<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jurus Grafis - Tutorial / Tips / Inspirasi Desain &#187; Menarik</title>
	<atom:link href="http://jurusgrafis.com/tag/menarik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jurusgrafis.com</link>
	<description>Photoshop &#124; Illustrator &#124; Print Design &#124; Web Design &#124; Template Desain Gratis</description>
	<lastBuildDate>Fri, 20 Jan 2012 05:05:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1.3</generator>
		<item>
		<title>6 Tips Membuat Tipografi Lebih Menarik &amp; Mudah Terbaca</title>
		<link>http://jurusgrafis.com/artikel/tips-membuat-tipografi-lebih-menarik-mudah-terbaca/</link>
		<comments>http://jurusgrafis.com/artikel/tips-membuat-tipografi-lebih-menarik-mudah-terbaca/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 Jan 2010 12:29:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Richard Fang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[Menarik]]></category>
		<category><![CDATA[Terbaca]]></category>
		<category><![CDATA[Tipografi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurusgrafis.com/?p=1371</guid>
		<description><![CDATA[Tipografi merupakan unsur penting di dalam desain, karena tipografi adalah inti. Tipografi adalah salah satu elemen yang menyampaikan isi dan maksud dari sebuah karya desain. Tidak jarang, desain yang efektif adalah desain yang hanya menggunakan tipografi yang baik tanpa menggunakan elemen visual sama sekali. Sebegitu pentingnya peran tipografi pada desain yang kita hasilkan, jadi biarpun [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<p>Tipografi merupakan unsur penting di dalam desain, karena tipografi adalah inti. Tipografi adalah salah satu elemen yang menyampaikan isi dan maksud dari sebuah karya desain. Tidak jarang, desain yang efektif adalah desain yang hanya menggunakan tipografi yang baik tanpa menggunakan elemen visual sama sekali.</p>
<p><span id="more-1371"></span></p>
<p>Sebegitu pentingnya peran tipografi pada desain yang kita hasilkan, jadi biarpun desain visual kita &#8220;wah&#8221;, tetapi kalau tipografi nya tidak mudah di baca dan susah di mengerti, maka desain tersebut termasuk gagal. Untuk menghindari itu, berikut 6 tips dasar untuk membuat tipografi lebih menarik, nyaman dan mudah terbaca.</p>
<h3>Kerning</h3>
<p>Kerning adalah jarak antar huruf. Dan ini merupakan favorit saya, kalau sudah bingung bagaimana membuat judul/kalimat tertentu menjadi lebih menarik, saya biasanya mendempetkan kerning pada judul/kalimat tersebut.</p>
<p>Namun harap di perhatikan, jangan sampai terlalu mendempetkan kerning karena hasilnya judul/tulisan akan susah terbaca dan terasa &#8216;penuh&#8217;. Jadi, gunakanlah teknik ini secukupnya.</p>
<p></p>
<h3>Pemilihan Font</h3>
<p>Pemakaian jenis font yang tepat dapat membantu desain menjadi lebih menyatu dan lebih cepat mengkomunikasikan maksud dari desain. Misalnya, pada desain brosur kecantikan, kita tidak mungkin menggunakan font yang &#8216;keras&#8217;, berbentuk kaku dan tebal. Akan lebih tepat jika kita menggunakan font yang tipis dan luwes, sesuai dengan kepribadian target market yang di tuju, yaitu wanita.</p>
<p>Jenis font bisa di ibaratkan jenis &#8216;suara&#8217; yang berbicara pada desain. Font dengan gaya tebal akan terasa seperti suara laki-laki dan bersuara berat. Font berbentuk kaku dan kotak-kotak, akan terasa seperti robot atau mesin yang berbicara, dan seterusnya. Masing-masing jenis font mempunyai jenis suara tersendiri.</p>
<p></p>
<h3>Berat dan Ukuran</h3>
<p>Kita bisa memainkan berat (tebal tipis) dan ukuran (besar kecil) font, untuk memberikan emphasis (elemen mana yang akan di baca atau di tampilkan terlebih dahulu). Sehingga secara tidak langsung pembaca akan di tuntun sesuai dengan flow yang kita mau.</p>
<p>Cara ini juga untuk mencegah pembaca pusing akan bagian mana yang seharusnya di lihat terlebih dahulu. Salah urutan dalam membaca akan mengakibatkan informasi yang kita sebarkan susah di mengerti.</p>
<p></p>
<h3>Leading</h3>
<p>Leading adalah jarak spasi antara kalimat atas dan bawah dalam satu paragraf. Biasanya elemen ini jarang di utak-atik oleh kebanyakan desainer. Padahal leading yang di atur dengan baik akan membuat pembaca tidak merasa lelah jika mereka membaca suatu artikel yang panjang.</p>
<p>Jarak yang di hasilkan jika kita memainkan leading akan memberikan kesan ruang kosong (whitespace). Yang tentu saja membuat mata tidak cepat lelah saat melihat teks yang begitu banyak.</p>
<p></p>
<h3>Warna</h3>
<p>Warna pada font biasanya di sesuaikan dengan background. Jika background berwarna (foto) maka lebih baik menggunakan 1 warna font yang netral (putih misalnya). Yang pasti harus menghasilkan kontras yang cukup, sehingga tetap nyaman di baca dan tidak &#8216;menusuk&#8217; mata.</p>
<p></p>
<p>Teman-teman desainer kebanyakan pasti menyukai warna background hitam, namun masalahnya kalau di website, kombinasi background hitam dan teks putih itu akan menghasilkan &#8216;efek negatif film&#8217; pada mata saat kita selesai membaca.</p>
<p>Akan lebih baik jika warna background di buat tetap gelap, namun tidak hitam 100%, dan berikan warna abu-abu muda pada font. Dengan begitu maka mata tidak akan terlalu lelah dan &#8216;efek negatif film&#8217; tidak akan ada lagi.</p>
<p></p>
<h3>Lebar Paragraf</h3>
<p>Hal ini sangat penting, karena sangat mempengaruhi kenyamanan membaca. Coba bayangkan paragraf yang lebar di halaman website dengan artikel yang panjang. Kita sampai harus perlu memutar kepala sedikit (dari kiri ke kanan) untuk membaca artikel tersebut. Saya jamin kita hanya akan bertahan 1-2 paragraf saja!</p>
<p>Idealnya paragraf tidak terlalu lebar (dan tidak terlalu pendek), harus di sesuaikan dengan besar font juga. Untuk ini memang kita harus mencoba langsung membaca paragraf yang kita desain untuk menemukan lebar yang ideal. Jika kita masih menggerakan kepala lumayan sering, itu artinya kita harus mengatur kembali lebar paragraf tersebut.</p>
<p></p>
<h3>Kesimpulan</h3>
<p>Dengan ke 6 tips di atas semoga kita bisa lebih peka dalam mengatur tipografi (terlebih jika teks nya banyak!). Percayalah, dengan tipografi yang mudah terbaca maka orang juga akan lebih menyukai desain kita. Mulai sekarang anggaplah tipografi sebagai bagian penting dalam desain (atau yang lebih ekstrim, tipografi sebagai visual juga).</p>
<p>Apakah kamu mempunyai tips tambahan lain? Ayo di bagikan dengan teman-teman yang lain di kolom komentar  </p>
<p><strong>Tautan Terkait</strong><br />
<a href="http://jurusgrafis.com/tutorial/merancang-tipografi-gaya-bebas/" target="_blank">Merancang Tipografi Gaya Bebas</a></p>
<p><em>Temui <a href="http://www.facebook.com/jurusgrafis" target="_blank">Jurus Grafis di Facebook</a> dan ikuti <a href="http://twitter.com/jurusgrafis" target="_blank">Twitter Jurus Grafis</a>. Kalau tidak ingin ketinggalan posting berikutnya, kamu bisa berlangganan melalui <a href="http://feedburner.google.com/fb/a/mailverify?uri=JurusGrafis&amp;loc=en_US" target="_blank">Email</a> atau <a href="http://feeds.feedburner.com/jurusgrafis" target="_blank">RSS</a>.</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurusgrafis.com/artikel/tips-membuat-tipografi-lebih-menarik-mudah-terbaca/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>50</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>6 Tips Mendesain Kartunama Unik dan Menarik</title>
		<link>http://jurusgrafis.com/tutorial/tips-mendesain-kartunama-unik-dan-menarik/</link>
		<comments>http://jurusgrafis.com/tutorial/tips-mendesain-kartunama-unik-dan-menarik/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Nov 2009 17:58:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Richard Fang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[Desain]]></category>
		<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kartunama]]></category>
		<category><![CDATA[Menarik]]></category>
		<category><![CDATA[Unik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurusgrafis.com/?p=757</guid>
		<description><![CDATA[Banyak yang bilang kalau kartunama itu merupakan impresi pertama, pandangan pertama, selanjutnya kalau bisa jangan sampai terlupakan. Dan memang sebagai desainer, kita harus bisa membuat impresi pertama yang positif. Rasanya kreatifitas seorang desainer pertama kali di ukur dari kartunama kita. Well, memang tidak hanya desainer saja, semua profesi dan pribadi pun seperti itu. Jadi bagaimana [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<p>Banyak yang bilang kalau kartunama itu merupakan impresi pertama, pandangan pertama, selanjutnya kalau bisa jangan sampai terlupakan.</p>
<p><span id="more-757"></span></p>
<p>Dan memang sebagai desainer, kita harus bisa membuat impresi pertama yang positif. Rasanya kreatifitas seorang desainer pertama kali di ukur dari kartunama kita. Well, memang tidak hanya desainer saja, semua profesi dan pribadi pun seperti itu.</p>
<p>Jadi bagaimana cara mendesain kartunama yang unik dan menarik? Berikut tips-tips beserta inspirasi yang bisa kamu gunakan ketika kamu ingin mendesain kartunama untuk pribadi atau klien.</p>
<h3>1. Langsung kepada Intinya</h3>
<p>Saat orang menerima kartunama, tentu waktu baca nya hanya sebentar (mungkin 5-10 detik). Setelah itu, orang biasanya akan melanjutkan mengobrol dengan kita atau memuji kartumana kita. Jadi sebisa mungkin, informasi yang di tampilkan harus langsung. Orang harus mudah dan cepat mengetahui profesi,nama lengkap dan nomor kontak kita.</p>
<p>Bisa juga menggunakan copywriting (tata penulisan) yang menarik. Dengan kata-kata yang provokatif atau lucu, intinya<em> &#8220;make it memorable from the first time&#8221;.</em></p>
<p><em></em></p>
<p><a href="http://www.styleswebbin.co.uk/" target="_blank"><em>Styles Webbin </em></a></p>
<p><em></em></p>
<p><em></em></p>
<p><em><a href="http://creattica.com/business-cards/michael-but/25759" target="_blank">Michael But</a><br />
</em></p>
<h3>2. Hindari Pemakaian Font yang Berlebihan</h3>
<p>Aturan dasar ini sebenarnya berlaku bagi semua desain, tidak hanya kartunama saja. Jangan sampai kartunama kita terlihat sedang berpesta font. Selain tidak nyaman di baca, secara visual juga tidak terlihat indah. Maksimal gunakan 2 font, untuk nama/logo dan untuk konten (nomor telepon, alamat website dan lainnya).</p>
<p></p>
<p><em><a href="http://makearea.com/" target="_blank">Bake Lab</a></em></p>
<p></p>
<p><em><a href="http://creattica.com/business-cards/eden-design-business-cards/22092" target="_blank">Eden Design</a></em></p>
<h3>3. Tidak Perlu Menampilkan Semua Layanan</h3>
<p>Kartunama bukan brosur, jadi jika ada 10 layanan, jangan semua di masukkan ke kartunama. Jujur saja, akan terlihat murahan dan seperti tidak mau rugi.</p>
<p>Lebih baik masukkan layanan utama saja, setiap bisnis pasti punya layanan utama bukan? Misalnya, perusahaan percetakan, cukup gunakan &#8220;Printing&#8221; atau &#8220;Percetakan&#8221; sebagai layanan, sisanya seperti flyer, brosur, umbul-umbul, mug dan lain nya lagi tidak perlu di masukkan ke dalam kartunama. Yakinlah, dengan mengedepankan salah satu layanan/kelebihan kita, pasti akan terlihat lebih profesional.</p>
<p></p>
<p><em><a href="http://www.richmcnabb.com/" target="_blank">Rich Mcnabb</a></em></p>
<p></p>
<p></p>
<p><em><a href="http://www.mayesdesign.com.au/" target="_blank">Tom Mayes</a></em></p>
<h3>4. Pilih Antara Minimalis atau Maksimalis</h3>
<p>Jangan sampai berada di antara keduanya, minimal tidak, maksimal juga tidak. Kalau mau minimalis, jangan pernah berpikiran sayang membuang-buang kertas (karena banyak ruang kosong), pertajam desain minimalis dengan menggunakan material kertas yang tidak biasa. Atau jika mau maksimalis, jangan setengah-setengah (tidak berarti mengisi ruang kosong sampai penuh).</p>
<p></p>
<p><em><a href="http://creattica.com/business-cards/vevia-business-cards/21701" target="_blank">Vevia</a></em></p>
<p></p>
<p><em><a href="http://www.chucktingley.com/" target="_blank">Chuck Tingley</a></em></p>
<h3>5. Berikan Elemen Interaktif</h3>
<p>Coba gunakan konsep baru di luar selembar kartunama biasa. Sebagai contoh, saya pernah melihat kartunama yang bisa berubah jadi bentuk mobil. Atau yang simpel, sewaktu di buka ada pop-up muncul (seperti kartu ucapan).</p>
<p>Kekurangan cara ini adalah bentuk kartunama yang tidak biasa, itu artinya kemungkinan orang akan susah menyimpannya di tempat kartunama yang biasa. Tetapi masih bisa ditutup kelemahan ini dengan faktor kejutannya, orang pasti akan langsung ingat siapa yang membuat kartunama dengan konsep seperti itu.</p>
<p></p>
<p><em><a href="http://www.egilpaulsen.com/" target="_blank">Egil Paulsen</a></em></p>
<p></p>
<p><em><a href="http://creattica.com/business-cards/nationbuilder-pop-up-business-card/21578" target="_blank">Nation Builder</a></em></p>
<h3>6. Gunakan Material Kertas dan Finishing yang Berbeda</h3>
<p>Mungkin menyablon sendiri kartunama di atas kain, lalu di jahitkan secara manual ke sepotong karton akan terlihat lebih menarik. Atau gunakan tipe kertas yang bertekstur, yang tidak bisa sobek, dan lainnya.</p>
<p>Untuk tahap finishing, bisa menggunakan teknik emboss, deboss, spot UV, laser cutting, foil, apa saja. Tentu di sesuaikan dengan kebutuhan desain yang kamu buat.</p>
<p></p>
<p><em><a href="http://cardobserver.com/gallery/cool-letterpress-business-card" target="_blank">Berkeley</a></em></p>
<p></p>
<p><em><a href="http://creattica.com/business-cards/netplus-id/26371" target="_blank">Net Plus</a></em></p>
<p></p>
<p><em><a href="http://cardobserver.com/gallery/pvc-unique-business-card" target="_blank">Blackver (material nya sangat unik, silakan di baca di sini)</a><br />
</em></p>
<p>Punya desain atau foto kartunama kamu sendiri? Ayo <a href="http://www.flickr.com/groups/jurusgrafis/" target="_blank">di masukkan ke Grup Flickr Jurus Grafis!</a> Ya Betul! kamu berkesempatan mempromosikan diri kamu  </p>
<p><strong>Tautan Terkait :</strong><br />
<a href="http://cardobserver.com/" target="_blank">Card Observer &#8211; Business Card Design Gallery</a><br />
<a href="http://creattica.com/business-cards/latest-designs" target="_blank">Creattica &#8211; Business Card Gallery</a></p>
<p><em>Jangan lupa selalu <a href="http://twitter.com/jurusgrafis" target="_blank">ikuti Twitter Jurus Grafis</a> dan bergabung di <a href="http://www.facebook.com/pages/Jurus-Grafis/147404749502" target="_blank">Facebook Page Jurus Grafis</a> untuk mendapatkan berita dan artikel tambahan yang menarik!</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurusgrafis.com/tutorial/tips-mendesain-kartunama-unik-dan-menarik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>37</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

