
Pertengahan bulan yang lalu salah satu founder WOW Magz (Tri Kurniawan) menghubungi saya untuk menjadi juri tamu pada salah satu acara/sesi majalah digital tersebut. WOW Magz Battle merupakan ajang bagi para digital artist/designer menunjukkan kebolehan masing-masing dalam mengolah foto menjadi sebuah karya grafis yang baru.
Jujur saja, bagi saya ke 10 finalis yang sudah di pilih sebelumnya oleh WOW Magz dan sang fotografer Ignacia Grace semuanya bagus dan menarik, baik dari segi konsep, teknik dan penyelesaian akhir karya. Jadi sangat berat bila diminta untuk memilih dan mengurutkan ‘juara’ nya dari 1 sampai 10, di tambah lagi harus juga menyertakan komentar untuk setiap karya. Tugas yang sangat berat, tapi menyenangkan!
Berikut ini adalah hasil ‘penjurian’ dan komentar saya tentang masing-masing karya cemerlang tersebut.
10. Shanghai Flowers oleh Rizki Ratria Sunu D

Karya ini menggunakan teknik kolase yang lumayan bagus. Salah satu elemen yang kurang dari sini adalah pemilihan tipografi nya. Mungkin lebih baik tidak pakai tipografi sama sekali, atau gunakan font yang jarang di gunakan tetapi masih mengandung unsur Chinese.
Karena jika di lihat lagi, Tipo dan Artwork terlihat saling berebut perhatian dan kurang menjadi satu kesatuan. Mungkin juga karena ukuran tipografi yang lumayan besar.
9. The Red Oriental oleh Ardy

Karya ini dengan bagus menyatukan unsur modern (grafik) dan unsur Chinese (model). Walaupun tergolong karya seni abstrak dan sesuai dengan tren masa kini, tapi tetap mempunyai ciri khas, yaitu pada bentuk-bentuk liquid berwarna merah, hijau dan abu-abu yang menyelimuti tubuh model.
8. Oriental Dragon oleh Yopy Yuschandra

Bagus, saya suka bagaimana naga nya mengelilingi tubuh model. Dan gaya setengah jadi yang di gunakan juga sangat mendukung karya ini. Tekstur kertas lecak dan vintage juga sangat pas sekali.
Yang sedikit kurang adalah pada tipografi di bawah. Menurut saya tidak perlu lagi ada tulisan “Oriental Dragon” yang merupakan judul karya. Gambar perempuan Chinese dan naga sudah menjelaskan itu. Dan penggunaan huruf mandarin di kiri atas rasanya sudah cukup memberikan kesan oriental.
7. Self Defence oleh Anggit Yuniar Pradito

Gaya visual karya ini cukup unik, seperti di gambar dengan tangan tetapi di biarkan tidak selesai. Justru disitulah seni nya, tidak perlu 100% selesai untuk memberikan gaya pada suatu karya. Hanya satu komentar, kenapa mukanya di biarkan hitam putih? Oh ok, mungkin karena konsepnya, perempuan ini di bilang pelacur bermake up tebal dan dia merasa malu lalu ingin mati saja?
Overal saya suka tekstur yang di gunakan sebagai background. Sungguh sangat mendukung keseluruhan karya ini.
6. Cute Poisons oleh Jans Prima

Cerita di balik karya ini menarik, saya jadi teringat Kill Bill. Gaya visual yang digunakan juga bagus, menghasilkan efek seperti di lukis. Saya suka pencahayaan dan permainan warnanya. Pemberian gaya rambut yang berbeda pada model juga patut di ancungi jempol, saya sempat mengira kalau memang foto aslinya rambut model seperti itu.
Yang sedikit mengganggu adalah tekstur brush putih berbentuk bunga dan brush abstrak, mungkin karena opacity nya terlalu jelas?
5. Good vs Evil oleh Nuriza Saputra

Saya sedikit bingung, karena antara konsep dan visual yang di tampilkan terasa kurang mendukung satu sama lain. Yang mengakibatkan muncul pertanyaan seperti, apakah naga dan perempuan itu satu geng? alias sama-sama melambangkan kejahatan?
Atau naga vs perempuan? tetapi jika naga vs perempuan, yang saya lihat dalam karya ini tidak begitu. Mungkin karena penggunaan tone warna yang mirip? dan naga itu lebih terlihat membelai daripada melilit badan perempuan.
Dan menurut saya deretan pagoda di bawah tidak terasa feel “kebaikan” nya, mungkin karena ‘kalah’ secara keseimbangan warna. Ungu gelap di keseluruhan karya dan pagoda hanya tetap berwarna kecoklatan. Bisa juga karena kita terbiasa melambangkan kebaikan dengan warna yang lebih terang seperti putih. Yang kurang di tonjolkan di dalam karya ini.
Tapi jika kita tidak melihat konsepnya, karya ini sangat dramatis, saya suka angle yang di ambil. Sekali lagi karya bersifat fantasi memang menarik. Dan semua teknik kolase yang di gunakan juga terlihat bagus, tidak ada detil yang mengganggu.
4. Queen of Dragons oleh Yosi Mujiarsi

Visual karya ini sangat mendukung konsep nya, yaitu tentang jelmaan ratu naga yang memanggil pengikutnya (naga-naga tesebut). Saya seperti melihat screen capture dari film fantasi, kesan panas nya dapat dirasakan.
Hanya satu masalah detil di antara api di mulut naga dan model perempuan. Kalau ada api keluar dari arah itu, seharusnya terpancar juga sedikit cahaya di bagian paha dan rambut model perempuan.
3. Beauty And The Beast oleh August Andy

Surealis! dari rambut berubah menjadi naga. Belum lagi gaya yang di gunakan seperti lukisan soft airbrush. Karya ini sangat menarik, detil asap dan cahaya juga sangat pas sekali.
2. Dragon Power oleh Rio Bagus Nugraha

Yang satu ini sangat berbeda sekali dari yang lain nya. Seperti di buat dengan menggunakan teknik cukil. Tekstur grunge juga menambah kesan vintage seperti lukisan tinta cina yang sudah berusia ratusan tahun.
Komposisi nya juga menarik, walaupun jika di lihat sekilas tidak akan terlalu jelas keseluruhan karya ini berbentuk seperti apa. Tetapi jika sudah menelusuri nya kita akan kagum akan karya ini. Well done, saya rasa karya ini tepat dengan tema yang ingin di bawakan.
1. Shanghai Fantasy oleh Kaharudin

Instan Favorit! Begitu saya melihat saya langsung suka! Dan tentu ini bisa di bilang karya manipulasi foto yang sangat baik. Perhatikan juga detil dan usaha lebih pembuat karya memberikan rambut tambahan pada model. Mood nya pas, dan pemilihan scene nya juga mendukung.
Mungkin yang agak terlihat janggal adalah lampu lampionnya. Kalau ada angin bertiup dari kiri, seharusnya ada gerakan di lampion tersebut.
Bagaimana menurut kamu ke 10 karya di atas? Punya karya favorit? Ayo silakan berkomentar
WOW Magz edisi Premium Perdana!
Selain sesi ‘Battle’ ini, di WOW Magz kamu juga bisa membaca wawancara dengan desainer lokal dan internasional. Yang pasti majalah digital yang satu ini selalu memberikan inspirasi visual yang berkualitas. Di edisi ke 8 ini ada juga tutorial tentang Gradient Mesh di Adobe Illustrator yang menarik (salah satu trik yang ingin saya pelajari dan mungkin kamu juga).
Untuk mendapatkan WOW Magz edisi 8 ini memang tidak gratis tapi masih sangat terjangkau, yaitu di jual dengan harga Rp.10.000 per edisi, atau kamu bisa berlangganan 3 edisi kedepan hanya dengan Rp.25.000 saja! Murah kan? Dan yang pasti ini merupakan pertama kalinya di Indonesia sebuah majalah digital (khususnya Desain Grafis) di jual secara online! Mari kita dukung perkembangan desain grafis Indonesia di dunia internet
Penasaran isi majalah digital tersebut? Silakan nikmati screenshot di bawah ini.




Ayo dapatkan dan berlangganan WOW Magz sekarang juga! Bisa di pastikan kontennya makin edisi akan semakin bagus, saya melihat den mengikuti perkembangan WOW Magz dari edisi pertama sampai sekarang, dan yang terakhir ini sungguh bagus sekali (tidak heran di buat premium
)
Mari bergabung di Grup Flickr Jurus Grafis untuk memamerkan karya desain kamu, dan tetap ter-update dengan Jurus Grafis melalui RSS, Twitter, Facebook Page dan Email.









Kweren kweren coretannya
pertamakalinya pasti bilang W.O.W….. [sambil berdecak kagum...ckckckckc]. Thanks, bisa saya jadikan referensi dalam desain.
wowowowow.. amazing
mantaps dsign nya!!..saya pilih no.1.
thank you chard, dah masuk jurus grafis
sama2 Tri
no.2 mantabs..
sebenarnya pose stock foto model nya agak kaku
tapi salut buat teman-teman semua bisa memanipulasi-nya
menjadi luwes
Ngilerr….?!?!? (Habis…bagus2 neeh desainnya!) Thanks, bro.
ada yg punya link WOW 8
langsung ke http://www.wowmagz.com aja
yang nomer 2 keren!
semuanya bagus2, musti belajar lagi neh gua
wow….ajarin donk cara design na,,wkwkwk
No: 1,3,4,6,7 kereeenn.. terlihat lebih “lantang”..
wah, lama vacum di dunia per grafisan sama saja mencoba bunuh diri dengan jarum pentul. Benar-benar ketinggalan jaman, untung saja di selamatkan oleh berbagai jurus dari web ini.
hahaha ciee yang ikutan cocoon project
broo neyh majalah online yahhh…apa cetak…. thx
majalah digital bro, silakan di cek web nya
Bro, minta contoh-contoh gambar aliran surealis dong.
Kalau ada kumpulan lukisan-lukisan surealis dapat diemail ke emailku dioalfananda@yahoo.co.id
Thanks ya, Bro. Majalahnya keren.
om2…minta gambar2 noir dong..buat refrensi om…makasih
no 1, 7 dan 8 pantas masuk juara
keren2 bgt gambarnya bro..gw jd ngiler liat karya2nya..wkwkwk..