<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jurus Grafis - Tutorial / Tips / Inspirasi Desain &#187; Photoshop</title>
	<atom:link href="http://jurusgrafis.com/tag/photoshop/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jurusgrafis.com</link>
	<description>Photoshop &#124; Illustrator &#124; Print Design &#124; Web Design &#124; Template Desain Gratis</description>
	<lastBuildDate>Mon, 12 Jul 2010 07:52:43 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.5</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<script type="text/javascript">
if (typeof Meebo == "undefined") {
Meebo=function(){(Meebo._=Meebo._||[]).push(arguments)};
(function(q){

	var args = arguments;
	if (!document.body) { return setTimeout(function(){ args.callee.apply(this, args) }, 100); }
	var d=document, b=d.body, m=b.insertBefore(d.createElement('div'), b.firstChild); s=d.createElement('script');
	m.id='meebo'; m.style.display='none'; m.innerHTML='<iframe id="meebo-iframe"></iframe>';
	s.src='http'+(q.https?'s':'')+'://'+(q.stage?'stage-':'')+'cim.meebo.com/cim/cim.php?network='+q.network;
	b.insertBefore(s, b.firstChild);

})({network:'jurusgrafis_pe44ne'});	}</script>	<item>
		<title>Membuat Efek Embun di Photoshop</title>
		<link>http://jurusgrafis.com/tutorial/membuat-efek-embun-di-photoshop/</link>
		<comments>http://jurusgrafis.com/tutorial/membuat-efek-embun-di-photoshop/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 May 2010 18:55:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Richard Fang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Photoshop]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[Efek]]></category>
		<category><![CDATA[Embun]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurusgrafis.com/?p=2076</guid>
		<description><![CDATA[
Efek embun sangat mudah di buat di Photoshop, hanya perlu menggunakan satu teknik (yaitu teknik masking) dan kesabaran untuk mendapatkan hasil yang mendekati realistis.

Sebelum memulai saya mau meminta maaf karena tidak sempat menulis artikel baru selama bulan April kemarin di karenakan kesibukan pekerjaan (cliche but true!  ). Tapi mulai sekarang saya berkomitmen untuk menjadikan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<p>Efek embun sangat mudah di buat di Photoshop, hanya perlu menggunakan satu teknik (yaitu teknik masking) dan kesabaran untuk mendapatkan hasil yang mendekati realistis.</p>
<p><span id="more-2076"></span></p>
<p>Sebelum memulai saya mau meminta maaf karena tidak sempat menulis artikel baru selama bulan April kemarin di karenakan kesibukan pekerjaan (cliche but true!  ). Tapi mulai sekarang saya berkomitmen untuk menjadikan Jurus Grafis sebagai projek juga sehingga frekuensi posting tetap dapat terpenuhi.</p>
<p>Ok, cukup basa basi nya, kita akan mulai membuat efek embun di Photoshop. Materi yang di perlukan adalah gambar kaleng minuman bersoda (atau gambar apa saja yang kamu mau), <a href="http://sportskate.files.wordpress.com/2009/05/sunglasses-coke-can1.jpg" target="_blank">bisa di unduh di tautan ini</a>.</p>
<h3>Langkah 1</h3>
<p>Buka gambar kaleng yang sudah di unduh tadi di Photoshop.</p>
<p></p>
<h3>Langkah 2</h3>
<p>Gunakan Pen Tool (P) berwarna putih untuk menggambar embun. Bentuk embun tidak beraturan tetapi tetap ada unsur lingkaran, jadi kamu bisa bebas menentukan bentuk embun yang kamu inginkan.</p>
<p></p>
<h3>Langkah 3</h3>
<p>Di tahap inilah efek embun akan di hasilkan. Gunakan teknik masking pada bentuk embun yang baru kita buat tadi.</p>
<p></p>
<h3>Langkah 4</h3>
<p>Gunakan Soft Brush pada bagian tengah bentuk embun, sehingga akan di hasilkan efek transparan, jangan lupa juga untuk menurunkan Opacity Brush nya supaya efek transparan yang di hasilkan lebih lembut.</p>
<p>Kunci langkah ini adalah eksperimen, sekaligus melatih <em>feeling</em> kita untuk menghasilkan efek yang sesuai seperti embun asli.</p>
<p></p>
<p>hasil sementara akan seperti gambar di bawah ini,</p>
<p></p>
<h3>Hasil Akhir</h3>
<p>Ulangi langkah 2 sampai langkah 4 untuk membuat embun yang lain. Atau kamu bisa menduplikasi embun yang sudah ada dan merubah bentuk nya dengan Transform Tool (Ctrl + T).</p>
<p></p>
<h3>Kesimpulan</h3>
<p>Membuat efek embun sangat mudah sekali bukan?   dengan cara ini kamu bisa membuat efek lain selain embun, seperti bola kristal atau bola transparan, dan lainnya. File photoshop tutorial ini bisa kamu unduh di akhir posting (507 Kb). Selamat mencoba dan jangan pernah berhenti bereksperimen!  </p>
<a class="downloadlink" href="http://jurusgrafis.com/wp-content/plugins/download-monitor/download.php?id=16" title="Version1 downloaded 308 times" >Efek Embun Photoshop (308)</a>
<script type='text/javascript'>document.getElementById("post-2076-blankimage").onload();</script>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurusgrafis.com/tutorial/membuat-efek-embun-di-photoshop/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>24</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mendesain Interface Rak Buku Ala iBooks</title>
		<link>http://jurusgrafis.com/tutorial/mendesain-interface-rak-buku-ala-ibooks/</link>
		<comments>http://jurusgrafis.com/tutorial/mendesain-interface-rak-buku-ala-ibooks/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Mar 2010 21:25:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Richard Fang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Photoshop]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Etalase]]></category>
		<category><![CDATA[iBooks]]></category>
		<category><![CDATA[Interface]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurusgrafis.com/?p=1916</guid>
		<description><![CDATA[
Rasanya kita sebagai desainer tidak akan pernah bosan untuk belajar dari Apple. Selalu ada saja ide baru yang di keluarkan, di tambah lagi dengan didukung visual yang menarik. Dan kali ini kita akan belajar membuat tampilan aplikasi iBooks yang ada di iPad.
Sedikit Tentang iBooks

iBooks adalah sebuah aplikasi E-Reader keluaran Apple, yang otomatis terdapat pada iPad. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<p>Rasanya kita sebagai desainer tidak akan pernah bosan untuk belajar dari Apple. Selalu ada saja ide baru yang di keluarkan, di tambah lagi dengan didukung visual yang menarik. Dan kali ini kita akan belajar membuat tampilan aplikasi iBooks yang ada di iPad.<span id="more-1916"></span></p>
<h3>Sedikit Tentang iBooks</h3>
<p></p>
<p>iBooks adalah sebuah aplikasi E-Reader keluaran Apple, yang otomatis terdapat pada iPad. Selain fungsi nya untuk membaca, tampilan aplikasi ini sangat unik, yaitu menyerupai rak buku. Jadi kita tinggal meng-klik cover buku yang ada dan kita bisa langsung membaca isinya, bahkan bisa <a href="http://www.apple.com/ipad/features/ibooks.html" target="_blank">membalik halaman seperti buku asli!</a></p>
<p>Ok, cukup pengenalan mengenai iBooks, sekarang kita akan belajar membuat desain interface ala iBooks!   Mari kita mulai!</p>
<h3>File Yang di Perlukan</h3>
<p>Sebelum mulai, sebaiknya kamu <a href="http://www.flickr.com/photos/zooboing/4116009083/sizes/o/" target="_blank">mengunduh tekstur kayu di tautan ini</a>. Atau kamu bisa mencari gambar tekstur kayu yang sesuai dengan selera kamu.</p>
<h3>Langkah 1</h3>
<p>Buka dokumen baru di Photoshop seperti gambar di bawah ini.</p>
<p></p>
<h3>Langkah 2 (Background)</h3>
<p>Kita akan membuat bagian backgroundnya terlebih dulu. Gunakan <strong>Rectangle Tool (U)</strong> untuk membuat persegi yang menutupi semua dokumen tersebut. Pilih warna coklat sebagai warna dasar.</p>
<p></p>
<h3>Langkah 3</h3>
<p>Buka file tekstur kayu yang sudah kamu unduh tadi di Photoshop. Lalu ubah ukurannya menjadi 200 x 200 pixel.</p>
<p>Setelah itu <strong>Edit &gt; Define Pattern</strong> lalu namakan tekstur tersebut. Sekarang kita sudah mempunyai pattern bergambar kayu yang bisa di ulang (repeated pattern) tanpa putus.</p>
<p>Selanjutnya, buat layer baru dan Fill (isi) dengan pattern kayu tersebut. Caranya, <strong>Edit &gt; Fill &gt; Custom Pattern</strong>.</p>
<p></p>
<h3>Langkah 4</h3>
<p>Setelah layer 1 terisi dengan pattern kayu, maka kita akan mengubah <strong>Layer Blending Mode</strong> nya menjadi<strong> Multiply</strong> dengan <strong>Opacity 85%</strong>.</p>
<p></p>
<p></p>
<h3>Langkah 5 (Manajemen Layer)</h3>
<p>Ok, kita sekarang sudah selesai membuat background nya. Supaya dokumen Photoshop kita rapih dan mudah untuk di edit di kemudian hari. Kita akan membuat Folder &#8220;Background&#8221;. Cara ini sama seperti mengelompokkan beberapa layer yang berhubungan dekat.</p>
<p>Cara ini harus di lakukan karena kita akan bekerja dengan lumayan banyak layer nantinya. Jadi lebih baik <em>stay organized</em> daripada nanti kita kebingungan sendiri  </p>
<p></p>
<p>Sebelum kita lanjut, buat Folder baru dan namakan &#8220;Rak&#8221;.</p>
<p></p>
<h3>Langkah 6 (Pembuatan Rak)</h3>
<p>Kita akan membuat Rak nya terlebih dulu. Gunakan <strong>Rectangle Tool (U)</strong> untuk membuat persegi panjang.</p>
<p></p>
<p>Sedikit info tentang kenapa saya memilih menggunakan Smart Object (vektor) daripada Rasterized Layer (pixel) adalah, untuk memudahkan kita mengubah bentuk (tanpa pecah) dan merubah warna (dengan patokan nilai yang sama dengan yang lain). Karena terkadang pada saat tahap sentuhan akhir kita ingin mengubah warna atau merubah ukuran, hal ini akan sedikit sulit di lakukan apabila semua bentuk yang kita buat bersifat Rasterized Layer.</p>
<h3>Langkah 7</h3>
<p>Berikan Layer Style dengan cara dobel klik layer persegi tersebut. Atau kamu bisa ke <strong>main menu &gt; Layer &gt; Layer Style.</strong> Gunakan efek <strong>Drop Shadow</strong> dan <strong>Gradient Overlay</strong> pada bentuk persegi ini.</p>
<p></p>
<p></p>
<h3>Langkah 8</h3>
<p>Selanjutnya, kita akan membuat efek 3 dimensi atau perspektif pada rak. Cara nya sangat mudah, kita hanya perlu memberikan shape tambahan di bawah layer rak ini.</p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p>Setelah posisi sudah tepat, sekarang kita akan memberikan efek bayangan pada bagian perspektif ini. Caranya masih sama dengan yang tadi, yaitu gunakan<strong> Layer Style Drop Shadow</strong> dan <strong>Gradient Overlay</strong> (ikuti setting seperti gambar di bawah).</p>
<p></p>
<p></p>
<h3>Langkah 9</h3>
<p>Untuk menambah kesan realistis, kita akan membuat penyangga rak buku. Gunakan <strong>Rounded Rectangle Tool (U)</strong> dan ubah setting roundness / radius nya menjadi 8 pixel.</p>
<p></p>
<p>Berikan efek <strong>Drop Shadow</strong> dan <strong>Gradient Overlay</strong> dengan menggunakan <strong>Layer Style</strong>.</p>
<p></p>
<p></p>
<p>Jangan lupa pada detil yang penting. Pada kasus ini kita akan menambakan mur/skrup pada penyangga. Gunakan <strong>Ellipse Tool (U)</strong> dan sesuaikan warnanya dengan penyangga tersebut.</p>
<p></p>
<p>Duplikasi mur/skrup ini untuk mengisi sisi sebelah dari rak. Ada banyak cara menduplikasi layer, cara paling mudah adalah seperti gambar di bawah ini.</p>
<p></p>
<h3>Langkah 10 (Detil Rak)</h3>
<p>Karena rak yang kita buat ini adalah rak kayu, maka kita harus memberikan tekstur kayu juga pada sisi luar rak. Untuk tahap ini kita akan menggunakan teknik <strong>Layer Masking</strong>, kalau kamu belum familiar dengan teknik ini silakan <a href="http://jurusgrafis.com/tutorial/teknik-masking-dasar-di-photoshop/" target="_blank">pelajari tutorial nya di posting terdahulu</a>.</p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<h3>Langkah 11 (Detil Rak &#8211; Lagi)</h3>
<p>Seperti yang kita tahu, <a href="http://jurusgrafis.com/tutorial/optimasi-garis-1-pixel-pada-desain-website/" target="_blank">garis sebesar 1 pixel bisa memberikan perbedaan</a> yang signifikan pada suatu desain. Untuk itu kita akan memberikan juga detil &#8220;halus&#8221; pada desain kita kali ini.</p>
<p>Gunakan <strong>Pencil Tool (B)</strong> dengan besar 1 pixel berwarna putih, dan ubah <strong>Layer Blending Mode</strong> nya menjadi <strong>Overlay</strong>.</p>
<p></p>
<p>Berikan efek cahaya pada sisi luar rak dengan menggunakan Brush berwarna putih dan teknik Layer Masking.</p>
<p></p>
<p></p>
<h3>Langkah 12</h3>
<p>Buat folder baru dan namakan &#8220;Sisi Dalam Lemari&#8221;. Ya, kita sudah setengah jalan  </p>
<p></p>
<h3>Langkah 13 (Sisi Dalam Lemari)</h3>
<p>Selanjutnya kita membuat sisi samping bagian dalam dari rak buku ini. Sangat mudah sekali, karena hanya menggunakan <strong>Rectangle Tool (U)</strong> dan <strong>Layer Blending</strong> mode seperti gambar di bawah.</p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p>Untuk menyelesaikan bagian ini, kamu tinggal meng-copy paste sisi kiri yang sudah di buat. Lalu tinggal di balik dan di tempatkan di sisi sebelah kanan.</p>
<p></p>
<h3>Langkah 14</h3>
<p>Buat folder baru dan namakan &#8220;Buku&#8221;. Kita akan mulai menata rak buku ini!  </p>
<p></p>
<h3>Langkah 15 (Template Tampilan Cover Buku)</h3>
<p>Di tahap ini kita akan membuat semacam template untuk cover buku yang akan kita tampilkan. Gunakan <strong>Rectangle Tool (U)</strong> untuk menmbuat bentuk standar buku. Dan berikan <strong>Layer Style Drop Shadow</strong>.</p>
<p></p>
<p></p>
<h3>Langkah 16</h3>
<p>Supaya cover buku kita tidak terkesan &#8220;flat&#8221;/datar, maka kita akan memberikan efek ketebalan yang halus. Caranya adalah dengan menggunakan <strong>Brush &#8211; soft (B) </strong>berwarna hitam lalu di masking ke dalam template cover buku tersebut.</p>
<p></p>
<p></p>
<p>Gunakan teknik yang sama untuk memberikan efek cahaya pada buku. Saya sedikit menggelapkan warna dasar buku agar terlihat efek yang diinginkan.</p>
<p></p>
<h3>Langkah 17</h3>
<p>Masukkan cover buku yang kamu inginkan ke dalam template tersebut. Cara memasukkan cover ini masih menggunakan teknik Layer Masking. Untuk lebih jelasnya kamu bisa mengunduh file photoshop yang di buat khusus untuk tutorial ini di akhir posting.</p>
<p></p>
<p>Duplikasi dan lanjutkan menata rak buku kamu  . Desain cover buku yang keren-keren ini bisa kamu dapatkan di <a href="http://bookcoverarchive.com/genre/art_and_design" target="_blank">CoverBookArchive</a>.</p>
<p></p>
<p>Yeah! kita sudah selesai!. Selanjutnya kamu tinggal terus menduplikasi dan mengganti masing-masing cover bukunya.</p>
<h3>Hasil Akhir</h3>
<p></p>
<p>File Photoshop seperti di atas ini bisa kamu unduh di akhir posting (4Mb &#8211; Zip), dengan begitu kamu akan lebih jelas melihat bagaimana cara menyusun layer dan teknik yang di gunakan untuk mendesain tampilan seperti aplikasi iBooks.</p>
<h3>Kesimpulan</h3>
<p>Untuk membuat desain seperti ini tidak di butuhkan teknik dan trik yang rumit. Sejauh ini saya hanya menggunakan teknik masking dan layer blending. Yang terpenting adalah kesabaran dan perhatian terhadap detil-detil yang kecil. Selamat mencoba!  </p>
<h3>Sekedar Informasi</h3>
<p>Ternyata Apple di duga &#8216;mengikuti&#8217; desain aplikasi E-Reader bernama <a href="http://www.classicsapp.com/" target="_blank">Classics </a>(yang sedikit banyak mempengaruhi saya dalam mendesain interface tutorial iBooks ini). Classics <a href="http://itunes.apple.com/app/classics/id294773236?mt=8" target="_blank">sudah lebih dulu beredar di iPhone</a> jauh sebelum iPad di umumkan. Saya pribadi lebih menyukai desain interface milik Classics. Namun sayangnya saya belum bisa mencoba menggunakannya langsung!</p>
<p><em>Jangan sampai kamu ketinggalan tutorial seperti ini! Ayo berlangganan melalui <a href="http://feedburner.google.com/fb/a/mailverify?uri=JurusGrafis&amp;loc=en_US" target="_blank">Email</a> atau <a href="http://feeds.feedburner.com/jurusgrafis" target="_blank">RSS</a>. Dan ikuti Jurus Grafis di<a href="http://twitter.com/jurusgrafis" target="_blank"> Twitter</a> dan <a href="http://www.facebook.com/jurusgrafis" target="_blank">Facebook</a>. </em></p>
<p><em><a class="downloadlink" href="http://jurusgrafis.com/wp-content/plugins/download-monitor/download.php?id=15" title="Version1 downloaded 237 times" >Interface Ala iBook (237)</a><br />
</em></p>
<script type='text/javascript'>document.getElementById("post-1916-blankimage").onload();</script>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurusgrafis.com/tutorial/mendesain-interface-rak-buku-ala-ibooks/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>23</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuat Icon Realistis Dengan Photoshop</title>
		<link>http://jurusgrafis.com/tutorial/membuat-icon-realistis-dengan-photoshop/</link>
		<comments>http://jurusgrafis.com/tutorial/membuat-icon-realistis-dengan-photoshop/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Dec 2009 19:32:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Richard Fang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ilustrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Photoshop]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[Icon]]></category>
		<category><![CDATA[keyBCA]]></category>
		<category><![CDATA[Realistis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurusgrafis.com/?p=1237</guid>
		<description><![CDATA[
Icon merupakan topik yang menarik. Biasanya icon digunakan untuk menjelaskan suatu fungsi/fitur pada sebuah website/produk tanpa kata-kata, atau untuk mendukung kata-kata yang di pakai pada fungsi/fitur tersebut.

Misalnya, untuk menjelaskan &#8220;Halaman Utama/Homepage&#8221; maka di gambarkan dengan bentuk &#8220;Rumah&#8221;. Waktu dulu bentuk icon memang sangat sederhana, dan mungkin memang itulah wujud icon yang sebenarnya. Namun karena perkembangan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<p>Icon merupakan topik yang menarik. Biasanya icon digunakan untuk menjelaskan suatu fungsi/fitur pada sebuah website/produk tanpa kata-kata, atau untuk mendukung kata-kata yang di pakai pada fungsi/fitur tersebut.</p>
<p><span id="more-1237"></span></p>
<p>Misalnya, untuk menjelaskan &#8220;Halaman Utama/Homepage&#8221; maka di gambarkan dengan bentuk &#8220;Rumah&#8221;. Waktu dulu bentuk icon memang sangat sederhana, dan mungkin memang itulah wujud icon yang sebenarnya. Namun karena perkembangan teknologi yang semakin canggih, ternyata tidak cukup bentuk yang simpel untuk menjelaskan suatu fungsi pada website/produk.</p>
<p>Faktor estetika juga mempengaruhi bentuk-bentuk icon masa kini. Dengan icon yang menarik, maka secara tidak langsung akan menambah nilai estetika pada keseluruhan website/produk.</p>
<p>Nah, kali ini kita akan belajar membuat icon dengan Photoshop. Saya memilih keyBCA karena ini merupakan produk buatan lokal dan saya juga sering memakainya, dibanding jika saya harus membuat icon website lainnya yang sepertinya sudah banyak beredar di internet. Ok, tanpa banyak basa-basi lagi, here we go!</p>
<h3>Langkah 1</h3>
<p>Buat dokumen baru berukuran 512 x 512 Pixel (ini merupakan ukuran standard icon yang terbesar). Jadi, kita akan mudah membuat versi ukuran kecil nya nanti bila di perlukan.</p>
<p></p>
<p>Setelah itu pindahkan hasil scan keyBCA ke dokumen baru tersebut. Hasil scan tersebut akan kita gunakan sebagai panduan dalam membuat icon ini.</p>
<p></p>
<h3>Langkah 2</h3>
<p>Kita mulai dengan men-tracing bentuk dasar keyBCA ini. Gunakan <strong>Pen Tool</strong> dan ganti settingnya menjadi <strong>Shape Layer</strong>. Supaya hasil tracing kita langsung berwarna dan berupa vektor.</p>
<p></p>
<p>Trace setengah bagian saja, karena kita akan menduplikasi sisi lainnya agar hasil nya simetris.</p>
<p></p>
<p></p>
<p>Tidak usah takut kalau hasilnya tidak terlalu sempurna, kita bisa menutup kekurangan itu dengan mudah  </p>
<p></p>
<p>Gabung 3 layer shape yang kita buat tadi menjadi 1 layer. Caranya, pilih ke 3 layer shape tersebut, lalu tekan <strong>Ctrl + E (Merge Layer)</strong>. Dan namakan layer gabungan tersebut sebagai &#8220;Bentuk Dasar&#8221;.</p>
<p></p>
<p>Lalu berikan efek &#8220;Gradient Overlay&#8221; pada layer &#8220;Bentuk Dasar&#8221; dengan pengaturan seperti gambar di bawah ini.</p>
<p></p>
<p></p>
<h3>Langkah 3</h3>
<p>Kita akan membuat layar keyBCA dengan menggunakan <strong>Rounded Rectangle Tool</strong>.</p>
<p></p>
<p>Untuk memberikan dimensi, gunakan efek (layer Effects, dengan cara dobel klik pada layer yang kita ingin beri efek) <strong>Inner Shadow</strong>, <strong>Gradient Overlay</strong> dan <strong>Stroke</strong>. Atur juga warnanya agar tampak seperti layar yang sesungguhnya.</p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<h3>Langkah 4</h3>
<p>Kita akan membuat efek lekukan yang ada di sekitar layar. Tetap gunakan <strong>Rounded Rectangle Tool</strong>.</p>
<p></p>
<p>Dan kita berikan efek <strong>Stroke</strong> pada shape tersebut.</p>
<p></p>
<p></p>
<h3>Langkah 5</h3>
<p>Selanjutnya kita akan membuat bayangan nya. Sehingga seolah-olah layar keyBCA tersebut masuk kedalam (seperti aslinya). Gunakan <strong>Pen Tool</strong> untuk menggambar bentuk bayangannya, lalu <strong>Masking (Create Clipping Mask) </strong>ke dalam layer shape yang kedua.</p>
<p></p>
<p>Duplikasi bentuk bayangan yg di bawah dan tempatkan di atas. Lalu gunakan <strong>Burn Tool</strong> dan <strong>Dodge Tool</strong> untuk memberikan efek bayangan dan cahaya.</p>
<p></p>
<h3>Langkah 6</h3>
<p>Buat garis tipis sebesar 1 point dan berikan efek Motion Blur (<strong>Filter &gt; Blur &gt; Motion Blur</strong>). Lalu tempatkan pada posisi datangnya cahaya (dalam kasus ini, cahaya datang dari atas kiri). Selain memberikan kesan cahaya, garis ini juga akan mempertajam bentuk.</p>
<p></p>
<p></p>
<h3>Langkah 7</h3>
<p>Selanjutnya kita membuat tombol keyBCA dengan menggunakan <strong>Ellipse Tool</strong>.</p>
<p></p>
<p>Untuk memberikan kesan seperti tombol asli, kita menggunakan efek <strong>Bevel and Emboss</strong>, <strong>Drop Shadow</strong> dan <strong>Outer Glow</strong>. Ikuti pengaturan masing-masing efek sesuai gambar berikut.</p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p>Hasil ketiga efek tadi akan terlihat seperti di bawah ini.</p>
<p></p>
<p>Lanjutkan dengan menduplikasi dan memberikan nomor pada masing-masing tombol.</p>
<p></p>
<h3>Langkah 8</h3>
<p>Kita akan membuat detil yang ada pada tombol merah. Gunakan <strong>Ellipse Tool</strong> lalu hapus bagian yang tidak perlu sehingga bentuknya menyerupai bulan sabit yang tipis.</p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p>Berikan efek <strong>Bevel and Emboss</strong> dan <strong>Drop Shadow</strong>. Atur juga opacity layer bentuk detil tersebut agar terlihat natural.</p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<h3>Langkah 9</h3>
<p>Bentuk keyBCA tidak flat, pada bagian samping ada bagian yang menurun/miring. Kita akan membuat efek itu dengan menggunakan <strong>Pen Tool</strong>. Gambar bagian tersebut dengan mengikuti hasil scan keyBCA yang asli.</p>
<p></p>
<h3>Langkah 10</h3>
<p>Tambahkan juga bintik-bintik (lubang kecil) yang ada di bagian samping bawah keyBCA. Gunakan <strong>Ellipse Tool</strong> dan efek G<strong>radient Overlay </strong>(agar menghasilkan efek berlubang), lalu atur posisinya.</p>
<p></p>
<p></p>
<h3>Langkah 11</h3>
<p>Tambahkan sedikit tekstur pada &#8220;Bentuk Dasar&#8221; supaya lebih realistis. Berikan efek Noise, <strong>Filter &gt; Noise &gt; Add Noise</strong>.</p>
<p></p>
<h3>Langkah 12</h3>
<p>Final Touch! tambahkan logo keyBCA di atas. Dan kita sudah selesai!  </p>
<p></p>
<h3>Hasil Akhir</h3>
<p></p>
<p>Saya menambahkan efek bayangan dengan menggunakan Soft Brush. Icon keyBCA ini sudah siap di pakai, tinggal di resize/di perkecil sesuai dengan kebutuhan kamu. Untuk ukuran icon yang kecil (misal: 32 x 32) akan ada beberapa detil yang di hilangkan, seperti nomor pada tombol dan logo keyBCA. Dokumen icon ini berupa PSD dan PNG, bisa kamu unduh melalui tombol di akhir posting (930Kb).</p>
<p>Yang terpenting dalam membuat icon seperti ini adalah kesabaran dan detil, semakin detil icon yang kamu buat, akan semakin &#8220;wow&#8221; terlihatnya. Kalau kamu mempunyai icon buatan kamu sendiri, ayo di tunjukkan kepada teman-teman yang lain dengan bergabung di <a href="http://www.flickr.com/groups/jurusgrafis/pool/" target="_blank">Grup Flickr Jurus Grafis</a>  </p>
<p><em>Jangan sampai ketinggalan tutorial berikutnya, ayo berlangganan dengan </em><a href="http://feeds.feedburner.com/jurusgrafis" target="_blank"><em>RSS</em></a><em> dan </em><a href="http://feedburner.google.com/fb/a/mailverify?uri=JurusGrafis&amp;loc=en_US" target="_blank"><em>Email</em></a><em>. Temui juga </em><a href="http://www.facebook.com/pages/Jurus-Grafis/147404749502" target="_blank"><em>Jurus Grafis di Facebook</em></a><em> dan </em><a href="http://twitter.com/jurusgrafis" target="_blank"><em>ikuti Twitter Jurus Grafis</em></a><em>.</em></p>
<p><em><a class="downloadlink" href="http://jurusgrafis.com/wp-content/plugins/download-monitor/download.php?id=13" title="Version1 downloaded 268 times" >Membuat_Icon_keyBCA (268)</a></em></p>
<script type='text/javascript'>document.getElementById("post-1237-blankimage").onload();</script>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurusgrafis.com/tutorial/membuat-icon-realistis-dengan-photoshop/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Teknik Masking Dasar di Photoshop</title>
		<link>http://jurusgrafis.com/tutorial/teknik-masking-dasar-di-photoshop/</link>
		<comments>http://jurusgrafis.com/tutorial/teknik-masking-dasar-di-photoshop/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Dec 2009 10:00:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Richard Fang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Photoshop]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[Masking]]></category>
		<category><![CDATA[Trik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurusgrafis.com/?p=1166</guid>
		<description><![CDATA[
Dengan teknik yang simpel dan mudah ini kita akan mengolah foto biasa menjadi sebuah karya yang memukau. Masking sangat berguna karena tidak bersifat merusak/merubah foto asli.

Dibandingkan dengan Eraser Tool, akan lebih bijak kalau kamu menggunakan teknik Masking. Foto asli tidak akan terganggu dan kita dapat menghapus efek masking dengan mudah (jika suatu saat akan ada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<p>Dengan teknik yang simpel dan mudah ini kita akan mengolah foto biasa menjadi sebuah karya yang memukau. Masking sangat berguna karena tidak bersifat merusak/merubah foto asli.</p>
<p><span id="more-1166"></span></p>
<p>Dibandingkan dengan Eraser Tool, akan lebih bijak kalau kamu menggunakan teknik Masking. Foto asli tidak akan terganggu dan kita dapat menghapus efek masking dengan mudah (jika suatu saat akan ada perubahan/revisi).</p>
<p>Untuk memulai tutorial ini kamu bisa mengunduh <a href="http://www.flickr.com/photos/8078381@N03/2683238976/sizes/l/" target="_blank">tekstur kertas</a> dan <a href="http://env1ro.deviantart.com/art/WaterColor-2-Brushes-Pack-52422066" target="_blank">watercolor brush</a> serta <a href="http://env1ro.deviantart.com/art/WaterColor-1-Brushes-Pack-52419602" target="_blank">watercolor brush 2</a> yang akan kita pakai. Stok foto akan saya siapkan di dokumen yang bisa kamu unduh di akhir posting.</p>
<p>Jika sudah siap semua, mari kita mulai!</p>
<h3>Langkah 1</h3>
<p>Buka foto di Photoshop.</p>
<p></p>
<p>Lalu rubah layer &#8220;Background&#8221; yang terkunci menjadi &#8220;layer 0&#8243; dengan cara Dobel Klik pada layer &#8220;Background&#8221; tersebut.</p>
<p></p>
<h3>Langkah 2</h3>
<p>Ini merupakan inti dari tutorial ini. Ubah nama &#8220;layer 0&#8243; menjadi &#8220;foto&#8221;.</p>
<p>Buat layer baru (layer 1) di bawah layer &#8220;foto&#8221; lalu Klik Kanan pada layer &#8220;foto&#8221; dan pilih Create Clipping Mask.</p>
<p></p>
<p>Foto akan hilang. Tetap tenang   karena memang begitu. Ikuti terus langkah selanjutnya.</p>
<h3>Langkah 3</h3>
<p>Saatnya bereksperimen! Klik layer 1, dan mulailah menggunakan brush yang sudah kamu unduh tadi. Dengan mengaplikasikan brush pada layer 1 maka foto akan mulai kelihatan (ini bisa dinamakan UnMask).</p>
<p></p>
<p></p>
<p>Jangan lupa untuk mengganti nama &#8220;layer 1&#8243; menjadi &#8220;brush&#8221;.</p>
<h3>Langkah 4</h3>
<p>Gunakan tekstur kertas yang sudah kamu unduh sebagai background pada karya. Ini merupakan pilihan personal, kamu bisa menggunakan tekstur dan background yang lain sesuai selera kamu sendiri.</p>
<p></p>
<p>Ya, sampai disini kita sudah selesai! Cepat dan mudah bukan?  </p>
<h3>Hasil Akhir</h3>
<p>Saya memainkan sedikit Brightness/Contrast pada tekstur kertas dan foto. Dan juga mengurangi Saturation pada foto, hasilnya terlihat seperti di bawah ini.</p>
<p></p>
<p>Sekarang kamu sudah mengerti dan bisa mengaplikasikan teknik masking dasar yang pasti akan sering di pakai. Jadi, jangan ragu lagi untuk bergabung dengan <a href="http://www.flickr.com/groups/jurusgrafis/pool/" target="_blank">Grup Flickr Jurus Grafis</a>, di sana kamu bisa memamerkan karya kamu!</p>
<p>Silakan unduh dokumen grafis ini (3,5Mb) melalui tombol di akhir posting supaya kamu lebih jelas melihat cara kerja teknik ini.</p>
<p><em>Ikuti </em><a href="http://twitter.com/jurusgrafis" target="_blank"><em>Twitter Jurus Grafis</em></a><em> dan temui </em><a href="http://www.facebook.com/pages/Jurus-Grafis/147404749502" target="_blank"><em>Jurus Grafis di Facebook</em></a><em>, kalau tidak ingin ketinggalan tutorial selanjutnya silakan berlangganan gratis dengan </em><a href="http://feeds.feedburner.com/jurusgrafis" target="_blank"><em>RSS</em></a><em> dan </em><a href="http://feedburner.google.com/fb/a/mailverify?uri=JurusGrafis&amp;loc=en_US" target="_blank"><em>Email</em></a><em>.</em></p>
<p><em><a class="downloadlink" href="http://jurusgrafis.com/wp-content/plugins/download-monitor/download.php?id=12" title="Version1 downloaded 840 times" >Teknik_Masking_Dasar_Photoshop (840)</a></em></p>
<script type='text/javascript'>document.getElementById("post-1166-blankimage").onload();</script>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurusgrafis.com/tutorial/teknik-masking-dasar-di-photoshop/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>21</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Merancang Tipografi Gaya Bebas</title>
		<link>http://jurusgrafis.com/tutorial/merancang-tipografi-gaya-bebas/</link>
		<comments>http://jurusgrafis.com/tutorial/merancang-tipografi-gaya-bebas/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Dec 2009 16:16:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Richard Fang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Illustrator]]></category>
		<category><![CDATA[Ilustrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Photoshop]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[Gaya Bebas]]></category>
		<category><![CDATA[Tipografi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurusgrafis.com/?p=993</guid>
		<description><![CDATA[
Tipografi tidak hanya sekedar elemen yang memberikan informasi saja. Jika kita bisa mengolahnya dengan baik, maka tipografi dapat berdiri sendiri sebagai informasi dan sebagai karya desain grafis.

Dalam video tutorial kali ini, kita akan belajar bagaimana membuat tipografi gaya bebas di Adobe Illustrator dan melakukan tahap penyelesaian di Adobe Photoshop. Karena terlalu panjang jika di gabung [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<p>Tipografi tidak hanya sekedar elemen yang memberikan informasi saja. Jika kita bisa mengolahnya dengan baik, maka tipografi dapat berdiri sendiri sebagai informasi dan sebagai karya desain grafis.</p>
<p><span id="more-993"></span></p>
<p>Dalam video tutorial kali ini, kita akan belajar bagaimana membuat tipografi gaya bebas di Adobe Illustrator dan melakukan tahap penyelesaian di Adobe Photoshop. Karena terlalu panjang jika di gabung kedalam satu video, maka saya membaginya menjadi 2 bagian, yaitu tahap Illustrator dan tahap Photoshop.</p>
<p>Hasil akhir yang kita rancang akan terlihat seperti gambar di bawah ini.</p>
<p></p>
<h3>Perancangan Bentuk Tipografi Dasar di Illustrator</h3>
<p><object id="stVkxcRUVIR19fQlpcX1xRU1Zd" classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="535" height="316" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowScriptAccess" value="always" /><param name="flashvars" value="video=stVkxcRUVIR19fQlpcX1xRU1Zd" /><param name="src" value="http://www.screentoaster.com/swf/STPlayer.swf" /><param name="allowfullscreen" value="true" /><embed wmode="transparent" id="stVkxcRUVIR19fQlpcX1xRU1Zd" type="application/x-shockwave-flash" width="535" height="316" src="http://www.screentoaster.com/swf/STPlayer.swf" flashvars="video=stVkxcRUVIR19fQlpcX1xRU1Zd" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object></p>
<h3>Tahap Penyelesain Karya di Photoshop</h3>
<p><object id="stVkxcRUVIR19fQlpVW1JbU1BU" classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="535" height="316" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowScriptAccess" value="always" /><param name="flashvars" value="video=stVkxcRUVIR19fQlpVW1JbU1BU" /><param name="src" value="http://www.screentoaster.com/swf/STPlayer.swf" /><param name="allowfullscreen" value="true" /><embed wmode="transparent" id="stVkxcRUVIR19fQlpVW1JbU1BU" type="application/x-shockwave-flash" width="535" height="316" src="http://www.screentoaster.com/swf/STPlayer.swf" flashvars="video=stVkxcRUVIR19fQlpVW1JbU1BU" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object></p>
<p>Kamu bisa memakai teknik ini untuk di aplikasikan tidak hanya pada tipografi saja, tetapi bisa di gunakan pada ilustrasi, desain karakter, pembuatan logo dan lainnya.</p>
<p>Dokumen grafis tutorial ini (1,7Mb) dapat di unduh melalui tombol di akhir posting. Jangan lupa untuk bergabung dan memamerkan karya desain kamu di <a href="http://www.flickr.com/groups/jurusgrafis/pool/" target="_blank">Grup Flickr Jurus Grafis</a>.</p>
<p><em>Ikuti <a href="http://twitter.com/jurusgrafis" target="_blank">Twitter Jurus Grafis</a> dan temui <a href="http://www.facebook.com/pages/Jurus-Grafis/147404749502" target="_blank">Jurus Grafis di Facebook</a>. Kalau tidak ingin ketinggalan tutorial menarik lainnya, kamu bisa berlangganan dengan <a href="http://feedburner.google.com/fb/a/mailverify?uri=JurusGrafis&amp;loc=en_US" target="_blank">Email</a> atau <a href="http://feeds.feedburner.com/jurusgrafis" target="_blank">RSS</a>. </em></p>
<a class="downloadlink" href="http://jurusgrafis.com/wp-content/plugins/download-monitor/download.php?id=11" title="Version1 downloaded 549 times" >Merancang_Tipografi_gaya_bebas (549)</a>
<script type='text/javascript'>document.getElementById("post-993-blankimage").onload();</script>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurusgrafis.com/tutorial/merancang-tipografi-gaya-bebas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mendesain Kartunama Desainer Grafis Dengan Photoshop</title>
		<link>http://jurusgrafis.com/tutorial/mendesain-kartunama-desainer-grafis-dengan-photoshop/</link>
		<comments>http://jurusgrafis.com/tutorial/mendesain-kartunama-desainer-grafis-dengan-photoshop/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Dec 2009 12:29:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Richard Fang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Photoshop]]></category>
		<category><![CDATA[Print]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[Kartunama]]></category>
		<category><![CDATA[Video]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurusgrafis.com/?p=974</guid>
		<description><![CDATA[
Untuk mendesain kartunama sebenarnya tidak ada aturan khusus karena menyangkut kepribadian masing-masing individu dan citra apa yang ingin di tampilkan di kartunama.

Tetapi ada beberapa aturan dasar yang tidak boleh di langgar, seperti besar font (jangan terlalu besar/kecil) dan lainnya, kamu bisa melihat artikel 6 Tips Mendesain Kartunama Unik &#38; Menarik untuk lebih jelasnya.
Pada tutorial kali [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<p>Untuk mendesain kartunama sebenarnya tidak ada aturan khusus karena menyangkut kepribadian masing-masing individu dan citra apa yang ingin di tampilkan di kartunama.</p>
<p><span id="more-974"></span></p>
<p>Tetapi ada beberapa aturan dasar yang tidak boleh di langgar, seperti besar font (jangan terlalu besar/kecil) dan lainnya, kamu bisa melihat artikel <a href="http://jurusgrafis.com/tutorial/tips-mendesain-kartunama-unik-dan-menarik/" target="_blank">6 Tips Mendesain Kartunama Unik &amp; Menarik</a> untuk lebih jelasnya.</p>
<p>Pada tutorial kali ini, kita akan mendesain kartunama dengan ide yang simpel, yaitu seperti sedang di rancang di Photoshop. Dan pada kesempatan ini juga saya membuat video tutorial, karena akan lebih mudah bagi kamu yang baru belajar desain dan menggunakan Photoshop. Jadi, silakan menikmati video tutorial ini  </p>
<p><object classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="535" height="301" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="allowfullscreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><param name="src" value="http://vimeo.com/moogaloop.swf?clip_id=7979633&amp;server=vimeo.com&amp;show_title=1&amp;show_byline=1&amp;show_portrait=0&amp;color=fc444d&amp;fullscreen=1" /><embed wmode="transparent" type="application/x-shockwave-flash" width="535" height="301" src="http://vimeo.com/moogaloop.swf?clip_id=7979633&amp;server=vimeo.com&amp;show_title=1&amp;show_byline=1&amp;show_portrait=0&amp;color=fc444d&amp;fullscreen=1" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object></p>
<p>Bagaimana? cukup mudah bukan? Karena ini video tutorial perdana, saya butuh masukan kalau ada yang kurang untuk di perbaiki selanjutnya. Atau mungkin lebih cepat dan mudah dengan tutorial seperti biasanya? (gambar diam dan text), silakan berkomentar.</p>
<p>Dokumen Photoshop desain kartunama ini bisa kamu unduh melalui tombol di akhir posting (476Kb) dan bisa kamu gunakan gratis untuk kepentingan kamu sendiri, atau untuk pembelajaran.</p>
<p>Kalau kamu ingin mencetak kartunama, saya merekomendasikan <a href="http://kartunama.net" target="_blank">Kartunama.net</a>. Hasil cetakan nya bagus, bisa 1 box saja, dan yang paling penting kita bisa memesan nya melalui internet tanpa harus pergi ke tempat percetakannya (hemat waktu). So, tunggu apalagi? mulailah mendesain dan cetak di Kartunama.net  </p>
<p><strong>Tautan Terkait :</strong><br />
<a href="http://www.vimeo.com/7979633" target="_blank"> Lihat Video Tutorial Mendesain Kartunama di Vimeo (HD Video)</a><br />
<a href="http://jurusgrafis.com/tutorial/tips-mendesain-kartunama-unik-dan-menarik/" target="_blank"> 6 Tips Mendesain Kartunama Unik dan Menarik</a></p>
<p><em>Jangan lupa bergabung dengan teman-teman yang lain di <a href="http://www.facebook.com/pages/Jurus-Grafis/147404749502" target="_blank">Facebook Page Jurus Grafis</a>, dan ikuti <a href="http://twitter.com/jurusgrafis" target="_blank">Twitter Jurus Grafis</a>.</em></p>
<p><em><a class="downloadlink" href="http://jurusgrafis.com/wp-content/plugins/download-monitor/download.php?id=10" title="Version1 downloaded 724 times" >Mendesain Kartunama Desainer Grafis (724)</a><br />
</em></p>
<script type='text/javascript'>document.getElementById("post-974-blankimage").onload();</script>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurusgrafis.com/tutorial/mendesain-kartunama-desainer-grafis-dengan-photoshop/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>25</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuat Efek Cahaya dan Mengaplikasikannya Menjadi Sebuah Karya Seni Digital</title>
		<link>http://jurusgrafis.com/tutorial/membuat-efek-cahaya-dan-mengaplikasikannya-menjadi-sebuah-karya-seni-digital/</link>
		<comments>http://jurusgrafis.com/tutorial/membuat-efek-cahaya-dan-mengaplikasikannya-menjadi-sebuah-karya-seni-digital/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Nov 2009 19:18:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Richard Fang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ilustrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Photoshop]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[Cahaya]]></category>
		<category><![CDATA[Efek]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurusgrafis.com/?p=632</guid>
		<description><![CDATA[
Efek cahaya saat ini sedang sering di gunakan di karya manipulasi foto dan seni digital, efek ini terinspirasi dari film dan game tahun 1980-an. Dengan penggunaan yang tepat , maka efek yang simpel ini dapat memberi nilai lebih pada karya fotografi, terutama untuk mempercantik foto standar dengan model yang sedang berpose. Pada tutorial kali ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<p>Efek cahaya saat ini sedang sering di gunakan di karya manipulasi foto dan seni digital, efek ini terinspirasi dari film dan game tahun 1980-an. Dengan penggunaan yang tepat , maka efek yang simpel ini dapat memberi nilai lebih pada karya fotografi, terutama untuk mempercantik foto standar dengan model yang sedang berpose. Pada tutorial kali ini kita akan belajar membuat efek cahaya dasar di Photoshop.<span id="more-632"></span></p>
<h3>Materi yang di perlukan</h3>
<p>Stok Fotografi, dapat di <a href="http://iniwoo.net/freebies/freebies-7-packs-of-high-quality-stock-photos/" target="_blank">unduh di sini</a>. Silakan pilih salah satu dari foto-foto yang sudah kamu unduh.</p>
<p>Brush Photoshop, kita akan menggunakan brush berbentuk bintang dan galaksi, ini untuk memberikan kesan luar angkasa. Silakan unduh <a href="http://javierzhx.deviantart.com/art/Galaxy-Set-By-BLazteR-28307641" target="_blank">di sini</a> dan <a href="http://sakura222-stock.deviantart.com/art/Starfield-brush-set-30314622" target="_blank">di sini</a>. (sekedar info, brush yang saya gunakan di tutorial ini agak berbeda sedikit, tetapi secara efek sama. Saya tidak bisa menemukan sumber asli brush yang saya pakai)</p>
<p>Jika kamu sudah menyiapkan materi-materi dasar tersebut, mari kita mulai!  </p>
<h3>Langkah 1</h3>
<p>Buka salah satu dokumen foto yang telah kamu unduh tadi di Photoshop.</p>
<p></p>
<h3>Langkah 2</h3>
<p>Kopi foto tersebut (sehingga menghasilkan layer baru) dan berikan efek Gaussian Blur. <strong>Filter &gt; Blur &gt; Gaussian Blur</strong>, ikuti pengaturannya seperti gambar di bawah ini.</p>
<p></p>
<p>Lalu ubah &#8220;Blending Mode&#8221; layer foto blur tersebut menjadi &#8220;Screen&#8221;</p>
<p></p>
<p>Hasilnya akan menjadi seperti di bawah ini.</p>
<p></p>
<h3>Langkah 3</h3>
<p>Kita akan membuat bidang cahaya yang pertama dengan menggunakan <strong>Rectangle Tool.</strong></p>
<p></p>
<h3>Langkah 4</h3>
<p>Gunakan teknik Masking untuk membuat bidang persegi tersebut menjadi bidang cahaya.</p>
<p></p>
<p>Selanjutnya, gunakan <strong>Gradient Tool (G)</strong> untuk mulai me-masking bidang tersebut, drag mouse kamu dari kanan ke kiri (atau sebaliknya, silakan di sesuaikan) sehingga bagian sebelah persegi menjadi perlahan menghilang.</p>
<p></p>
<p>Untuk memperhalus efek cahaya gunakan Soft Brush (ini masih dalam tahap Masking) dan ikuti instruksi gambar di bawah.</p>
<p></p>
<h3>Langkah 5</h3>
<p>Setelah bidang efek cahaya pertama kita buat, selanjutnya adalah pengaturan tata letak efek cahaya tersebut. Perhatikan juga pose model dalam foto tersebut, sebaiknya di sesuaikan supaya hasil akhirnya akan tampak lebih dinamis.</p>
<p></p>
<p>Jalani langkah ini dengan sabar karena akan mempengaruhi hasil akhir karya kita. <em>Duplikasi layer efek cahaya dengan cara mudah, <strong>pilih layer efek cahaya lalu Drag sambil menekan Alt.</strong></em></p>
<p>Untuk mengubah bentuk (besar, kecil dan rotasi), bisa menggunakan <strong>Free Transform Tool (Ctrl + T).</strong></p>
<p></p>
<h3>Langkah 6</h3>
<p>Karena kita akan mewarnai foto pada tahap akhir nanti, maka kita harus mengurangi warna asli foto tersebut.</p>
<p></p>
<p></p>
<h3>Langkah 7</h3>
<p>Saatnya mengaplikaskan Stars dan Galaxy Brush yang sudah kamu unduh sebelumnya. Selalu buat layer baru untuk satu komposisi brush, untuk memudahkan kita bila nanti perlu di atur lebih lanjut. Gunakan warna putih sebagai warna brush stars dan galaksi ini.</p>
<p></p>
<p>Saya menggunakan teknik Masking (seperti langkah 4 di atas) untuk menghilangkan bagian brush (stars &amp; galaxy) yang tidak penting, atur juga supaya efek ini tidak terlalu terlihat berlebihan.</p>
<p></p>
<h3>Langkah 8</h3>
<p>Kita sudah hampir selesai!   warnai foto tersebut dengan menggunakan Soft Brush, silakan atur warna dan besar Brush nya seperti yang kamu mau. Jangan lupa atur Blending Mode Layer warna menjadi Overlay dan selalu buat layer baru untuk setiap warna.</p>
<p></p>
<h3>Langkah 9</h3>
<p>Sentuhan akhir, tambahkan bidang hitam dengan menggunakan Soft Brush. Ini di perlukan supaya efek cahaya nya lebih &#8220;keluar&#8221; dan untuk memberikan dimensi dari gelap ke terang. Bila foto yang kamu gunakan sudah cukup gelap, bisa bermain di Brightness saja.</p>
<p></p>
<h3>Hasil Akhir</h3>
<p>Saya sedikit mempertajam foto asli dengan menggunakan<strong> Image &gt; Adjustments &gt; Brightness/Contrast</strong>, sehingga hasil akhirnya foto terlihat lebih tajam.</p>
<p></p>
<p>Ya, sekarang kamu sudah mengetahui trik membuat efek cahaya dasar. Dengan menggunakan teknik yang sama kamu juga bisa membuat karya yang lebih rumit.</p>
<p>Unduh dokumen grafis tutorial ini (4,1 Mb) lengkap dengan foto asli yang saya gunakan. Jangan lupa tunjukkan karya kamu dengan bergabung di <a href="http://www.flickr.com/groups/jurusgrafis/pool/" target="_blank">Grup Flickr Jurus Grafis</a>.</p>
<p>Tidak mau ketinggalan tutorial berikutnya? Silakan berlangganan melalui <a href="http://feeds.feedburner.com/jurusgrafis" target="_blank">RSS</a> atau <a href="http://feedburner.google.com/fb/a/mailverify?uri=JurusGrafis&amp;loc=en_US" target="_blank">Email</a>, dan <a href="http://twitter.com/jurusgrafis" target="_blank">ikuti Twitter Jurus Grafis</a>, serta <a href="http://www.facebook.com/pages/Jurus-Grafis/147404749502" target="_blank">Facebook Page Jurus Grafis</a>.</p>
<p><em><strong>Tautan Terkait :</strong><br />
- <a href="http://nopattern.com/nopattern/" target="_blank">Chuck Anderson</a> adalah desainer grafis yang membuat populer kembali efek cahaya ini pada tahun 2005.</em></p>
<a class="downloadlink" href="http://jurusgrafis.com/wp-content/plugins/download-monitor/download.php?id=7" title="Version1 downloaded 848 times" >Membuat Efek Cahaya Tutorial (848)</a>
<script type='text/javascript'>document.getElementById("post-632-blankimage").onload();</script>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurusgrafis.com/tutorial/membuat-efek-cahaya-dan-mengaplikasikannya-menjadi-sebuah-karya-seni-digital/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>33</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuat Efek Letterpress Dengan Mudah di Photoshop</title>
		<link>http://jurusgrafis.com/tutorial/membuat-efek-letterpress-dengan-mudah-di-photoshop/</link>
		<comments>http://jurusgrafis.com/tutorial/membuat-efek-letterpress-dengan-mudah-di-photoshop/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Oct 2009 11:44:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Richard Fang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Photoshop]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[Efek Letterpress]]></category>
		<category><![CDATA[Video]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurusgrafis.com/?p=584</guid>
		<description><![CDATA[
Efek Letterpress merupakan efek yang sangat populer sekali di dunia desain website, kita sering melihat nya di gunakan sebagai pemanis text pada tombol, sampai kepada headline dengan font besar menggunakan efek ini juga. Pada tutorial kali ini kita akan belajar menghasilkan efek letterpress dengan sangat mudah di Photoshop.

Efek ini terinspirasi dari teknik cetak yang bernama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<p>Efek Letterpress merupakan efek yang sangat populer sekali di dunia desain website, kita sering melihat nya di gunakan sebagai pemanis text pada tombol, sampai kepada headline dengan font besar menggunakan efek ini juga. Pada tutorial kali ini kita akan belajar menghasilkan efek letterpress dengan sangat mudah di Photoshop.</p>
<p><span id="more-584"></span></p>
<p>Efek ini terinspirasi dari teknik cetak yang bernama sama, yaitu Letterpress. Efek ini merupakan kebalikan dari emboss, kalau emboss itu huruf menjadi timbul, sebaliknya efek Letterpress akan memberikan efek seperti &#8216;masuk&#8217; ke dalam, ya sesuai namanya seperti di &#8220;press&#8221;.</p>
<p>Kita bisa dengan sangat mudah membuatnya di Photoshop, bagi kalian yang sering mendesain website pasti sering menggunakan teknik ini (termasuk saya juga) untuk memberikan detil yang tidak terlalu menonjol tetapi kalau tidak ada rasanya akan berbeda (terlalu plain). Ok, langsung saja, bagi yang belum pernah mencoba, pasti ketagihan akan efek ini  </p>
<h3>Langkah 1</h3>
<p>Buka dokumen baru di Photoshop berukuran 640 x 480 pixel seperti gambar di bawah ini.</p>
<p></p>
<h3>Langkah 2</h3>
<p>Beri warna merah maroon pada background dengan menggunakan <strong>Paint Bucket Tool (G)</strong>. Setelah itu berikan efek cahaya dengan menggunakan<strong> Filter &gt; Render &gt; Lightning Effects</strong> , dan atur setting Lightning Effects nya sesuai yang kamu mau. Untuk kali ini, saya membuat seolah-olah ada cahaya dari atas.</p>
<p></p>
<p></p>
<h3>Langkah 3</h3>
<p>Ketiklah kata/text yang kamu inginkan, yang perlu di perhatikan adalah efek Letterpress ini akan terlihat bagus bila hurufnya tebal dan besar, namun tidak menutup kemungkinan huruf yang tipis juga akan menghasilkan efek yang bagus pula.</p>
<p></p>
<h3>Langkah 4</h3>
<p>Ini kuncinya, kita akan memberikan efek Letterpress pada text yang sudah kita ketik. Untuk menghasilkan efek ini, di perlukan 3 jenis layer Style, yaitu, <strong>Drop Shadow</strong>, <strong>Inner Shadow</strong>, dan <strong>Gradient Overlay</strong>. Dobel klik layer text kamu dan mulailah memberikan Layer Style dengan setting seperti 3 gambar berikut.</p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p>Setelah semua Layer Style kamu berikan, maka kamu akan mendapatkan hasil akhir text kamu seperti berikut ini.</p>
<p></p>
<p>Kita sudah selesai! Mudah bukan?   kamu bisa mencobanya dengan elemen selain huruf, tentu di sesuaikan dengan kebutuhan desain kamu sendiri. Selain untuk desain website, kita juga bisa menggunakan teknik ini misalnya pada desain kartunama, dan kebutuhan desain cetak yang lain nya.</p>
<h3>Hasil Akhir</h3>
<p></p>
<p>Silakan unduh dokumen hasil akhir di atas (475 Kb) supaya kamu bisa lebih jelas membedah teknik tersebut.</p>
<p><em><strong>Catatan : </strong><br />
- Warna Background harus lebih terang daripada warna text.<br />
- Jangan terlalu jelas memberikan efek Drop Shadow (perhatikan Opacity) , karena akan memberikan kesan tidak riil. </em></p>
<p><em><strong>Tautan Terkait :</strong><br />
<a href="http://line25.com/articles/web-design-trend-showcase-letterpress-text-effect" target="_blank">Contoh Penerapan Efek Letterpress di Desain Website </a><br />
</em></p>
<p>Bagi yang belum bergabung di Grup Flickr Jurus Grafis, <a href="http://www.flickr.com/groups/jurusgrafis/pool/" target="_blank">mari bergabung!</a>   atau temui <a href="http://www.facebook.com/pages/Jurus-Grafis/147404749502" target="_blank">Jurus Grafis di Facebook Page</a>.</p>
<a class="downloadlink" href="http://jurusgrafis.com/wp-content/plugins/download-monitor/download.php?id=6" title="Version1 downloaded 471 times" >Efek Letterpress sangat Mudah (471)</a>
<script type='text/javascript'>document.getElementById("post-584-blankimage").onload();</script>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurusgrafis.com/tutorial/membuat-efek-letterpress-dengan-mudah-di-photoshop/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Merancang Desain Website Seperti Kartunama</title>
		<link>http://jurusgrafis.com/tutorial/merancang-desain-website-seperti-kartunama/</link>
		<comments>http://jurusgrafis.com/tutorial/merancang-desain-website-seperti-kartunama/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Oct 2009 15:29:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Richard Fang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Desain Website]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[Desain Web]]></category>
		<category><![CDATA[Kartunama]]></category>
		<category><![CDATA[Minimalis]]></category>
		<category><![CDATA[Photoshop]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurusgrafis.com/?p=473</guid>
		<description><![CDATA[
Ya kamu tidak salah membaca, kita akan merancang desain website kartunama. Sekarang ini sedang tren di luar sana karena gaya visual nya yang biasanya minimalis dan to the point. Sehingga waktu loading yang di butuhkan lebih cepat di banding website portfolio biasa.

Sebelum kita memulai mendesain untuk website (jenis apa saja, tidak hanya web kartunama ini) [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<p>Ya kamu tidak salah membaca, kita akan merancang desain website kartunama. Sekarang ini sedang tren di luar sana karena gaya visual nya yang biasanya minimalis dan to the point. Sehingga waktu loading yang di butuhkan lebih cepat di banding website portfolio biasa.</p>
<p><span id="more-473"></span></p>
<p>Sebelum kita memulai mendesain untuk website (jenis apa saja, tidak hanya web kartunama ini) kita perlu <a href="http://960.gs/" target="_blank">mengunduh template grid yang sudah menjadi standar</a> jaman sekarang, yaitu <strong>960 Grid System</strong>. Dengan menggunakan grid ini kita di bantu, karena ukuran lebar website kita pasti aman di resolusi monitor manapun (dari 1024 x 768 ke atas), dan juga untuk mempermudah proses pengkodingan nantinya.</p>
<p>Mengapa website kartunama? well, selain tren, cara penggunaan website ini juga mudah, tidak banyak embel-embel sana sini dan konsep bentuk nya yang mini sangat menarik dan berbeda, seperti kartunama tetapi online. Biasanya hanya terdiri dari 3-4 menu utama saja, walaupun ada juga yang hanya 1 menu (halaman about saja). Ok, jika sudah siap semua, mari kita mulai!  </p>
<h3>Langkah 1</h3>
<p>Buka template 960 gs yang sudah kamu unduh tadi di photoshop. Untuk website jenis ini, saya menggunakan tipe 12 kolom.</p>
<p></p>
<h3>Langkah 2</h3>
<p>Buat background dengan menggunakan Rectangle Tool (U). Sisakan bagian atas tetap kosong, karena kita akan membuat 2 bidang background.</p>
<p></p>
<p>Duplikasi layer &#8216;back1&#8242; sehingga menghasilkan layer &#8216;back1 copy&#8217;, ubah nama layer nya menjadi &#8216;back2&#8242;. Lalu pindahkan ke bawah layer &#8216;back1&#8242; dan geser ke atas sehingga menghasilkan bidang background yang kedua.</p>
<p></p>
<h3>Langkah 3</h3>
<p>Gunakan Rectangle Tool lagi dan buat bidang berwarna putih sebagai dasar konten web ini. Atur supaya bidang ini pas berada di tengah dokumen. (caranya mudah tinggal menghitung grid kiri dan kanan lalu samakan jumlahnya). Perhatikan juga pengorganisasian layer kamu, gunakan folder dan namakan setiap layer. Ingat, mungkin saja bukan kamu nantinya yang melakukan proses koding, jadi lebih baik buat dokumen ini mudah di mengerti.</p>
<p></p>
<p>Selanjutnya membuat bagian bawah bidang konten dengan Rounded Corner. Tetap gunakan Rectangle Tool, tekan icon Rectangle Tool sampai muncul list bentuk-bentuk yang bisa kita gunakan, lalu pilih Rounded Rectangle.</p>
<p>Sengaja saya buat terpisah supaya nanti jika konten nya banyak (memanjang ke bawah), maka kita tinggal mengatur shape Rounded Rectangle saja yang masih bersifat vektor dengan sangat mudah.</p>
<p></p>
<h3>Langkah 4</h3>
<p>Kita akan membuat efek seperti kertas berlipat dari dalam background. Buat bidang diantara layer &#8216;back1&#8242; dan &#8216;back2&#8242; dengan menggunakan Rounded Rectangle Tool.</p>
<p></p>
<p>Lalu buat bayangan lipatan nya, masih dengan menggunakan Rounded Rectangle Tool, setelah itu lakukan Masking pada layer tersebut. Cara Masking adalah pilih layer yang mau di masking &gt; klik kanan &gt; Create Clipping Mask.</p>
<p></p>
<p>Buat juga bayangan untuk sisi kanan dengan teknik yang sama, sehingga hasil yang kamu dapat akan menjadi seperti dibawah ini.</p>
<p></p>
<h3>Langkah 5</h3>
<p>Supaya tidak terlihat kaku, maka kita akan memberikan efek dimensi di dalam bayangan tersebut. Dobel klik layer bayangan tersebut dan berikan Style Gradient Overlay. Aplikasikan juga pada sisi bayangan yang satu lagi, jangan lupa merubah arah gradient nya sehingga terlihat natural.</p>
<p></p>
<h3>Langkah 6</h3>
<p>Selanjutnya kita membuat bayangan untuk bidang putih, yang perlu di perhatikan adalah intensitas bayangan, jangan terlalu terlihat sekali, cukup sedikit saja dengan pengaturan Opacity. Jadi efek yang di hasilkan akan terlihat lebih lembut dan natural.</p>
<p>Gunakan Soft Brush (B) karena lebih mudah di kontrol dan tidak kaku, daripada langsung memberikan efek Drop Shadow biasa.</p>
<p></p>
<h3>Langkah 7</h3>
<p>Berikan dimensi pada background dengan menggunakan Soft Brush. Buat layer baru, lalu langsung masking di atas layer &#8216;back1&#8242;. Setelah itu kamu tinggal mem-brush   dari kiri ke kanan.</p>
<p></p>
<h3>Langkah 8</h3>
<p>Sekarang background yang kedua, di bidang ini kita akan memberikan efek cahaya seolah-olah ada di belakang area konten. Caranya masih sama dengan langkah 7.</p>
<p></p>
<h3>Langkah 9</h3>
<p>Buat tombol menu utama. Untuk saat ini saya menggunakan 3 menu saja, yaitu About, Works dan Contact. Gunakan Rounded Rectangle Tool dan atur posisi nya sehingga jarak setiap tombol sama persis.</p>
<p></p>
<h3>Langkah 10</h3>
<p>Berikan Layer Style pada ketiga tombol tersebut. Yang pertama kita akan menggunakan Gradient Overlay, untuk menghasilkan dimensi (supaya tidak flat), dan yang kedua kita menambahkan Stroke, agar tombol terlihat lebih tajam. Ikuti pengaturan di bawah ini, lalu Copy Layer Style (caranya : pilih layer tombol &gt; klik kanan) ke setiap tombol.</p>
<p></p>
<p>Saya memutuskan untuk mengatur ulang bentuk tombol menjadi seperti di bawah ini. Menggunakan warna merah pada tombol yang sedang aktif dan warna abu-abu muda untuk yang tidak aktif.</p>
<p></p>
<h3>Langkah 11</h3>
<p>Namakan tombol tersebut dengan Type Tool, saya menggunakan font Georgia Bold Italic dan setelah itu beri efek Drop Shadow supaya lebih jelas.</p>
<p></p>
<h3>Langkah 12</h3>
<p>Buat dimensi pada bagian konten area dengan menggunakan Rounded Rectangle Tool, lalu Masking Shape tersebut dengan Gradient.</p>
<p></p>
<h3>Langkah 13</h3>
<p>Sekarang saatnya kita mengisi bagian konten tersebut, saya menggunakan gaya yang minimal saja. Gunakan foto atau avatar kamu, lalu atur tata letak tulisan.</p>
<p>Yang perlu di ingat adalah ukuran font pada body text, sekarang ini standar nya adalah 14 point, memang 12 point masih terbaca, tetapi saya tidak mau menyulitkan orang yang melihat website kartunama ini.</p>
<p></p>
<h3>Hasil Akhir</h3>
<p>Selanjutnya tinggal membereskan tiap bagian, saya berusaha membuat nya se-simpel mungkin. Untuk bagian Works, langsung menampilkan portfolio, jika di klik akan muncul LightBox lengkap dengan judul projek. Dan yang terakhir bagian Contact, langsung menampilkan form kontak.</p>
<p>Kamu bisa mengganti bagian Contact, dengan icon social media, seperti Facebook, Twitter dan lain nya untuk memudahkan orang mengontak dan berteman dengan kamu.</p>
<p></p>
<p></p>
<p>Yak! kita sudah selesai, tinggal merapihkan dokumen (menamakan layer dan mengatur folder) lalu siap untuk di berikan ke web developer/programmer, atau lebih baik lagi kalau kamu bisa melakukan pemrograman sendiri.</p>
<p>Bagi yang berbaik hati ingin mengkoding website kartunama ini silakan, tolong beritahu saya dan kita bisa bagikan gratis kepada para pembaca Jurus Grafis, mau sekalian di buat tutorial koding nya di blog kamu juga boleh.   Dapatkan dokumen ini (1 Mb) dengan menggunakan tombol unduh di akhir posting.</p>
<p><em>* </em><strong><em>Update</em></strong><em> &#8211; Ikuti juga tutorial konversi PSD menjadi CSS/Html desain web kartunama ini di </em><a href="http://visualmagz.com/web-design/tutorial-desain-website-format-kartunama-dengan-960-grid-system/" target="_blank"><em>VisualMagz</em></a></p>
<p>Tautan Terkait :<br />
<a href="http://cahcepu.com/inspirasi/32-contoh-tren-web-design-seperti-kartu-nama" target="_blank">32 Contoh Tren Web Design Seperti Kartunama </a></p>
<a class="downloadlink" href="http://jurusgrafis.com/wp-content/plugins/download-monitor/download.php?id=5" title="Version1 downloaded 406 times" >Merancang Desain Website seperti Kartunama (406)</a>
<script type='text/javascript'>document.getElementById("post-473-blankimage").onload();</script>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurusgrafis.com/tutorial/merancang-desain-website-seperti-kartunama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>27</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hasilkan Karya Unik Dengan Menggunakan Efek Gambar Pensil</title>
		<link>http://jurusgrafis.com/tutorial/hasilkan-karya-unik-dengan-menggunakan-efek-gambar-pensil/</link>
		<comments>http://jurusgrafis.com/tutorial/hasilkan-karya-unik-dengan-menggunakan-efek-gambar-pensil/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Oct 2009 04:03:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Richard Fang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ilustrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Photoshop]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[Efek]]></category>
		<category><![CDATA[Gambar]]></category>
		<category><![CDATA[Pensil]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurusgrafis.com/?p=386</guid>
		<description><![CDATA[
Karya yang mempunyai kesan manual selalu tampak menarik, dalam tutorial ini kita akan mempelajari teknik merubah foto biasa menjadi seperti di gambar manual dengan pensil.

Memang efek ini juga bisa di hasilkan dari efek standar bawaan Photoshop, tetapi kebanyakan kita tidak puas dengan efek yang di hasilkan, terlalu kaku dan tidak seperti gambar manual dengan pensil. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<p>Karya yang mempunyai kesan manual selalu tampak menarik, dalam tutorial ini kita akan mempelajari teknik merubah foto biasa menjadi seperti di gambar manual dengan pensil.</p>
<p><span id="more-386"></span></p>
<p>Memang efek ini juga bisa di hasilkan dari efek standar bawaan Photoshop, tetapi kebanyakan kita tidak puas dengan efek yang di hasilkan, terlalu kaku dan tidak seperti gambar manual dengan pensil. Tutorial ini akan menjelaskan langkah demi langkah merubah sebuah foto menjadi seperti di gambar dengan pensil.</p>
<p></p>
<p>Untuk sumber foto saya mencari di Flickr (dengan ketentuan Creative Commons dan bisa di edit sesuai keperluan kita). Silakan <a href="http://www.flickr.com/photos/bodoggirl/3598577585/ " target="_blank">unduh foto yang saya pakai di sini</a>. Setelah semua siap, mari kita mulai!</p>
<h3>Langkah 1</h3>
<p>Buka foto yang tadi kamu unduh di Photoshop, lalu kita akan membuat foto ini menjadi hitam putih. Pertama-tama kita menurunkan warna nya melalui <strong>Image &gt; Adjustment &gt; Hue/Saturation.</strong></p>
<p></p>
<p>Sesudah itu kita menaikan Brightness dan menurunkan Contrast dengan cara <strong>Image &gt; Adjustment &gt; Brightness/Contrast</strong></p>
<p></p>
<p>Yang terakhir adalah mengatur level foto tersebut,<strong> Image &gt; Adjustment &gt; Levels</strong></p>
<p></p>
<h3>Langkah 2</h3>
<p>Kita akan mengambil bagian model nya saja, jadi kita mulai men-trace bagian yang kita mau dengan Pen Tool (P).</p>
<p></p>
<h3>Langkah 3</h3>
<p>Sesudah semua bagian yang kita inginkan sudah di Trace, selanjutnya kita akan menseleksi bagian itu dengan <strong>Klik Kanan &gt; Make Selection</strong>. Selagi terpilih, tekan Ctrl + C (Copy), lalu buka dokumen baru (Ctrl + N) dan tekan Ctrl + V (Paste). Sekarang kita sudah memindahkan foto yang sudah di crop ke dokumen baru.</p>
<p></p>
<h3>Langkah 4</h3>
<p>Namakan layer1 menjadi &#8220;model&#8221;, lalu dobel klik dan berikan <strong>Layer Style &gt; Stroke.</strong></p>
<p></p>
<h3>Langkah 5</h3>
<p>Naikkan Lightness Layer model dengan cara, <strong>Image &gt; Adjustment &gt; Hue/Saturation.</strong></p>
<p></p>
<h3>Langkah 6</h3>
<p>Langkah ini paling menyenangkan, karena kita akan memberikan garis dasar pada gambar model tersebut. Buat Layer baru di atas foto model tersebut, gunakan Pen Tool (P) dan <strong>setting Brush nya menjadi &#8220;Simulate Pressure&#8221;,</strong> ini akan menghasilkan efek Brush yang halus. Prinsipnya adalah jangan terlalu rapih dalam memberikan stroke, cukup ikuti garis besarnya saja. Efek yang di hasilkan akan lebih terasa manual.</p>
<p></p>
<p>Setelah selesai semua, <strong>ubah Layer Blending Mode menjadi Multiply.</strong></p>
<p></p>
<h3>Langkah 7</h3>
<p>Mewarnai bagian tertentu dengan Brush, pilih Brush yang standar dan mulailah mewarnai. Jangan lupa menambahkan layer baru untuk warna. Dan ubah Blending Moder Layer warna ini menjadi Multiply.</p>
<p></p>
<h3>Langkah 8</h3>
<p>Duplikasi Layer &#8220;model&#8221; dan ubah Layer Blending Mode nya menjadi Multiply.</p>
<p></p>
<h3>Langkah 9</h3>
<p>Hapus bagian tertentu di layer &#8220;model copy&#8221; dengan menggunakan teknik Masking untuk memberikan efek cahaya. <strong>Matikan efek stroke supaya Masking bisa bekerja.</strong></p>
<p></p>
<h3>Langkah 10</h3>
<p>Pertegas bayangan di layer &#8220;model&#8221; dengan teknik<strong> Burn</strong>. Lalu pertajam garis foto nya dengan <strong>Filter &gt; Sharpen &gt; Sharpen Edges.</strong></p>
<p></p>
<h3>Langkah 11</h3>
<p>Tambahkan lagi layer baru untuk mempertegas bayangan. Buat bayangan dengan menggunakan<strong> Soft Brush.</strong></p>
<p></p>
<h3>Langkah 12</h3>
<p>Duplikasi layer &#8220;model&#8221; dan berikan efek Noise. <strong>Filter &gt; Noise &gt; Add Noise.</strong></p>
<p></p>
<h3>Langkah 13</h3>
<p>Berikan efek <strong>Motion Blur</strong> pada layer &#8220;model copy 2&#8243;, teknik ini yang akan menghasilkan efek gambar pensil (arsiran pensil).</p>
<p></p>
<h3>Langkah 14</h3>
<p>Bersihkan bagian muka di layer &#8220;model copy 2&#8243; dengan menggunakan teknik Masking.</p>
<p></p>
<p>Ya! sampai disini kita sudah selesai, efek gambar pensil yang unik sudah kita aplikasikan ke foto tersebut.</p>
<p></p>
<h3>Hasil Akhir</h3>
<p>Saya mempercantik karya ini dengan menambahkan tekstur cat air pada background, kamu juga bisa bereksperimen dengan hal yang lain.</p>
<p></p>
<p>Selamat mencoba! teknik ini bisa di gunakan untuk menghasilkan karya ilustrasi yang unik tanpa harus 100% menggambar dari awal. Silakan unduh dokumen tutorial ini melalui tombol di bawah (4,4 Mb), jangan lupa juga untuk bergabung di <a href="http://www.flickr.com/groups/jurusgrafis/pool/" target="_blank">Grup Flickr Jurus Grafis</a> untuk memamerkan karya kamu.</p>
<h3>Update!</h3>
<p>Karena banyak yang bertanya tentang cara &#8220;Simulate Pressure&#8221; Brush di Photoshop, maka saya membuat cuplikan video tutorial nya, silakan di <a href="http://screenr.com/J8B" target="_blank">lihat di sini</a> atau saksikan video di bawah ini, semoga membantu   (maaf, tidak ada narasi nya, masih menabung untuk beli mic  )</p>
<p><object classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="545" height="330" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="flashvars" value="i=23235" /><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="src" value="http://screenr.com/Content/assets/screenr_0817090731.swf" /><param name="allowfullscreen" value="true" /><embed wmode="transparent" type="application/x-shockwave-flash" width="545" height="330" src="http://screenr.com/Content/assets/screenr_0817090731.swf" allowfullscreen="true" flashvars="i=23235"></embed></object></p>
<a class="downloadlink" href="http://jurusgrafis.com/wp-content/plugins/download-monitor/download.php?id=4" title="Version1 downloaded 599 times" >Karya_Unik_dengan_efek_gambarpensil_JurusGrafis (599)</a>
<script type='text/javascript'>document.getElementById("post-386-blankimage").onload();</script>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurusgrafis.com/tutorial/hasilkan-karya-unik-dengan-menggunakan-efek-gambar-pensil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>23</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
