<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jurus Grafis - Tutorial / Tips / Inspirasi Desain &#187; samuel sinaga</title>
	<atom:link href="http://jurusgrafis.com/tag/samuel-sinaga/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jurusgrafis.com</link>
	<description>Photoshop &#124; Illustrator &#124; Print Design &#124; Web Design &#124; Template Desain Gratis</description>
	<lastBuildDate>Fri, 20 Jan 2012 05:05:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1.3</generator>
		<item>
		<title>Menyelami Ombak Visual Samuel Sinaga</title>
		<link>http://jurusgrafis.com/artikel/menyelami-ombak-visual-samuel-sinaga/</link>
		<comments>http://jurusgrafis.com/artikel/menyelami-ombak-visual-samuel-sinaga/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Oct 2009 05:19:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Richard Fang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Wawancara]]></category>
		<category><![CDATA[desainer grafis]]></category>
		<category><![CDATA[lokal]]></category>
		<category><![CDATA[samuel sinaga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurusgrafis.com/?p=456</guid>
		<description><![CDATA[Dengan nickname &#8220;Flow is King&#8221; yang senada dengan gaya visual nya, Samuel Sinaga memperlihatkan bahwa suatu karya tidak harus maximalist dan penuh dengan detil untuk membuat orang berdecak kagum, cukup dengan simplisitas dan pesan tersembunyi yang elegan. Kali ini Jurus Grafis berkesempatan mewawancarai Samuel Sinaga yang lebih dikenal dengan nick &#8220;Flow is King&#8221;, silakan menikmati [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<p>Dengan nickname &#8220;Flow is King&#8221; yang senada dengan gaya visual nya, Samuel Sinaga memperlihatkan bahwa suatu karya tidak harus maximalist dan penuh dengan detil untuk membuat orang berdecak kagum, cukup dengan simplisitas dan pesan tersembunyi yang elegan.</p>
<p><span id="more-456"></span></p>
<p>Kali ini Jurus Grafis berkesempatan mewawancarai Samuel Sinaga yang lebih dikenal dengan nick &#8220;Flow is King&#8221;, silakan menikmati  </p>
<h3>Halo Sam, bisa perkenalkan diri kamu? dan sejak kapan menyelami dunia desain grafis?</h3>
<p>Horas!, nama saya Samuel Sinaga, panggilan saya Samuel   , saya belajar menyelam sejak beberapa tahun silam hingga saya lulus Fakultas DKV beberapa waktu yang lalu, dan sekarang bekerja sebagai Illustrator di sebuah Kantor di bilangan Kemang, Jakarta Selatan.</p>
<p></p>
<h3>Gaya visual kamu unik dan mudah di kenali, bisa ceritakan proses eksplorasi nya sampai menjadi gaya seperti itu?</h3>
<p>Dahulu saya selalu berusaha memanjakan viewer saya dengan menghias karya2 saya dengan visual yg kompleks dan detail, namun berdasarkan tema-tema yang sederhana, hingga suatu waktu saya menemukan sebuah turning point dimana saya mempunyai ide ; untuk memutar balikkan visi saya dan menyuguhkan karya-karya dengan visual sederhana, namun mengandung pesan yang lebih luas, dengan demikian bukan hanya sebuah karya yang agak bagus untuk dilihat, namun juga viewer bisa sedikit memutar otak untuk menginterpretasikan karya-karya saya.   , &#8230; i think so..</p>
<p></p>
<h3>Apakah gaya visual kamu ini terpakai di projek desain sehari2? atau hanya sebagai seni saja?</h3>
<p>Kadang-kadang saya gunakan untuk projek2 tertentu, tentu disesuaikan dengan kebutuhan projek itu sendiri.</p>
<h3>Pernah merasa bosan dengan gaya tersebut?</h3>
<p>Pernah, namun akhirnya saya lebih memilih untuk mengembangkannya lebih jauh lagi, ketimbang banting stir dan pindah gaya  </p>
<p></p>
<h3>Apakah desainer grafis harus mempunyai gaya visual tertentu?</h3>
<p>Seorang designer grafis tentu harus bisa menyesuaikan gaya visualnya dengan tuntutan dari projek / klien, namun tanpa harus mengurangi ciri khas dari gaya visual si designer tersebut. Malahan ini yang membuat suatu projek semakin seru, proses menggabungkan egoisme desainer dan idealisme klien. Hasilnya saya jamin pasti lain daripada yang lain.  </p>
<p></p>
<h3>Ada projek menarik (komersial / personal) yang sedang kamu kerjakan?</h3>
<p>Saat ini sih saya hanya sibuk dengan rutinitas projek2 di kantor, untuk projek personal&#8230; ada beberapa projek yang sedang dalam proses, namun belum bisa saya beberkan disini, tunggu saja tanggal mainnya.</p>
<p></p>
<h3>Menurut kamu bagaimana perkembangan desain grafis di Indonesia saat ini?</h3>
<p>Menurut saya perkembangannya cukup pesat, setidaknya di kota-kota besar seperti Jakarta ini, dimana iklim desain grafis terasa cukup hangat dengan maraknya rumah-rumah grafis ataupun animo dari masyarakat tentang industri ini. Namun, entah kenapa saya merasa perkembangannya belum merata ke pelosok Indonesia. (mungkin ini hanya saya aja yang sok tau  )</p>
<h3>Terakhir, ada kata/quote yang menginspirasi kamu sampai sekarang ini?</h3>
<p>Chill, Flow, Beware.</p>
<h3>Beberapa Karya Samuel Sinaga</h3>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p></p>
<p>Silakan kunjungi <a href="http://www.tfdc.deviantart.com/" target="_blank">Deviant Art Samuel Sinaga</a> untuk melihat karya &#8211; karya yang lain nya.</p>
<p>Dan jangan lupa untuk berlangganan Jurus Grafis, melalui <a href="http://feeds.feedburner.com/jurusgrafis" target="_blank">RSS</a> dan <a href="http://feedburner.google.com/fb/a/mailverify?uri=JurusGrafis&amp;loc=en_US" target="_blank">Email</a>. Atau bergabung di <a href="http://www.facebook.com/pages/Jurus-Grafis/147404749502" target="_blank">Facebook Page Jurus Grafis</a> dan ikuti <a href="http://twitter.com/jurusgrafis" target="_blank">Twitter Jurus Grafis</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurusgrafis.com/artikel/menyelami-ombak-visual-samuel-sinaga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

