>2. Menurun Paralel (2 kolom)</h4>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2142" title="bedah_blog_layout_paralel" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/05/bedah_blog_layout_paralel.jpg" alt="bedah_blog_layout_paralel" width="535" height="400" /></p>
<p>Sama dengan tipe menurun yang pertama, perbedaannya hanya pada kolom konten yang di bagi menjadi 2, sehingga dapat memuat lebih banyak konten di dalam satu halaman.</p>
<h5>Kelebihan :</h5>
<ul>
<li>Pembaca dapat dengan mudah melihat beberapa posting terbaru</li>
<li>Memberikan pilihan kepada pembaca</li>
<li>Blog terasa lebih kaya akan konten</li>
</ul>
<h5>Kekurangan :</h5>
<ul>
<li>Layout secara keseluruhan akan terlihat penuh</li>
<li>Kalau pengaturan masing-masing kolom tidak di perhatikan (tinggi kolom), akan terlihat berantakan</li>
<li>Beberapa pembaca akan bingung mana yang mau di baca terlebih dulu</li>
</ul>
<h4>3. Grid (4-6 kolom)</h4>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2143" title="bedah_blog_layout_Grid" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/05/bedah_blog_layout_Grid.jpg" alt="bedah_blog_layout_Grid" width="535" height="400" /></p>
<p>Sesuai dengan namanya, tata letak ini menggunakan sistem grid untuk mengatur tata letak kolom kontennya. Desainer bebas menentukan akan menggunakan berapa kolom, tergantung dengan kebutuhan dan jenis konten (lebih banyak gambar atau tulisan).</p>
<h5>Kelebihan :</h5>
<ul>
<li>Secara visual terlihat menarik</li>
<li>Semua posting dapat tampil dalam satu halaman</li>
</ul>
<h5>Kekurangan :</h5>
<ul>
<li>Akan membingungkan pembaca</li>
<li>Dari sisi layout ada kemungkinan akan terlihat berantakan</li>
</ul>
<h4>4. Full Width</h4>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2144" title="bedah_blog_layout_full" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/05/bedah_blog_layout_full.jpg" alt="bedah_blog_layout_full" width="535" height="400" /></p>
<p>Tipe yang satu ini tidak menggunakan kolom, tetapi menggunakan seluruh lebar halaman yang ada. Bahkan bagian sidebar kanan atau kiri tidak di gunakan, namun ada juga beberapa yang tetap menggunakan sidebar tetapi dengan porsi yang sangat minim.</p>
<h5>Kelebihan :</h5>
<ul>
<li>Konten menjadi sorotan utama</li>
<li>Terlihat unik karena belum banyak yang menggunakan</li>
<li>Lebih nyaman di baca</li>
<li>Pembaca akan fokus kepada posting tanpa ada gangguan banner atau widget lain</li>
</ul>
<h5>Kekurangan :</h5>
<ul>
<li>Terlihat &#8220;sepi&#8221;</li>
<li>Agak sulit menampilkan posting-posting sebelumnya</li>
<li>Butuh strategi khusus untuk menempatkan banner iklan atau widget lain</li>
</ul>
<h4>5. Custom Posting</h4>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2145" title="bedah_blog_layout_custom" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/05/bedah_blog_layout_custom.jpg" alt="bedah_blog_layout_custom" width="535" height="400" /></p>
<p>Kalau kamu mempunyai keahlian di bidang coding, pilihan ini mungkin bisa kamu pertimbangkan. Tipe ini merupakan tipe &#8220;break the rules&#8221; karena sama sekali tidak menggunakan template yang sama pada setiap posting. Melainkan menyesuaikan desain dengan konten dalam arti yang sebenarnya. Konsep nya sama seperti majalah yang melayout setiap artikel nya secara personal.</p>
<h5>Kelebihan :</h5>
<ul>
<li>Sudah pasti terlihat unik</li>
<li>Sinergi konten dan desain sangat dapat dirasakan</li>
<li>Pembaca akan melihat seluruh posting karena penasaran akan tampilan visualnya</li>
</ul>
<h5>Kekurangan :</h5>
<ul>
<li>Butuh waktu yang lumayan lama untuk membuat 1 posting saja</li>
<li>Tidak semua orang menguasai coding</li>
</ul>
<h3>Pengaturan Font</h3>
<p>Konten adalah jiwa dari sebuah blog karenanya kita harus memperhatikan cara kita menggunakan dan menampilkan text dengan baik. Tujuannya tak lain adalah agar nyaman di baca. Berikut ini beberapa hal yang harus di perhatikan,</p>
<h4>1. Jenis Font</h4>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2148" title="bedah_blog_font_jenis" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/05/bedah_blog_font_jenis.jpg" alt="bedah_blog_font_jenis" width="535" height="400" /></p>
<p>Di dalam blog pasti ada 2 jenis font yang harus di gunakan, yang satu sebagai heading, dan yang lain sebagai body text. Untuk bagian heading kita bisa menggunakan font yang jarang di pakai oleh desainer lain atau disesuaikan dengan kebutuhan dasar headline itu sendiri, yaitu untuk menjadi pusat perhatian.</p>
<p>Pada bagian heading kamu bisa menggunakan font yang tebal atau mencari font dengan bentuk yang unik (namun tetap terbaca). Penggunaan font yang tidak biasa pada heading juga bisa menjadi pembetukan karakter desain sebuah blog.</p>
<p>Yang kedua adalah font untuk body text. Di bagian ini sebaiknya kita menggunakan font standard yang memang di fungsikan untuk body text, alasan utamanya adalah agar text dapat di tampilkan dengan baik di semua monitor pembaca.</p>
<h4>2. Ukuran Font</h4>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2149" title="bedah_blog_font_ukuran" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/05/bedah_blog_font_ukuran.jpg" alt="bedah_blog_font_ukuran" width="535" height="400" /></p>
<p>Yang akan lebih di bahas di sini adalah ukuran font pada body text. Karena perkembangan resolusi monitor saat ini, ukuran 12 point adalah ukuran standard. Tapi kalau kamu mau lebih meningkatkan kenyamanan dalam membaca bisa menggunakan 14 &#8211; 16 point, ukuran ini tergantung kepada jenis font yang kamu gunakan.</p>
<h4>3. Line Spacing</h4>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2150" title="bedah_blog_font_linespacing" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/05/bedah_blog_font_linespacing.jpg" alt="bedah_blog_font_linespacing" width="535" height="400" /></p>
<p>Bagian ini sangat kecil, namun penting untuk menjaga kenyamanan saat kita membaca artikel. Rumus yang biasa di gunakan adalah besar font yang di gunakan, di tambah 4 point. Misalnya, kamu menggunakan font 14 point, maka line spacing yang ideal adalah 18 point.</p>
<p>Namun pengaturan line spacing harus di coba secara langsung, terkadang bisa juga line spacing 20 point (dengan besar font 14 point) lebih nyaman di baca karena bentuk dan jenis font juga mempengaruhi.</p>
<h3>Desain Header &amp; Logo</h3>
<p>Sesimpel apapun desain header dan logo yang kamu buat haruslah menarik. Ibaratnya, header dan logo adalah wajah seseorang. Karena ini desain untuk blog, maka logo mungkin tidak menjadi keharusan, tetapi akan lebih baik jika kamu mempunyai logo walaupun hanya berbentuk tipografi (logotype). Desain logo yang unik akan menjadi identitas blog.</p>
<p>Desain header dapat disesuaikan dengan &#8220;feel&#8221; keseluruhan blog yang ingin kamu dapatkan. Kamu bisa bereksplorasi dengan ilustrasi, texture, atau bahkan bermain dengan white space.</p>
<h4>Inspirasi Desain Header Blog</h4>
<p><a href="http://www.boxoffice.es/"><img class="alignnone size-full wp-image-2153" title="bedah_blog_header_boxoffice" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/05/bedah_blog_header_boxoffice.jpg" alt="bedah_blog_header_boxoffice" width="535" height="180" /></a></p>
<p><a href="http://simonfosterdesign.com/blog/"><img class="alignnone size-full wp-image-2154" title="bedah_blog_header_foster" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/05/bedah_blog_header_foster.jpg" alt="bedah_blog_header_foster" width="535" height="180" /></a></p>
<p><a href="http://www.6creations.com/"><img class="alignnone size-full wp-image-2155" title="bedah_blog_header_6creations" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/05/bedah_blog_header_6creations.jpg" alt="bedah_blog_header_6creations" width="535" height="180" /></a></p>
<p><a href="http://webislove.com/"><img class="alignnone size-full wp-image-2156" title="bedah_blog_header_webislove" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/05/bedah_blog_header_webislove.jpg" alt="bedah_blog_header_webislove" width="535" height="180" /></a></p>
<p><a href="http://www.makefilmwork.com/"><img class="alignnone size-full wp-image-2157" title="bedah_blog_header_makefilmwork" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/05/bedah_blog_header_makefilmwork.jpg" alt="bedah_blog_header_makefilmwork" width="535" height="180" /></a></p>
<h3>Styling Image</h3>
<p>Sebenarnya trik ini sangat simpel, hanya menambahkan border di sekitar image/photo yang kita gunakan pada posting. Dengan cara ini image akan tampil lebih menarik walaupun efek nya tidak terlalu terlihat. Akan terasa perbedaanya antara yang menggunakan dan tidak menggunakan styling image.</p>
<h4>Contoh Penerapan Border Pada Gambar</h4>
<p><a href="http://www.blog.spoongraphics.co.uk/tutorials/the-making-of-a-blissful-fantasy-album-art-design"><img class="alignnone size-full wp-image-2161" title="bedah_blog_img_style_spoon" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/05/bedah_blog_img_style_spoon.jpg" alt="bedah_blog_img_style_spoon" width="535" height="180" /></a></p>
<p><a href="http://www.webdesignerwall.com/tutorials/css3-gradient-buttons/"><img class="alignnone size-full wp-image-2162" title="bedah_blog_img_style_wdw" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/05/bedah_blog_img_style_wdw.jpg" alt="bedah_blog_img_style_wdw" width="535" height="180" /></a></p>
<h3>Optimasi Sidebar</h3>
<p>Mayoritas blog mempunyai sidebar, tapi terkadang kita suka bingung ingin menaruh fitur/widget apa di bagian ini. Sebelum kamu menambahkan widget dengan membabi buta, lebih baik pikirkan dulu hal selain konten yang ingin kamu sampaikan kepada pembaca.</p>
<p>Untuk optimasi sidebar ini tidak ada tips yang baku, semuanya kembali lagi kepada kamu. Dari hasil pengamatan saya, sidebar pada blog biasanya di gunakan untuk,</p>
<ul>
<li>Komentar Terkini</li>
<li>Posting Pilihan (Featured)</li>
<li>Posting Terpopuler</li>
<li>Banner Iklan</li>
<li>Twitter / Facebook Page stream</li>
<li>Icon Social Media</li>
<li>Flickr Gallery</li>
<li>Kategori Posting</li>
<li>Archives</li>
<li>Voting Widget (menampilkan voting atau hasil voting)</li>
<li>Peringkat Komentator</li>
<li><em>( Kemungkinan lain, silakan beritahu saya melalui kolom komentar <img src='http://jurusgrafis.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  )</em></li>
</ul>
<h4>Inspirasi Sidebar</h4>
<p><a href="http://www.engadget.com/"><img class="alignnone size-full wp-image-2167" title="bedah_blog_sidebar_engadget" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/05/bedah_blog_sidebar_engadget.jpg" alt="bedah_blog_sidebar_engadget" width="535" height="300" /></a></p>
<p><a href="http://www.behoff.com/"><img class="alignnone size-full wp-image-2168" title="bedah_blog_sidebar_bhoff" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/05/bedah_blog_sidebar_bhoff.jpg" alt="bedah_blog_sidebar_bhoff" width="535" height="300" /></a></p>
<p><a href="http://www.pvmgarage.com/"><img class="alignnone size-full wp-image-2169" title="bedah_blog_sidebar_pvm" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/05/bedah_blog_sidebar_pvm.jpg" alt="bedah_blog_sidebar_pvm" width="535" height="300" /></a></p>
<p><a href="http://www.relevantmagazine.com/"><img class="alignnone size-full wp-image-2170" title="bedah_blog_sidebar_relevant" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/05/bedah_blog_sidebar_relevant.jpg" alt="bedah_blog_sidebar_relevant" width="535" height="300" /></a></p>
<p><a href="http://webdesignledger.com/"><img class="alignnone size-full wp-image-2171" title="bedah_blog_sidebar_wdl" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/05/bedah_blog_sidebar_wdl.jpg" alt="bedah_blog_sidebar_wdl" width="535" height="300" /></a></p>
<h3>Kolom Komentar</h3>
<p>Bagian yang ini memang sudah menjadi default dari semua blog engine yang ada dan tujuan nya semua sama, yaitu untuk menciptakan komunikasi 2 arah antara penulis dan pembaca.</p>
<p>Banyak cara untuk menjadikan kolom komentar menjadi menarik, selain dari segi visual, penggunaan kata-kata yang unik juga menjadi faktor tambahan supaya pembaca mau menulis komentarnya. Agar pembaca nyaman menulis komentar, <strong>sebaiknya bagian field komentar di buat lebih lebar dan agak tinggi</strong>, ini akan berguna bagi pembaca yang ingin menulis komentar yang lumayan panjang.</p>
<h4>Inspirasi Kolom Komentar</h4>
<p><a href="http://www.tvidesign.co.uk/blog/improve-your-jquery-25-excellent-tips.aspx#addComment"><img class="alignnone size-full wp-image-2175" title="bedah_blog_comment1" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/05/bedah_blog_comment1.jpg" alt="bedah_blog_comment1" width="535" height="180" /></a></p>
<p><a href="http://www.newspond.com/chat/"><img class="alignnone size-full wp-image-2176" title="bedah_blog_comment2" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/05/bedah_blog_comment2.jpg" alt="bedah_blog_comment2" width="535" height="180" /></a></p>
<p><a href="http://www.linkedin.com/groupAnswers?viewQuestionAndAnswers=&amp;gid=93009&amp;discussionID=21578410&amp;goback=.anh_93009"><img class="alignnone size-full wp-image-2177" title="bedah_blog_comment3" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/05/bedah_blog_comment3.jpg" alt="bedah_blog_comment3" width="535" height="180" /></a></p>
<p><a href="http://jasonsantamaria.com/dailyphoto/escape1/"><img class="alignnone size-full wp-image-2178" title="bedah_blog_comment4" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/05/bedah_blog_comment4.jpg" alt="bedah_blog_comment4" width="535" height="180" /></a></p>
<p><a href="http://www.designlessbetter.com/blogless/posts/how-to-display-video-content-from-vimeo-with-valid-xhtml#comments"><img class="alignnone size-full wp-image-2179" title="bedah_blog_comment5" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/05/bedah_blog_comment5.jpg" alt="bedah_blog_comment5" width="535" height="180" /></a></p>
<h3>Optimasi Footer</h3>
<p>Trend Big Footer sepertinya masih akan berlangsung lama karena fungsinya sebagai area pemberhentian kedua setelah area konten yang berada di paling atas.</p>
<p>Ada 2 tujuan dasar mendesain big footer pada blog,</p>
<ol>
<li>Untuk meletakan fitur tambahan yang tidak cocok (tidak muat) di letakan di sidebar atas.</li>
<li>Membuat pembaca lebih mendalami konten blog (misalnya, dengan menaruh widget &#8220;Most Discussed Articles&#8221;)</li>
</ol>
<p>Yang pasti footer bukan lagi ruang yang di anak-tiri kan lagi, malah bisa mendukung keseluruhan konten blog.</p>
<h4>Inspirasi Footer Efektif</h4>
<p><a href="http://www.bushtheatre.co.uk/"><img class="alignnone size-full wp-image-2181" title="bedah_blog_footer" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/05/bedah_blog_footer.jpg" alt="bedah_blog_footer" width="535" height="180" /></a></p>
<p><a href="http://css-tricks.com/"><img class="alignnone size-full wp-image-2182" title="bedah_blog_footer2" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/05/bedah_blog_footer2.jpg" alt="bedah_blog_footer2" width="535" height="180" /></a></p>
<p><a href="http://samrayner.com/"><img class="alignnone size-full wp-image-2183" title="bedah_blog_footer3" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/05/bedah_blog_footer3.jpg" alt="bedah_blog_footer3" width="535" height="180" /></a></p>
<p><a href="http://www.bcandullo.com/"><img class="alignnone size-full wp-image-2184" title="bedah_blog_footer4" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/05/bedah_blog_footer4.jpg" alt="bedah_blog_footer4" width="535" height="180" /></a></p>
<p><a href="http://kailoon.com/giveaway-result-5-winners-needed-for-flashmoto-cms-and-conceptfeedback/"><img class="alignnone size-full wp-image-2185" title="bedah_blog_footer5" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/05/bedah_blog_footer5.jpg" alt="bedah_blog_footer5" width="535" height="180" /></a></p>
<h3>Kesimpulan</h3>
<p>Blog dengan konten yang bagus akan menjadi lebih bagus lagi jika menggunakan desain yang efektif dan cantik. Konten dan desain tidak lagi menjadi hal yang terpisah, melainkan bersinergi menghasilkan suatu blog yang memukau dan berguna bagi banyak orang.</p>
<p>Sudah siap mendesain (atau me-redesain) kamu? Atau ada elemen yang tertinggal? Mari berkomentar! <img src='http://jurusgrafis.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<img style='display:none' id="post-2099-blankimage" onload="Meebo('discoverSharable', {element: ((this.parentNode.className.match('post')) ? this.parentNode : this.parentNode.parentNode) ,url:'http://jurusgrafis.com/tutorial/bedah-desain-struktur-blog-penerapannya/',title:'Bedah Desain: Struktur Blog dan Penerapannya',tweet:' Fungsi sebuah blog sudah bergeser dari yang tadinya hanya sebatas tempat curhatan sang penulis, sek',description:' Fungsi sebuah blog sudah bergeser dari yang tadinya hanya sebatas tempat curhatan sang penulis, sek'})"><script type='text/javascript'>document.getElementById("post-2099-blankimage").onload();</script>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurusgrafis.com/tutorial/bedah-desain-struktur-blog-penerapannya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>31</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuat Efek Embun di Photoshop</title>
		<link>http://jurusgrafis.com/tutorial/membuat-efek-embun-di-photoshop/</link>
		<comments>http://jurusgrafis.com/tutorial/membuat-efek-embun-di-photoshop/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 May 2010 18:55:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Richard Fang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Photoshop]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[Efek]]></category>
		<category><![CDATA[Embun]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurusgrafis.com/?p=2076</guid>
		<description><![CDATA[
Efek embun sangat mudah di buat di Photoshop, hanya perlu menggunakan satu teknik (yaitu teknik masking) dan kesabaran untuk mendapatkan hasil yang mendekati realistis.

Sebelum memulai saya mau meminta maaf karena tidak sempat menulis artikel baru selama bulan April kemarin di karenakan kesibukan pekerjaan (cliche but true!  ). Tapi mulai sekarang saya berkomitmen untuk menjadikan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-2095" title="membuat_efek_embun_headimage" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/05/membuat_efek_embun_headimage.jpg" alt="membuat_efek_embun_headimage" width="535" height="350" /></p>
<p>Efek embun sangat mudah di buat di Photoshop, hanya perlu menggunakan satu teknik (yaitu teknik masking) dan kesabaran untuk mendapatkan hasil yang mendekati realistis.</p>
<p><span id="more-2076"></span></p>
<p>Sebelum memulai saya mau meminta maaf karena tidak sempat menulis artikel baru selama bulan April kemarin di karenakan kesibukan pekerjaan (cliche but true! <img src='http://jurusgrafis.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> ). Tapi mulai sekarang saya berkomitmen untuk menjadikan Jurus Grafis sebagai projek juga sehingga frekuensi posting tetap dapat terpenuhi.</p>
<p>Ok, cukup basa basi nya, kita akan mulai membuat efek embun di Photoshop. Materi yang di perlukan adalah gambar kaleng minuman bersoda (atau gambar apa saja yang kamu mau), <a href="http://sportskate.files.wordpress.com/2009/05/sunglasses-coke-can1.jpg" target="_blank">bisa di unduh di tautan ini</a>.</p>
<h3>Langkah 1</h3>
<p>Buka gambar kaleng yang sudah di unduh tadi di Photoshop.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2080" title="membuat_efek_embun_tuts_langkah1" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/05/membuat_efek_embun_tuts_langkah1.jpg" alt="membuat_efek_embun_tuts_langkah1" width="535" height="450" /></p>
<h3>Langkah 2</h3>
<p>Gunakan Pen Tool (P) berwarna putih untuk menggambar embun. Bentuk embun tidak beraturan tetapi tetap ada unsur lingkaran, jadi kamu bisa bebas menentukan bentuk embun yang kamu inginkan.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2083" title="membuat_efek_embun_tuts_langkah2" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/05/membuat_efek_embun_tuts_langkah2.jpg" alt="membuat_efek_embun_tuts_langkah2" width="535" height="450" /></p>
<h3>Langkah 3</h3>
<p>Di tahap inilah efek embun akan di hasilkan. Gunakan teknik masking pada bentuk embun yang baru kita buat tadi.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2084" title="membuat_efek_embun_tuts_langkah3" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/05/membuat_efek_embun_tuts_langkah3.jpg" alt="membuat_efek_embun_tuts_langkah3" width="535" height="450" /></p>
<h3>Langkah 4</h3>
<p>Gunakan Soft Brush pada bagian tengah bentuk embun, sehingga akan di hasilkan efek transparan, jangan lupa juga untuk menurunkan Opacity Brush nya supaya efek transparan yang di hasilkan lebih lembut.</p>
<p>Kunci langkah ini adalah eksperimen, sekaligus melatih <em>feeling</em> kita untuk menghasilkan efek yang sesuai seperti embun asli.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2085" title="membuat_efek_embun_tuts_langkah4" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/05/membuat_efek_embun_tuts_langkah4.jpg" alt="membuat_efek_embun_tuts_langkah4" width="535" height="450" /></p>
<p>hasil sementara akan seperti gambar di bawah ini,</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2086" title="membuat_efek_embun_tuts_langkah5" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/05/membuat_efek_embun_tuts_langkah5.jpg" alt="membuat_efek_embun_tuts_langkah5" width="535" height="450" /></p>
<h3>Hasil Akhir</h3>
<p>Ulangi langkah 2 sampai langkah 4 untuk membuat embun yang lain. Atau kamu bisa menduplikasi embun yang sudah ada dan merubah bentuk nya dengan Transform Tool (Ctrl + T).</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2087" title="membuat_efek_embun_tuts_hasilakhir" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/05/membuat_efek_embun_tuts_hasilakhir.jpg" alt="membuat_efek_embun_tuts_hasilakhir" width="535" height="500" /></p>
<h3>Kesimpulan</h3>
<p>Membuat efek embun sangat mudah sekali bukan? <img src='http://jurusgrafis.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  dengan cara ini kamu bisa membuat efek lain selain embun, seperti bola kristal atau bola transparan, dan lainnya. File photoshop tutorial ini bisa kamu unduh di akhir posting (507 Kb). Selamat mencoba dan jangan pernah berhenti bereksperimen! <img src='http://jurusgrafis.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<a class="downloadlink" href="http://jurusgrafis.com/wp-content/plugins/download-monitor/download.php?id=16" title="Version1 downloaded 308 times" >Efek Embun Photoshop (308)</a>
<img style='display:none' id="post-2076-blankimage" onload="Meebo('discoverSharable', {element: ((this.parentNode.className.match('post')) ? this.parentNode : this.parentNode.parentNode) ,url:'http://jurusgrafis.com/tutorial/membuat-efek-embun-di-photoshop/',title:'Membuat Efek Embun di Photoshop',tweet:' Efek embun sangat mudah di buat di Photoshop, hanya perlu menggunakan satu teknik (yaitu teknik mas',description:' Efek embun sangat mudah di buat di Photoshop, hanya perlu menggunakan satu teknik (yaitu teknik mas'})"><script type='text/javascript'>document.getElementById("post-2076-blankimage").onload();</script>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurusgrafis.com/tutorial/membuat-efek-embun-di-photoshop/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>24</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tautan Inspiratif No.8 (Minggu ke-1 April 2010)</title>
		<link>http://jurusgrafis.com/sumber/tautan-inspiratif-8/</link>
		<comments>http://jurusgrafis.com/sumber/tautan-inspiratif-8/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Apr 2010 11:13:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Richard Fang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Sumber]]></category>
		<category><![CDATA[Inspiratif]]></category>
		<category><![CDATA[Kompilasi]]></category>
		<category><![CDATA[Tautan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurusgrafis.com/?p=2054</guid>
		<description><![CDATA[
Bulan April sudah tiba dan kebetulan minggu ini adalah long weekend!   So, selamat berjalan-jalan dan menikmati waktu luang!. Dan tentu saja jangan lupa, cek kompilasi tautan inspiratif edisi terbaru  
Personal Branding For Web Designers

Tips ini sebenarnya tidak berlaku hanya untuk desainer web saja, tapi menurut saya berlaku untuk semua orang yang melakukan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-2068" title="tautan_inspiratif_8" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/04/tautan_inspiratif_8.jpg" alt="tautan_inspiratif_8" width="535" height="350" /></p>
<p>Bulan April sudah tiba dan kebetulan minggu ini adalah long weekend! <img src='http://jurusgrafis.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  So, selamat berjalan-jalan dan menikmati waktu luang!. Dan tentu saja jangan lupa, cek kompilasi tautan inspiratif edisi terbaru <img src='http://jurusgrafis.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> <span id="more-2054"></span></p>
<h3>Personal Branding For Web Designers</h3>
<p><a href="http://webdesignledger.com/tips/personal-branding-for-web-designers"><img class="alignnone size-full wp-image-2060" title="tautan_personalbrand" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/04/tautan_personalbrand.jpg" alt="tautan_personalbrand" width="535" height="350" /></a></p>
<p>Tips ini sebenarnya tidak berlaku hanya untuk desainer web saja, tapi menurut saya berlaku untuk semua orang yang melakukan bisnis dengan menggunakan media internet. <a href="http://webdesignledger.com/tips/personal-branding-for-web-designers" target="_blank">Temukan cara melakukan personal branding yang efektif</a>.</p>
<h3>A Lazy Freelancer is a Sexy Freelancer</h3>
<p><a href="http://www.freelanceapple.com/a-lazy-freelancer-is-a-sexy-freelancer/"><img class="alignnone size-full wp-image-2061" title="tautan_lazy_freelancer" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/04/tautan_lazy_freelancer.jpg" alt="tautan_lazy_freelancer" width="535" height="350" /></a></p>
<p>Ah, malas lagi, malas lagi <img src='http://jurusgrafis.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Ini sudah menjadi penyakit semua orang, tak terkecuali freelancer. Artikel ini bisa membuat kita yang malas menjadi tidak malas lagi. Baca <a href="http://www.freelanceapple.com/a-lazy-freelancer-is-a-sexy-freelancer/" target="_blank">trik jitu mengubah kemalasan menjadi motivasi yang produktif</a>.</p>
<h3>The Principle of Contrast in Web Design</h3>
<p><a href="http://webdesignledger.com/tips/the-principle-of-contrast-in-web-design"><img class="alignnone size-full wp-image-2062" title="tautan_contrast_Design" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/04/tautan_contrast_Design.jpg" alt="tautan_contrast_Design" width="535" height="350" /></a></p>
<p>Kontras adalah salah satu prinsip yang ada di desain grafis. Dan mungkin yang paling sering kita gunakan secara sadar atau tidak sadar. Di artikel ini kita belajar lebih dalam lagi tentang kontras dan bagaimana cara memanfaatkannya dengan baik. <a href="http://webdesignledger.com/tips/the-principle-of-contrast-in-web-design" target="_blank">Lihat Selengkapnya</a>.</p>
<h3>Innovate: Sketch out your ideas</h3>
<p><a href="http://www.fuelyourcreativity.com/innovate-sketch-out-your-ideas/"><img class="alignnone size-full wp-image-2063" title="tautan_sketch_ideas" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/04/tautan_sketch_ideas.jpg" alt="tautan_sketch_ideas" width="535" height="350" /></a></p>
<p>Ide besar datang dari satu hal yang kecil yaitu sketsa. Satu hal yang menarik di artikel ini adalah cerita di balik pembuatan logo Citibank yang di dapat dari sketsa pada saat meeting. <a href="http://www.fuelyourcreativity.com/innovate-sketch-out-your-ideas/" target="_blank">Lihat Selengkapnya</a>.</p>
<h3>Beautiful Typographic Business Cards</h3>
<p><a href="http://www.inspiredm.com/2010/01/21/beautiful-typographic-business-cards/"><img class="alignnone size-full wp-image-2064" title="tautan_businesscard_typo" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/04/tautan_businesscard_typo.jpg" alt="tautan_businesscard_typo" width="535" height="350" /></a></p>
<p>Sedang mendesain kartunama? Kumpulan referensi ini bisa membuat kamu lebih kreatif lagi <img src='http://jurusgrafis.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  <a href="http://www.inspiredm.com/2010/01/21/beautiful-typographic-business-cards/" target="_blank">Lihat Selengkapnya</a>.</p>
<h3>How to Fix Troubled Projects</h3>
<p><a href="http://designerscouch.org/show_article/216/how-to-fix-troubled-projects.html"><img class="alignnone size-full wp-image-2065" title="tautan_fixing_trouble" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/04/tautan_fixing_trouble.jpg" alt="tautan_fixing_trouble" width="535" height="350" /></a></p>
<p>Terkadang masalah bisa datang menghampiri. Mungkin saja kesalahan datang bukan dari kamu sendiri, melainkan dari sisi klien. Dengan langkah yang tepat kita bisa mengatasi projek ini yang pada akhirnya akan berlanjut atau kita hentikan demi kebaikan kedua belah pihak. <a href="http://designerscouch.org/show_article/216/how-to-fix-troubled-projects.html" target="_blank">Baca Selengkapnya</a>.</p>
<p><em><strong>Tautan Terkait</strong></em><a href="../sumber/sumber/sumber/sumber/tautan-inspiratif-1/" target="_blank"><br />
Tautan Inspiratif No.1</a><a href="../sumber/sumber/sumber/sumber/tautan-inspiratif-2/" target="_blank"><br />
Tautan Inspiratif No.2</a><a href="../sumber/sumber/sumber/tautan-inspiratif-3/" target="_blank"><br />
Tautan Inspiratif No.3</a><a href="../sumber/sumber/sumber/tautan-inspiratif-4/" target="_blank"><br />
Tautan Inspiratif No.4</a><a href="../sumber/sumber/tautan-inspiratif-5/" target="_blank"><br />
Tautan Inspiratif No.5</a><a href="../sumber/tautan-inspiratif-6/" target="_blank"><br />
Tautan Inspiratif No.6</a><a href="http://jurusgrafis.com/sumber/tautan-inspiratif-7/" target="_blank"><br />
Tautan Inspiratif No.7</a></p>
<p><em>Ikuti juga <a href="http://twitter.com/jurusgrafis" target="_blank">Twitter      Jurus   Grafis</a> dan <a href="http://www.facebook.com/jurusgrafis" target="_blank">Facebook    Page Jurus Grafis</a> untuk mendapatkan    berita  desain seperti di  atas.   Jangan lupa berlangganan Jurus Grafis    melalui <a href="http://feedburner.google.com/fb/a/mailverify?uri=JurusGrafis&amp;loc=en_US" target="_blank">Email</a> dan <a href="http://feeds.feedburner.com/jurusgrafis" target="_blank">RSS</a>.</em></p>
<img style='display:none' id="post-2054-blankimage" onload="Meebo('discoverSharable', {element: ((this.parentNode.className.match('post')) ? this.parentNode : this.parentNode.parentNode) ,url:'http://jurusgrafis.com/sumber/tautan-inspiratif-8/',title:'Tautan Inspiratif No.8 (Minggu ke-1 April 2010)',tweet:' Bulan April sudah tiba dan kebetulan minggu ini adalah long weekend!   So, selamat berjalan-jalan d',description:' Bulan April sudah tiba dan kebetulan minggu ini adalah long weekend!   So, selamat berjalan-jalan d'})"><script type='text/javascript'>document.getElementById("post-2054-blankimage").onload();</script>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurusgrafis.com/sumber/tautan-inspiratif-8/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pameran Karya Grup Flickr Jurus Grafis</title>
		<link>http://jurusgrafis.com/sumber/pameran-karya-grup-flickr-jurus-grafis/</link>
		<comments>http://jurusgrafis.com/sumber/pameran-karya-grup-flickr-jurus-grafis/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 31 Mar 2010 12:04:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Richard Fang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Sumber]]></category>
		<category><![CDATA[Desain]]></category>
		<category><![CDATA[Flickr]]></category>
		<category><![CDATA[Grafis]]></category>
		<category><![CDATA[Member]]></category>
		<category><![CDATA[Pameran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurusgrafis.com/?p=2017</guid>
		<description><![CDATA[
Walaupun usia grup Flickr Jurus Grafis masih tergolong muda (6 bulan), namun karya-karya yang di tambahkan ke grup ini banyak yang bagus dan menarik. Untuk terus mendukung desainer lokal, maka posting ini akan mengumpulkan karya terbaik yang ada di sana.
1. Ilham Sul Putra

2. Semimage

3. Anjik Andrianto

4. Artz31

5. Ilution Suicidelive

6. Resatio

7. MigoMagi Brand

8. Syinaction

9. Muloyoung

10. Adhietology

11. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-2044" title="pameran_karya_grup_flickr_JurusGrafis" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/pameran_karya_grup_flickr_JurusGrafis.jpg" alt="pameran_karya_grup_flickr_JurusGrafis" width="535" height="350" /></p>
<p>Walaupun usia <a href="http://www.flickr.com/groups/jurusgrafis/" target="_blank">grup Flickr Jurus Grafis</a> masih tergolong muda (6 bulan), namun karya-karya yang di tambahkan ke grup ini banyak yang bagus dan menarik. Untuk terus mendukung desainer lokal, maka posting ini akan mengumpulkan karya terbaik yang ada di sana.<span id="more-2017"></span></p>
<h3>1. Ilham Sul Putra</h3>
<p><a href="http://www.flickr.com/photos/45502925@N02/"><img class="alignnone size-full wp-image-2023" title="ilhamsulputra" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/ilhamsulputra.jpg" alt="ilhamsulputra" width="535" height="756" /></a></p>
<h3><a href="http://www.flickr.com/photos/45502925@N02/"></a>2. Semimage</h3>
<p><a href="http://www.flickr.com/photos/46459766@N07/"><img class="alignnone size-full wp-image-2024" title="semimage" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/semimage.jpg" alt="semimage" width="535" height="401" /></a></p>
<h3>3. Anjik Andrianto</h3>
<p><a href="http://www.flickr.com/photos/21515124@N03/"><img class="alignnone size-full wp-image-2025" title="anjik" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/anjik.jpg" alt="anjik" width="331" height="480" /></a></p>
<h3>4. Artz31</h3>
<p><a href="http://www.flickr.com/photos/artz31/"><img class="alignnone size-full wp-image-2026" title="artz31" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/artz31.jpg" alt="artz31" width="298" height="420" /></a></p>
<h3>5. Ilution Suicidelive</h3>
<p><a href="http://www.flickr.com/photos/41158216@N08/"><img class="alignnone size-full wp-image-2027" title="ilution_suicidelive" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/ilution_suicidelive.jpg" alt="ilution_suicidelive" width="535" height="757" /></a></p>
<h3>6. Resatio</h3>
<p><a href="http://www.flickr.com/photos/resatio/"><img class="alignnone size-full wp-image-2028" title="resatio2" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/resatio2.jpg" alt="resatio2" width="535" height="761" /></a></p>
<h3>7. MigoMagi Brand</h3>
<p><a href="http://www.flickr.com/photos/7255252@N05/"><img class="alignnone size-full wp-image-2029" title="migomagi" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/migomagi.jpg" alt="migomagi" width="535" height="884" /></a></p>
<h3>8. Syinaction</h3>
<p><a href="http://www.flickr.com/photos/syinaction/"><img class="alignnone size-full wp-image-2031" title="syinaction" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/syinaction.jpg" alt="syinaction" width="535" height="756" /></a></p>
<h3>9. Muloyoung</h3>
<p><a href="http://www.flickr.com/photos/mulololo/"><img class="alignnone size-full wp-image-2032" title="muloyoung" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/muloyoung.jpg" alt="muloyoung" width="535" height="713" /></a></p>
<h3>10. Adhietology</h3>
<p><a href="http://www.flickr.com/photos/46233521@N07/"><img class="alignnone size-full wp-image-2033" title="adhietology" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/adhietology.jpg" alt="adhietology" width="535" height="700" /></a></p>
<h3>11. Ayib</h3>
<p><a href="http://www.flickr.com/photos/7907619@N04/"><img class="alignnone size-full wp-image-2034" title="ayib" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/ayib.jpg" alt="ayib" width="535" height="535" /></a></p>
<h3>12. Thedoart</h3>
<p><a href="http://www.flickr.com/photos/28425556@N06/"><img class="alignnone size-full wp-image-2036" title="thedoart" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/thedoart.jpg" alt="thedoart" width="535" height="669" /></a></p>
<h3>13. TecknoGrafik</h3>
<p><a href="http://www.flickr.com/photos/tecknografick/"><img class="alignnone size-full wp-image-2037" title="tecknografik" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/tecknografik.jpg" alt="tecknografik" width="535" height="758" /></a></p>
<h3>14. Arthezoo</h3>
<p><a href="http://www.flickr.com/photos/arthezoo/"><img class="alignnone size-full wp-image-2038" title="arthezoo" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/arthezoo.jpg" alt="arthezoo" width="535" height="320" /></a></p>
<h3>15. Fajar Faqih</h3>
<p><a href="http://www.flickr.com/photos/fajarfaqih/"><img class="alignnone size-full wp-image-2039" title="fajarfaqih" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/fajarfaqih.jpg" alt="fajarfaqih" width="395" height="640" /></a></p>
<h3>16. Dancing Doll</h3>
<p><a href="http://www.flickr.com/photos/dancing-doll/"><img class="alignnone size-full wp-image-2040" title="dancing_doll" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/dancing_doll.jpg" alt="dancing_doll" width="535" height="757" /></a></p>
<p>Yang mana favorit kamu? <img src='http://jurusgrafis.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Bagi yang belum gabung ke Grup Flickr Jurus Grafis, <a href="http://www.flickr.com/groups/jurusgrafis/" target="_blank">ayo gabung sekarang!</a> Di tunggu ya karya terbaik kamu disana! <img src='http://jurusgrafis.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p><em>Ikuti juga <a href="http://twitter.com/jurusgrafis" target="_blank">Twitter      Jurus   Grafis</a> dan <a href="http://www.facebook.com/jurusgrafis" target="_blank">Facebook    Page Jurus Grafis</a> untuk mendapatkan inspirasi  desain seperti di  atas.   Jangan lupa berlangganan Jurus Grafis    melalui <a href="http://feedburner.google.com/fb/a/mailverify?uri=JurusGrafis&amp;loc=en_US" target="_blank">Email</a> dan <a href="http://feeds.feedburner.com/jurusgrafis" target="_blank">RSS</a>.</em></p>
<img style='display:none' id="post-2017-blankimage" onload="Meebo('discoverSharable', {element: ((this.parentNode.className.match('post')) ? this.parentNode : this.parentNode.parentNode) ,url:'http://jurusgrafis.com/sumber/pameran-karya-grup-flickr-jurus-grafis/',title:'Pameran Karya Grup Flickr Jurus Grafis',tweet:' Walaupun usia grup Flickr Jurus Grafis masih tergolong muda (6 bulan), namun karya-karya yang di ta',description:' Walaupun usia grup Flickr Jurus Grafis masih tergolong muda (6 bulan), namun karya-karya yang di ta'})"><script type='text/javascript'>document.getElementById("post-2017-blankimage").onload();</script>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurusgrafis.com/sumber/pameran-karya-grup-flickr-jurus-grafis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>29</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tautan Inspiratif No.7 (Minggu ke-4 Maret 2010)</title>
		<link>http://jurusgrafis.com/sumber/tautan-inspiratif-7/</link>
		<comments>http://jurusgrafis.com/sumber/tautan-inspiratif-7/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Mar 2010 06:00:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Richard Fang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Sumber]]></category>
		<category><![CDATA[Inspiratif]]></category>
		<category><![CDATA[Kompilasi]]></category>
		<category><![CDATA[Tautan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurusgrafis.com/?p=1993</guid>
		<description><![CDATA[
Tak terasa bulan Maret akan segera berakhir dan kita sudah menjalankan 1/4 dari tahun 2010 ini. Waktu memang bisa terasa cepat kalau kita sedang bermain atau sedang bekerja. Atau bahkan ketika sedang membaca topik menarik yang sudah terpilih berikut ini. So, selamat membaca!
The &#8220;WOW&#8221; Factor in Web Design

Bagaimana membuat website kita diingat oleh orang lain? [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-2005" title="tautan_inspiratif_7" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/tautan_inspiratif_7.jpg" alt="tautan_inspiratif_7" width="535" height="350" /></p>
<p>Tak terasa bulan Maret akan segera berakhir dan kita sudah menjalankan 1/4 dari tahun 2010 ini. Waktu memang bisa terasa cepat kalau kita sedang bermain atau sedang bekerja. Atau bahkan ketika sedang membaca topik menarik yang sudah terpilih berikut ini. So, selamat membaca!<span id="more-1993"></span></p>
<h3>The &#8220;WOW&#8221; Factor in Web Design</h3>
<p><a href="http://designinformer.com/the-wow-factor-in-web-design/"><img class="alignnone size-full wp-image-1998" title="tautan_wow_webdesign" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/tautan_wow_webdesign.jpg" alt="tautan_wow_webdesign" width="535" height="350" /></a></p>
<p>Bagaimana membuat website kita diingat oleh orang lain? Ada 3 cara, konten nya harus berguna, desain nya harus efektif dan yang terakhir adalah harus mempunyai faktor &#8220;WOW&#8221;. Biasanya tersembunyi dan kalau kita bisa &#8216;mengalami&#8217; nya maka kita akan merasa kagum, sehingga <a href="http://designinformer.com/the-wow-factor-in-web-design/" target="_blank">pada akhirnya kita mengingat website tersebut</a>.</p>
<h3>Creating an Ecological Fairy Tale Wallpaper</h3>
<p><a href="http://10steps.sg/tutorials/photoshop/creating-an-ecological-fairy-tale-wallpaper/"><img class="alignnone size-full wp-image-1999" title="tautan_foto_manipulasi_tuts" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/tautan_foto_manipulasi_tuts.jpg" alt="tautan_foto_manipulasi_tuts" width="535" height="350" /></a></p>
<p>Di tutorial ini kita di ajarkan cara dasar memanipulasi foto untuk menghasilkan karya desain atau seni yang benar-benar baru. <a href="http://10steps.sg/tutorials/photoshop/creating-an-ecological-fairy-tale-wallpaper/" target="_blank">Patut di lihat dan di coba!</a></p>
<h3>70 Creative and Practical Uses of the Ampersand</h3>
<p><a href="http://bluefaqs.com/2010/03/70-creative-and-practical-uses-of-the-ampersand/"><img class="alignnone size-full wp-image-2000" title="tautan_ampersand" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/tautan_ampersand.jpg" alt="tautan_ampersand" width="535" height="350" /></a></p>
<p>Kalau menurut saya lambang tanda baca &#8220;dan&#8221; / &#8220;&amp;&#8221; / Ampersand itu seksi. Kalau menurut kamu bagaimana? <img src='http://jurusgrafis.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  <a href="http://bluefaqs.com/2010/03/70-creative-and-practical-uses-of-the-ampersand/" target="_blank">Silakan langsung di lihat</a>.</p>
<h3>Web Design? Screw Aesthetics</h3>
<p><a href="http://www.drawar.com/articles/web-design-screw-aesthetics/113/"><img class="alignnone size-full wp-image-2001" title="tautan_design_aesthetics" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/tautan_design_aesthetics.jpg" alt="tautan_design_aesthetics" width="535" height="350" /></a></p>
<p>Topik ini sangat klasik! Kenapa desain yang buruk (tetapi terkadang efektif) selalu menang?. Yah, itu kalau kita berada di jaman dulu. Kalau di jaman modern seperti sekarang ini rasanya desain yang baik itu harus terlihat bagus dan sekaligus efektif. <a href="http://www.drawar.com/articles/web-design-screw-aesthetics/113/" target="_blank">Coba baca artikel ini lebih lengkap</a>.</p>
<h3>12 Useful &amp; Free Downloadable Web Design Books</h3>
<p><a href="http://speckyboy.com/2010/03/19/12-must-have-free-downloadable-web-design-books/"><img class="alignnone size-full wp-image-2002" title="tautan_webdesign_ebook" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/tautan_webdesign_ebook.jpg" alt="tautan_webdesign_ebook" width="535" height="350" /></a></p>
<p>Semua ebook yang ada pada posting ini tidak akan kamu temukan di bangku kuliah. Ini merupakan pengalaman dari masing-masing sang penulis tentang cara mendesain website atau  menjadi desainer web yang sukses. <a href="http://speckyboy.com/2010/03/19/12-must-have-free-downloadable-web-design-books/" target="_blank">Ayo unduh dan baca semuanya</a>.</p>
<h3>45 Creative Resumes to Seize Attention</h3>
<p><a href="http://www.hongkiat.com/blog/creative-designer-resume-curriculum-vitae/"><img class="alignnone size-full wp-image-2003" title="tautan_resume_unik" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/tautan_resume_unik.jpg" alt="tautan_resume_unik" width="535" height="350" /></a></p>
<p>Kalau kamu sedang melamar kerja, pasti membutuhkan cv/resume. Dan sudah jadi tuntutan bagi desainer (dan bidang kreatif lainnya) untuk membuat resume yang unik. Dengan resume yang unik maka kamu akan lebih mudah dapat pekerjaan <img src='http://jurusgrafis.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> . <a href="http://www.hongkiat.com/blog/creative-designer-resume-curriculum-vitae/" target="_blank">Lihat contoh selengkapnya</a>.</p>
<p><em><strong>Tautan Terkait</strong></em><a href="../sumber/sumber/sumber/tautan-inspiratif-1/" target="_blank"><br />
Tautan Inspiratif No.1</a><a href="../sumber/sumber/sumber/tautan-inspiratif-2/" target="_blank"><br />
Tautan Inspiratif No.2</a><a href="../sumber/sumber/tautan-inspiratif-3/" target="_blank"><br />
Tautan Inspiratif No.3</a><a href="../sumber/sumber/tautan-inspiratif-4/" target="_blank"><br />
Tautan Inspiratif No.4</a><a href="../sumber/tautan-inspiratif-5/" target="_blank"><br />
Tautan Inspiratif No.5</a><a href="http://jurusgrafis.com/sumber/tautan-inspiratif-6/" target="_blank"><br />
Tautan Inspiratif No.6</a></p>
<p><em>Ikuti juga <a href="http://twitter.com/jurusgrafis" target="_blank">Twitter     Jurus   Grafis</a> dan <a href="http://www.facebook.com/jurusgrafis" target="_blank">Facebook   Page Jurus Grafis</a> untuk mendapatkan    berita  desain seperti di atas.   Jangan lupa berlangganan Jurus Grafis    melalui <a href="http://feedburner.google.com/fb/a/mailverify?uri=JurusGrafis&amp;loc=en_US" target="_blank">Email</a> dan <a href="http://feeds.feedburner.com/jurusgrafis" target="_blank">RSS</a>.</em></p>
<img style='display:none' id="post-1993-blankimage" onload="Meebo('discoverSharable', {element: ((this.parentNode.className.match('post')) ? this.parentNode : this.parentNode.parentNode) ,url:'http://jurusgrafis.com/sumber/tautan-inspiratif-7/',title:'Tautan Inspiratif No.7 (Minggu ke-4 Maret 2010)',tweet:' Tak terasa bulan Maret akan segera berakhir dan kita sudah menjalankan 1/4 dari tahun 2010 ini. Wak',description:' Tak terasa bulan Maret akan segera berakhir dan kita sudah menjalankan 1/4 dari tahun 2010 ini. Wak'})"><script type='text/javascript'>document.getElementById("post-1993-blankimage").onload();</script>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurusgrafis.com/sumber/tautan-inspiratif-7/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jika Konten adalah Raja, Maka Desain adalah &#8230;?</title>
		<link>http://jurusgrafis.com/artikel/jika-konten-adalah-raja-maka-desain-adalah/</link>
		<comments>http://jurusgrafis.com/artikel/jika-konten-adalah-raja-maka-desain-adalah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Mar 2010 05:00:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Graha Nurdian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Diskusi]]></category>
		<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Desain]]></category>
		<category><![CDATA[desainer grafis]]></category>
		<category><![CDATA[Konten]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurusgrafis.com/?p=1812</guid>
		<description><![CDATA[
Hi everyone! Kembali lagi dengan saya Graha Nurdian di Jurus Grafis. Pada kesempatan ini saya ingin membuat posting diskusi mengenai hubungan desain dan konten, banyak para blogger yang berniat mencari &#8216;nafkah&#8217; melalui dunia maya ini dengan membuat blog, banyak juga orang yang mengatakan bahwa

Konten adalah Raja
Telah banyak debat, jajak pendapat dan komentar mengenai hal tersebut, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-2013" title="diskusi_peran_desain_dan_konten_sebagai_raja" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/diskusi_peran_desain_dan_konten_sebagai_raja.jpg" alt="diskusi_peran_desain_dan_konten_sebagai_raja" width="535" height="350" /></p>
<p>Hi everyone! Kembali lagi dengan saya Graha Nurdian di Jurus Grafis. Pada kesempatan ini saya ingin membuat posting diskusi mengenai hubungan desain dan konten, banyak para blogger yang berniat mencari &#8216;nafkah&#8217; melalui dunia maya ini dengan membuat blog, banyak juga orang yang mengatakan bahwa<br />
<span id="more-1812"></span></p>
<blockquote><p><strong>Konten adalah Raja</strong></p></blockquote>
<p>Telah banyak debat, jajak pendapat dan komentar mengenai hal tersebut, yang jelas cukup menjadi kontroversial dikalangan para blogger, sehingga para blogger cenderung membiarkan desain blog mereka acak &#8211; acakan karena mereka menganggap konten adalah satu-satunya hal yang paling penting.</p>
<p>Widget yang tidak beraturan, peletakan link sembarangan, dan gambar yang tidak tepat (dan tidak efektif) membuat saya sedih sebagai desainer (karena mereka kurang peduli terhadap desain blog nya sendiri <img src='http://jurusgrafis.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':-(' class='wp-smiley' />  ).</p>
<p>Tetapi apa yang terjadi jika orang  melihat website anda dengan judul headline yang menakutkan? Apakah mereka akan berpikir telah mengunjungi website spam dan dengan segera menekan tombol back? (atau bahkan tombol close!) Hal itulah yang akan kita diskusikan pada artikel ini.</p>
<h3>Jika (Raja) Konten Sedang Berada di Hutan</h3>
<p><img class="size-full wp-image-1814 alignnone" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/lion.jpg" alt="lion" width="535" height="420" /></p>
<p>Coba kita umpamakan konten adalah seekor singa (sang raja hutan), apa yang dibutuhkan singa supaya terlihat menyeramkan dan kuat?. Sudah pasti auman yang keras, gigi yang besar dan kuat serta bulu tebal yang melingkari leher.</p>
<p>Jika kita mengumpamakan konten sebagai si raja hutan, maka &#8220;gigi yang besar&#8221; , &#8220;auman yang keras&#8221; , &#8220;bulu leher yang tebal dan indah&#8221; sudah jelas adalah desainnya bukan? Ini merupakan contoh sempurna bagaimana <strong>konten blog/website anda tidak bisa menjadi raja tanpa dukungan dari desain blog/website tersebut</strong>.</p>
<h3>Konten Sebagai Raja di Papan Catur</h3>
<p style="margin-top: 0px;margin-right: 0px;margin-bottom: 15px;margin-left: 0px;padding: 0px"><img class="size-full wp-image-1815 alignnone" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/chess.jpg" alt="chess" width="535" height="248" /></p>
<p style="margin-top: 0px;margin-right: 0px;margin-bottom: 15px;margin-left: 0px;padding: 0px">Konten anda merupakan raja bukan? Mari kita umpamakan konten adalah raja dalam permainan catur, di posisi manakah desain website anda di papan tersebut? Apakah sebagai prajurit (Pion) yang berdiri di garis depan dan melindungi raja dari musuh? Lalu bagaimana dengan benteng, ratu, kuda, menteri dan peran penting lainnya dalam permainan catur?</p>
<p style="margin-top: 0px;margin-right: 0px;margin-bottom: 15px;margin-left: 0px;padding: 0px">Desain anda harus diperlakukan seperti semua peran dan langkah di papan catur karena mereka adalah bagian yang paling sering anda gunakan dan satu &#8211; satunya yang membuat permainan catur anda menjadi berbeda. Jadi, pastikan desain anda memiliki efek seperti itu &#8211; karena &#8220;<em>Raja anda&#8221; </em>bergantung kepada mereka.</p>
<h3>Desain Sebagai Jubah dan Mahkota yang Bagus</h3>
<p style="margin-top: 0px;margin-right: 0px;margin-bottom: 15px;margin-left: 0px;padding: 0px"><img class="size-full wp-image-1816 alignnone" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/kings_crown.JPG" alt="kings_crown" width="535" height="409" /></p>
<p style="margin-top: 0px;margin-right: 0px;margin-bottom: 15px;margin-left: 0px;padding: 0px">Menurut saya, jika konten adalah raja, maka desain haruslah seperti jubah yang berkilau dan mahkota yang dikenakan oleh sang raja. Hal itulah yang membuat raja terlihat berwibawa dan memancarkan citra yang positif.</p>
<p style="margin-top: 0px;margin-right: 0px;margin-bottom: 15px;margin-left: 0px;padding: 0px">Coba bayangkan jika sang raja keluar dengan kaus dalam, kotor, dan kolor (celana pendek), siapa yang akan menanggapinya dengan serius? Desain website anda juga begitu, harus diperlakukan seperti hiasan kue untuk konten <em>raja</em> anda.</p>
<h3>Opini anda</h3>
<p>Baiklah sekarang kita sampai di akhir artikel, bagaimana pendapat anda mengenai topik ini? Apakah anda mendukung konten itu sepenuhnya raja? Ayo sampaikan melalui kolom komentar dibawah <img src='http://jurusgrafis.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><em><strong>Update :</strong> Artikel ini merupakan saduran dari <a href="http://designbump.com/originals/if-content-really-king-then-what-design" target="_blank">If Content is Really King, Then What is Design?</a></em></p>
<p><em>Btw just for info saya juga punya blog ber niche desain seperti Jurus Grafis loh sebagai pelengkap bacaan desain anda. Silakan berkunjung ke <a title="Graha Design Blog" href="http://www.grahanurdian.web.id">Graha Design Blog</a>.</em></p>
<img style='display:none' id="post-1812-blankimage" onload="Meebo('discoverSharable', {element: ((this.parentNode.className.match('post')) ? this.parentNode : this.parentNode.parentNode) ,url:'http://jurusgrafis.com/artikel/jika-konten-adalah-raja-maka-desain-adalah/',title:'Jika Konten adalah Raja, Maka Desain adalah &#8230;?',tweet:' Hi everyone! Kembali lagi dengan saya Graha Nurdian di Jurus Grafis. Pada kesempatan ini saya ingin',description:' Hi everyone! Kembali lagi dengan saya Graha Nurdian di Jurus Grafis. Pada kesempatan ini saya ingin'})"><script type='text/javascript'>document.getElementById("post-1812-blankimage").onload();</script>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurusgrafis.com/artikel/jika-konten-adalah-raja-maka-desain-adalah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>37</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mendesain Interface Rak Buku Ala iBooks</title>
		<link>http://jurusgrafis.com/tutorial/mendesain-interface-rak-buku-ala-ibooks/</link>
		<comments>http://jurusgrafis.com/tutorial/mendesain-interface-rak-buku-ala-ibooks/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Mar 2010 21:25:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Richard Fang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Photoshop]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Etalase]]></category>
		<category><![CDATA[iBooks]]></category>
		<category><![CDATA[Interface]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurusgrafis.com/?p=1916</guid>
		<description><![CDATA[
Rasanya kita sebagai desainer tidak akan pernah bosan untuk belajar dari Apple. Selalu ada saja ide baru yang di keluarkan, di tambah lagi dengan didukung visual yang menarik. Dan kali ini kita akan belajar membuat tampilan aplikasi iBooks yang ada di iPad.
Sedikit Tentang iBooks

iBooks adalah sebuah aplikasi E-Reader keluaran Apple, yang otomatis terdapat pada iPad. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-1986" title="interface-ala-ibooks" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/interface-ala-ibooks.jpg" alt="interface-ala-ibooks" width="535" height="350" /></p>
<p>Rasanya kita sebagai desainer tidak akan pernah bosan untuk belajar dari Apple. Selalu ada saja ide baru yang di keluarkan, di tambah lagi dengan didukung visual yang menarik. Dan kali ini kita akan belajar membuat tampilan aplikasi iBooks yang ada di iPad.<span id="more-1916"></span></p>
<h3>Sedikit Tentang iBooks</h3>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1979" title="ibook" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/ibook.jpg" alt="ibook" width="535" height="350" /></p>
<p>iBooks adalah sebuah aplikasi E-Reader keluaran Apple, yang otomatis terdapat pada iPad. Selain fungsi nya untuk membaca, tampilan aplikasi ini sangat unik, yaitu menyerupai rak buku. Jadi kita tinggal meng-klik cover buku yang ada dan kita bisa langsung membaca isinya, bahkan bisa <a href="http://www.apple.com/ipad/features/ibooks.html" target="_blank">membalik halaman seperti buku asli!</a></p>
<p>Ok, cukup pengenalan mengenai iBooks, sekarang kita akan belajar membuat desain interface ala iBooks! <img src='http://jurusgrafis.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Mari kita mulai!</p>
<h3>File Yang di Perlukan</h3>
<p>Sebelum mulai, sebaiknya kamu <a href="http://www.flickr.com/photos/zooboing/4116009083/sizes/o/" target="_blank">mengunduh tekstur kayu di tautan ini</a>. Atau kamu bisa mencari gambar tekstur kayu yang sesuai dengan selera kamu.</p>
<h3>Langkah 1</h3>
<p>Buka dokumen baru di Photoshop seperti gambar di bawah ini.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1936" title="interface_ibook_tuts_langkah1" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/interface_ibook_tuts_langkah1.jpg" alt="interface_ibook_tuts_langkah1" width="535" height="450" /></p>
<h3>Langkah 2 (Background)</h3>
<p>Kita akan membuat bagian backgroundnya terlebih dulu. Gunakan <strong>Rectangle Tool (U)</strong> untuk membuat persegi yang menutupi semua dokumen tersebut. Pilih warna coklat sebagai warna dasar.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1937" title="interface_ibook_tuts_langkah2" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/interface_ibook_tuts_langkah2.jpg" alt="interface_ibook_tuts_langkah2" width="535" height="450" /></p>
<h3>Langkah 3</h3>
<p>Buka file tekstur kayu yang sudah kamu unduh tadi di Photoshop. Lalu ubah ukurannya menjadi 200 x 200 pixel.</p>
<p>Setelah itu <strong>Edit &gt; Define Pattern</strong> lalu namakan tekstur tersebut. Sekarang kita sudah mempunyai pattern bergambar kayu yang bisa di ulang (repeated pattern) tanpa putus.</p>
<p>Selanjutnya, buat layer baru dan Fill (isi) dengan pattern kayu tersebut. Caranya, <strong>Edit &gt; Fill &gt; Custom Pattern</strong>.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1938" title="interface_ibook_tuts_langkah3" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/interface_ibook_tuts_langkah3.jpg" alt="interface_ibook_tuts_langkah3" width="535" height="450" /></p>
<h3>Langkah 4</h3>
<p>Setelah layer 1 terisi dengan pattern kayu, maka kita akan mengubah <strong>Layer Blending Mode</strong> nya menjadi<strong> Multiply</strong> dengan <strong>Opacity 85%</strong>.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1939" title="interface_ibook_tuts_langkah4" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/interface_ibook_tuts_langkah4.jpg" alt="interface_ibook_tuts_langkah4" width="535" height="450" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1940" title="interface_ibook_tuts_langkah5" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/interface_ibook_tuts_langkah5.jpg" alt="interface_ibook_tuts_langkah5" width="535" height="450" /></p>
<h3>Langkah 5 (Manajemen Layer)</h3>
<p>Ok, kita sekarang sudah selesai membuat background nya. Supaya dokumen Photoshop kita rapih dan mudah untuk di edit di kemudian hari. Kita akan membuat Folder &#8220;Background&#8221;. Cara ini sama seperti mengelompokkan beberapa layer yang berhubungan dekat.</p>
<p>Cara ini harus di lakukan karena kita akan bekerja dengan lumayan banyak layer nantinya. Jadi lebih baik <em>stay organized</em> daripada nanti kita kebingungan sendiri <img src='http://jurusgrafis.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1941" title="interface_ibook_tuts_langkah6" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/interface_ibook_tuts_langkah6.jpg" alt="interface_ibook_tuts_langkah6" width="535" height="450" /></p>
<p>Sebelum kita lanjut, buat Folder baru dan namakan &#8220;Rak&#8221;.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1942" title="interface_ibook_tuts_langkah7" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/interface_ibook_tuts_langkah7.jpg" alt="interface_ibook_tuts_langkah7" width="535" height="450" /></p>
<h3>Langkah 6 (Pembuatan Rak)</h3>
<p>Kita akan membuat Rak nya terlebih dulu. Gunakan <strong>Rectangle Tool (U)</strong> untuk membuat persegi panjang.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1943" title="interface_ibook_tuts_langkah8" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/interface_ibook_tuts_langkah8.jpg" alt="interface_ibook_tuts_langkah8" width="535" height="450" /></p>
<p>Sedikit info tentang kenapa saya memilih menggunakan Smart Object (vektor) daripada Rasterized Layer (pixel) adalah, untuk memudahkan kita mengubah bentuk (tanpa pecah) dan merubah warna (dengan patokan nilai yang sama dengan yang lain). Karena terkadang pada saat tahap sentuhan akhir kita ingin mengubah warna atau merubah ukuran, hal ini akan sedikit sulit di lakukan apabila semua bentuk yang kita buat bersifat Rasterized Layer.</p>
<h3>Langkah 7</h3>
<p>Berikan Layer Style dengan cara dobel klik layer persegi tersebut. Atau kamu bisa ke <strong>main menu &gt; Layer &gt; Layer Style.</strong> Gunakan efek <strong>Drop Shadow</strong> dan <strong>Gradient Overlay</strong> pada bentuk persegi ini.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1944" title="interface_ibook_tuts_langkah9" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/interface_ibook_tuts_langkah9.jpg" alt="interface_ibook_tuts_langkah9" width="535" height="450" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1945" title="interface_ibook_tuts_langkah10" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/interface_ibook_tuts_langkah10.jpg" alt="interface_ibook_tuts_langkah10" width="535" height="450" /></p>
<h3>Langkah 8</h3>
<p>Selanjutnya, kita akan membuat efek 3 dimensi atau perspektif pada rak. Cara nya sangat mudah, kita hanya perlu memberikan shape tambahan di bawah layer rak ini.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1947" title="interface_ibook_tuts_langkah11" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/interface_ibook_tuts_langkah11.jpg" alt="interface_ibook_tuts_langkah11" width="535" height="450" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1948" title="interface_ibook_tuts_langkah12" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/interface_ibook_tuts_langkah12.jpg" alt="interface_ibook_tuts_langkah12" width="535" height="450" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1949" title="interface_ibook_tuts_langkah13" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/interface_ibook_tuts_langkah13.jpg" alt="interface_ibook_tuts_langkah13" width="535" height="450" /></p>
<p>Setelah posisi sudah tepat, sekarang kita akan memberikan efek bayangan pada bagian perspektif ini. Caranya masih sama dengan yang tadi, yaitu gunakan<strong> Layer Style Drop Shadow</strong> dan <strong>Gradient Overlay</strong> (ikuti setting seperti gambar di bawah).</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1950" title="interface_ibook_tuts_langkah14" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/interface_ibook_tuts_langkah14.jpg" alt="interface_ibook_tuts_langkah14" width="535" height="450" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1951" title="interface_ibook_tuts_langkah15" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/interface_ibook_tuts_langkah15.jpg" alt="interface_ibook_tuts_langkah15" width="535" height="450" /></p>
<h3>Langkah 9</h3>
<p>Untuk menambah kesan realistis, kita akan membuat penyangga rak buku. Gunakan <strong>Rounded Rectangle Tool (U)</strong> dan ubah setting roundness / radius nya menjadi 8 pixel.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1952" title="interface_ibook_tuts_langkah16" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/interface_ibook_tuts_langkah16.jpg" alt="interface_ibook_tuts_langkah16" width="535" height="450" /></p>
<p>Berikan efek <strong>Drop Shadow</strong> dan <strong>Gradient Overlay</strong> dengan menggunakan <strong>Layer Style</strong>.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1953" title="interface_ibook_tuts_langkah17" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/interface_ibook_tuts_langkah17.jpg" alt="interface_ibook_tuts_langkah17" width="535" height="450" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1954" title="interface_ibook_tuts_langkah18" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/interface_ibook_tuts_langkah18.jpg" alt="interface_ibook_tuts_langkah18" width="535" height="450" /></p>
<p>Jangan lupa pada detil yang penting. Pada kasus ini kita akan menambakan mur/skrup pada penyangga. Gunakan <strong>Ellipse Tool (U)</strong> dan sesuaikan warnanya dengan penyangga tersebut.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1955" title="interface_ibook_tuts_langkah19" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/interface_ibook_tuts_langkah19.jpg" alt="interface_ibook_tuts_langkah19" width="535" height="450" /></p>
<p>Duplikasi mur/skrup ini untuk mengisi sisi sebelah dari rak. Ada banyak cara menduplikasi layer, cara paling mudah adalah seperti gambar di bawah ini.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1956" title="interface_ibook_tuts_langkah20" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/interface_ibook_tuts_langkah20.jpg" alt="interface_ibook_tuts_langkah20" width="535" height="450" /></p>
<h3>Langkah 10 (Detil Rak)</h3>
<p>Karena rak yang kita buat ini adalah rak kayu, maka kita harus memberikan tekstur kayu juga pada sisi luar rak. Untuk tahap ini kita akan menggunakan teknik <strong>Layer Masking</strong>, kalau kamu belum familiar dengan teknik ini silakan <a href="http://jurusgrafis.com/tutorial/teknik-masking-dasar-di-photoshop/" target="_blank">pelajari tutorial nya di posting terdahulu</a>.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1957" title="interface_ibook_tuts_langkah21" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/interface_ibook_tuts_langkah21.jpg" alt="interface_ibook_tuts_langkah21" width="535" height="450" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1958" title="interface_ibook_tuts_langkah22" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/interface_ibook_tuts_langkah22.jpg" alt="interface_ibook_tuts_langkah22" width="535" height="450" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1959" title="interface_ibook_tuts_langkah23" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/interface_ibook_tuts_langkah23.jpg" alt="interface_ibook_tuts_langkah23" width="535" height="450" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1960" title="interface_ibook_tuts_langkah24" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/interface_ibook_tuts_langkah24.jpg" alt="interface_ibook_tuts_langkah24" width="535" height="450" /></p>
<h3>Langkah 11 (Detil Rak &#8211; Lagi)</h3>
<p>Seperti yang kita tahu, <a href="http://jurusgrafis.com/tutorial/optimasi-garis-1-pixel-pada-desain-website/" target="_blank">garis sebesar 1 pixel bisa memberikan perbedaan</a> yang signifikan pada suatu desain. Untuk itu kita akan memberikan juga detil &#8220;halus&#8221; pada desain kita kali ini.</p>
<p>Gunakan <strong>Pencil Tool (B)</strong> dengan besar 1 pixel berwarna putih, dan ubah <strong>Layer Blending Mode</strong> nya menjadi <strong>Overlay</strong>.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1961" title="interface_ibook_tuts_langkah25" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/interface_ibook_tuts_langkah25.jpg" alt="interface_ibook_tuts_langkah25" width="535" height="450" /></p>
<p>Berikan efek cahaya pada sisi luar rak dengan menggunakan Brush berwarna putih dan teknik Layer Masking.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1962" title="interface_ibook_tuts_langkah26" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/interface_ibook_tuts_langkah26.jpg" alt="interface_ibook_tuts_langkah26" width="535" height="450" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1963" title="interface_ibook_tuts_langkah27" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/interface_ibook_tuts_langkah27.jpg" alt="interface_ibook_tuts_langkah27" width="535" height="450" /></p>
<h3>Langkah 12</h3>
<p>Buat folder baru dan namakan &#8220;Sisi Dalam Lemari&#8221;. Ya, kita sudah setengah jalan <img src='http://jurusgrafis.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1964" title="interface_ibook_tuts_langkah28" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/interface_ibook_tuts_langkah28.jpg" alt="interface_ibook_tuts_langkah28" width="535" height="450" /></p>
<h3>Langkah 13 (Sisi Dalam Lemari)</h3>
<p>Selanjutnya kita membuat sisi samping bagian dalam dari rak buku ini. Sangat mudah sekali, karena hanya menggunakan <strong>Rectangle Tool (U)</strong> dan <strong>Layer Blending</strong> mode seperti gambar di bawah.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1965" title="interface_ibook_tuts_langkah29" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/interface_ibook_tuts_langkah29.jpg" alt="interface_ibook_tuts_langkah29" width="535" height="450" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1966" title="interface_ibook_tuts_langkah30" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/interface_ibook_tuts_langkah30.jpg" alt="interface_ibook_tuts_langkah30" width="535" height="450" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1967" title="interface_ibook_tuts_langkah31" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/interface_ibook_tuts_langkah31.jpg" alt="interface_ibook_tuts_langkah31" width="535" height="450" /></p>
<p>Untuk menyelesaikan bagian ini, kamu tinggal meng-copy paste sisi kiri yang sudah di buat. Lalu tinggal di balik dan di tempatkan di sisi sebelah kanan.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1968" title="interface_ibook_tuts_langkah32" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/interface_ibook_tuts_langkah32.jpg" alt="interface_ibook_tuts_langkah32" width="535" height="450" /></p>
<h3>Langkah 14</h3>
<p>Buat folder baru dan namakan &#8220;Buku&#8221;. Kita akan mulai menata rak buku ini! <img src='http://jurusgrafis.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1969" title="interface_ibook_tuts_langkah33" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/interface_ibook_tuts_langkah33.jpg" alt="interface_ibook_tuts_langkah33" width="535" height="450" /></p>
<h3>Langkah 15 (Template Tampilan Cover Buku)</h3>
<p>Di tahap ini kita akan membuat semacam template untuk cover buku yang akan kita tampilkan. Gunakan <strong>Rectangle Tool (U)</strong> untuk menmbuat bentuk standar buku. Dan berikan <strong>Layer Style Drop Shadow</strong>.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1970" title="interface_ibook_tuts_langkah34" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/interface_ibook_tuts_langkah34.jpg" alt="interface_ibook_tuts_langkah34" width="535" height="450" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1971" title="interface_ibook_tuts_langkah35" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/interface_ibook_tuts_langkah35.jpg" alt="interface_ibook_tuts_langkah35" width="535" height="450" /></p>
<h3>Langkah 16</h3>
<p>Supaya cover buku kita tidak terkesan &#8220;flat&#8221;/datar, maka kita akan memberikan efek ketebalan yang halus. Caranya adalah dengan menggunakan <strong>Brush &#8211; soft (B) </strong>berwarna hitam lalu di masking ke dalam template cover buku tersebut.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1972" title="interface_ibook_tuts_langkah36" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/interface_ibook_tuts_langkah36.jpg" alt="interface_ibook_tuts_langkah36" width="535" height="450" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1973" title="interface_ibook_tuts_langkah37" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/interface_ibook_tuts_langkah37.jpg" alt="interface_ibook_tuts_langkah37" width="535" height="450" /></p>
<p>Gunakan teknik yang sama untuk memberikan efek cahaya pada buku. Saya sedikit menggelapkan warna dasar buku agar terlihat efek yang diinginkan.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1974" title="interface_ibook_tuts_langkah38" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/interface_ibook_tuts_langkah38.jpg" alt="interface_ibook_tuts_langkah38" width="535" height="450" /></p>
<h3>Langkah 17</h3>
<p>Masukkan cover buku yang kamu inginkan ke dalam template tersebut. Cara memasukkan cover ini masih menggunakan teknik Layer Masking. Untuk lebih jelasnya kamu bisa mengunduh file photoshop yang di buat khusus untuk tutorial ini di akhir posting.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1975" title="interface_ibook_tuts_langkah39" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/interface_ibook_tuts_langkah39.jpg" alt="interface_ibook_tuts_langkah39" width="535" height="450" /></p>
<p>Duplikasi dan lanjutkan menata rak buku kamu <img src='http://jurusgrafis.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Desain cover buku yang keren-keren ini bisa kamu dapatkan di <a href="http://bookcoverarchive.com/genre/art_and_design" target="_blank">CoverBookArchive</a>.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1976" title="interface_ibook_tuts_langkah40" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/interface_ibook_tuts_langkah40.jpg" alt="interface_ibook_tuts_langkah40" width="535" height="450" /></p>
<p>Yeah! kita sudah selesai!. Selanjutnya kamu tinggal terus menduplikasi dan mengganti masing-masing cover bukunya.</p>
<h3>Hasil Akhir</h3>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1977" title="interface_ibook_tuts_hasilakhir" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/interface_ibook_tuts_hasilakhir.jpg" alt="interface_ibook_tuts_hasilakhir" width="535" height="737" /></p>
<p>File Photoshop seperti di atas ini bisa kamu unduh di akhir posting (4Mb &#8211; Zip), dengan begitu kamu akan lebih jelas melihat bagaimana cara menyusun layer dan teknik yang di gunakan untuk mendesain tampilan seperti aplikasi iBooks.</p>
<h3>Kesimpulan</h3>
<p>Untuk membuat desain seperti ini tidak di butuhkan teknik dan trik yang rumit. Sejauh ini saya hanya menggunakan teknik masking dan layer blending. Yang terpenting adalah kesabaran dan perhatian terhadap detil-detil yang kecil. Selamat mencoba! <img src='http://jurusgrafis.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<h3>Sekedar Informasi</h3>
<p>Ternyata Apple di duga &#8216;mengikuti&#8217; desain aplikasi E-Reader bernama <a href="http://www.classicsapp.com/" target="_blank">Classics </a>(yang sedikit banyak mempengaruhi saya dalam mendesain interface tutorial iBooks ini). Classics <a href="http://itunes.apple.com/app/classics/id294773236?mt=8" target="_blank">sudah lebih dulu beredar di iPhone</a> jauh sebelum iPad di umumkan. Saya pribadi lebih menyukai desain interface milik Classics. Namun sayangnya saya belum bisa mencoba menggunakannya langsung!</p>
<p><em>Jangan sampai kamu ketinggalan tutorial seperti ini! Ayo berlangganan melalui <a href="http://feedburner.google.com/fb/a/mailverify?uri=JurusGrafis&amp;loc=en_US" target="_blank">Email</a> atau <a href="http://feeds.feedburner.com/jurusgrafis" target="_blank">RSS</a>. Dan ikuti Jurus Grafis di<a href="http://twitter.com/jurusgrafis" target="_blank"> Twitter</a> dan <a href="http://www.facebook.com/jurusgrafis" target="_blank">Facebook</a>. </em></p>
<p><em><a class="downloadlink" href="http://jurusgrafis.com/wp-content/plugins/download-monitor/download.php?id=15" title="Version1 downloaded 237 times" >Interface Ala iBook (237)</a><br />
</em></p>
<img style='display:none' id="post-1916-blankimage" onload="Meebo('discoverSharable', {element: ((this.parentNode.className.match('post')) ? this.parentNode : this.parentNode.parentNode) ,url:'http://jurusgrafis.com/tutorial/mendesain-interface-rak-buku-ala-ibooks/',title:'Mendesain Interface Rak Buku Ala iBooks',tweet:' Rasanya kita sebagai desainer tidak akan pernah bosan untuk belajar dari Apple. Selalu ada saja ide',description:' Rasanya kita sebagai desainer tidak akan pernah bosan untuk belajar dari Apple. Selalu ada saja ide'})"><script type='text/javascript'>document.getElementById("post-1916-blankimage").onload();</script>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurusgrafis.com/tutorial/mendesain-interface-rak-buku-ala-ibooks/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>23</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tautan Inspiratif No.6 (Minggu ke-3 Maret 2010)</title>
		<link>http://jurusgrafis.com/sumber/tautan-inspiratif-6/</link>
		<comments>http://jurusgrafis.com/sumber/tautan-inspiratif-6/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Mar 2010 20:31:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Richard Fang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Sumber]]></category>
		<category><![CDATA[Inspiratif]]></category>
		<category><![CDATA[Kompilasi]]></category>
		<category><![CDATA[Tautan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurusgrafis.com/?p=1920</guid>
		<description><![CDATA[
Selamat akhir minggu! selamat menikmati asupan vitamin mingguan (kata seorang komentator di blog Jurus Grafis ini  ). Informasi yang inspiratif akan membuat pikiran kita menjadi lebih terbuka dan lebih kreatif, so enjoy!
55 Colorful Web Designs to Inspire You

Perpaduan warna yang pas akan membuat karya desain &#8216;berbicara&#8217; banyak dan bahkan mendukung tujuan/goal dari suatu desain. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-1929" title="tautan_inspiratif_6" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/tautan_inspiratif_6.jpg" alt="tautan_inspiratif_6" width="535" height="350" /></p>
<p>Selamat akhir minggu! selamat menikmati asupan vitamin mingguan (kata seorang komentator di blog Jurus Grafis ini <img src='http://jurusgrafis.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ). Informasi yang inspiratif akan membuat pikiran kita menjadi lebih terbuka dan lebih kreatif, so enjoy!<span id="more-1920"></span></p>
<h3>55 Colorful Web Designs to Inspire You</h3>
<p><a href="http://webdesignledger.com/inspiration/55-colorful-web-designs-to-inspire-you"><img class="alignnone size-full wp-image-1923" title="tautan_colorful_webdesign" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/tautan_colorful_webdesign.jpg" alt="tautan_colorful_webdesign" width="535" height="350" /></a></p>
<p>Perpaduan warna yang pas akan membuat karya desain &#8216;berbicara&#8217; banyak dan bahkan mendukung tujuan/goal dari suatu desain. Dalam kasus ini yang di tampilkan adalah desain website. <a href="http://webdesignledger.com/inspiration/55-colorful-web-designs-to-inspire-you" target="_blank">Lihat Selengkapnya</a>.</p>
<h3>How to Build a Footer That Doesn’t Stink</h3>
<p><a href="http://www.webdesignerdepot.com/2010/03/how-to-build-a-footer-that-doesn%E2%80%99t-stink/"><img class="alignnone size-full wp-image-1924" title="tautan_footer_inspirasi" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/tautan_footer_inspirasi.jpg" alt="tautan_footer_inspirasi" width="535" height="350" /></a></p>
<p>Footer pada website tidak lagi hanya berperan sebagai pelengkap, malah bisa memberikan nilai tambah (dalam hal informasi atau desain). Temukan <a href="http://www.webdesignerdepot.com/2010/03/how-to-build-a-footer-that-doesn%E2%80%99t-stink/" target="_blank">cara efektif untuk mendesain footer website kamu!</a> <img src='http://jurusgrafis.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<h3>To Sketch or Not To Sketch?</h3>
<p><a href="http://designinformer.com/sketch-question/"><img class="alignnone size-full wp-image-1925" title="tautan_sketsa_perlu" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/tautan_sketsa_perlu.jpg" alt="tautan_sketsa_perlu" width="535" height="350" /></a></p>
<p>Pertanyaan di atas sangat menarik. Walaupun sepertinya jawabannya sudah pasti harus sketsa. Tetapi dalam beberapa kasus mungkin sketsa tidak mutlak di perlukan. Misalnya, klien yang butuh cepat selesai, desain sudah sering kita buat sehingga sudah hafal layout nya, dan alasan lain. Tapi setidaknya sketsa singkat sangat perlu kita lakukan. <a href="http://designinformer.com/sketch-question/" target="_blank">Baca Selengkapnya</a>.</p>
<h3>How to Get Motivated for Self-Promotion</h3>
<p><a href="http://the99percent.com/tips/6371/how-to-get-motivated-for-self-promotion"><img class="alignnone size-full wp-image-1926" title="tautan_promosi_diri" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/tautan_promosi_diri.jpg" alt="tautan_promosi_diri" width="535" height="350" /></a></p>
<p>Promosi diri tidak hanya di perlukan bagi para freelancer. Bagi kamu yang baru lulus dan mau mencari kerja tentu promosi diri yang benar harus di lakukan. Masalahnya kita sering tidak tahu bagaimana cara yang efektif untuk memulai.</p>
<p>Artikel ini menjelaskan hal paling mendasar yang harus kita ketahui sebelum kita mulai mempromosikan diri sendiri sebagai desainer grafis. <a href="http://the99percent.com/tips/6371/how-to-get-motivated-for-self-promotion" target="_blank">Baca Selengkapnya</a>.</p>
<h3>40 Free Minimalist And High Quality Fonts</h3>
<p><a href="http://www.1stwebdesigner.com/resources/free-minimalist-high-quality-fonts/"><img class="alignnone size-full wp-image-1927" title="tautan_free_minimalis_font" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/tautan_free_minimalis_font.jpg" alt="tautan_free_minimalis_font" width="535" height="350" /></a></p>
<p>Font bagus dan gratis! siapa yang menolak? <img src='http://jurusgrafis.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Ayo langsung <a href="http://www.1stwebdesigner.com/resources/free-minimalist-high-quality-fonts/" target="_blank">unduh semua di tautan ini</a>, siapa tahu nanti kamu memerlukannya.</p>
<h3>30 Fancy Calligraphy Fonts</h3>
<p><a href="http://www.webdesignbooth.com/30-fancy-calligraphy-fonts/"><img class="alignnone size-full wp-image-1928" title="tautan_free_caligraphy_font" src="http://jurusgrafis.com/wp-content/uploads/2010/03/tautan_free_caligraphy_font.jpg" alt="tautan_free_caligraphy_font" width="535" height="350" /></a></p>
<p>Font dengan gaya kaligrafi atau tulisan tangan menimbulkan kesan luwes dan eksklusif. Cocok untuk projek desain yang memerlukan penanganan tipografi yang berbeda. <a href="http://www.webdesignbooth.com/30-fancy-calligraphy-fonts/" target="_blank">Langsung Unduh di tautan ini</a>.</p>
<p><em><strong>Tautan Terkait</strong></em><a href="../sumber/sumber/tautan-inspiratif-1/" target="_blank"><br />
Tautan Inspiratif No.1</a><a href="../sumber/sumber/tautan-inspiratif-2/" target="_blank"><br />
Tautan Inspiratif No.2</a><a href="../sumber/tautan-inspiratif-3/" target="_blank"><br />
Tautan Inspiratif No.3</a><a href="../sumber/tautan-inspiratif-4/" target="_blank"><br />
Tautan Inspiratif No.4</a><a href="http://jurusgrafis.com/sumber/tautan-inspiratif-5/" target="_blank"><br />
Tautan Inspiratif No.5</a></p>
<p><em>Ikuti juga <a href="http://twitter.com/jurusgrafis" target="_blank">Twitter    Jurus   Grafis</a> dan <a href="http://www.facebook.com/jurusgrafis" target="_blank">Facebook   Page Jurus Grafis</a> untuk mendapatkan   berita  desain seperti di atas.   Jangan lupa berlangganan Jurus Grafis   melalui <a href="http://feedburner.google.com/fb/a/mailverify?uri=JurusGrafis&amp;loc=en_US" target="_blank">Email</a> dan <a href="http://feeds.feedburner.com/jurusgrafis" target="_blank">RSS</a>.</em></p>
<img style='display:none' id="post-1920-blankimage" onload="Meebo('discoverSharable', {element: ((this.parentNode.className.match('post')) ? this.parentNode : this.parentNode.parentNode) ,url:'http://jurusgrafis.com/sumber/tautan-inspiratif-6/',title:'Tautan Inspiratif No.6 (Minggu ke-3 Maret 2010)',tweet:' Selamat akhir minggu! selamat menikmati asupan vitamin mingguan (kata seorang komentator di blog Ju',description:' Selamat akhir minggu! selamat menikmati asupan vitamin mingguan (kata seorang komentator di blog Ju'})"><script type='text/javascript'>document.getElementById("post-1920-blankimage").onload();</script>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurusgrafis.com/sumber/tautan-inspiratif-6/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
