Fungsi sebuah blog sudah bergeser dari yang tadinya hanya sebatas tempat curhatan sang penulis, sekarang menjadi media publikasi bagi orang banyak (istilah keren nya, Citizen Journalism). Pada posting ini kita akan membahas beberapa elemen visual yang menjadikan desain sebuah blog menjadi efektif. Selanjutnya
Arsip Untuk Post Dengan Tag ‘Tips’
Hal yang paling menarik dari aktivitas blogging adalah kita bisa belajar dan berbagi pada saat yang bersamaan. Nge-blog adalah suatu langkah “nothing to lose” dan tidak ada salahnya. Menurut saya, dengan media blog kita bisa membangun pertemanan dan jaringan yang lebih luas.
Walaupun secara visual kehadirannya sering terabaikan, tetapi bagi desainer yang teliti dan mengejar detail pada karyanya, 1 pixel itu kegunaannya sangat penting sekali. Terkadang pengunaan garis 1 pixel secara tepat bisa menjadi salah satu hal yang membedakan desainer baik dan desainer terbaik.
Untuk mengimbangi kepopuleran bidang desain website pada tahun 2010 ini, maka ada baiknya saya menulis tentang persiapan apa saja yang perlu kita lakukan sebelum mendesain website.
Tipografi merupakan unsur penting di dalam desain, karena tipografi adalah inti. Tipografi adalah salah satu elemen yang menyampaikan isi dan maksud dari sebuah karya desain. Tidak jarang, desain yang efektif adalah desain yang hanya menggunakan tipografi yang baik tanpa menggunakan elemen visual sama sekali.
Sebagai desainer grafis kita harus cepat mengetahui segala tren yang ada di dunia desain saat ini. Sehingga kita dapat tetap selalu ada di garda terdepan dalam hal informasi dan tren grafis (teori & praktek) terkini.
Karena terbiasa dengan urusan visual, tidak jarang teman-teman desainer grafis suka bingung jika ingin menulis di blog pribadi nya. Padahal media seperti blog sangat efektif untuk pemasaran online pada saat ini.
Banyak yang bilang kalau kartunama itu merupakan impresi pertama, pandangan pertama, selanjutnya kalau bisa jangan sampai terlupakan.
Sudah wajar kalau kita sesekali merasa jenuh dalam menjalankan suatu profesi. Hal yang kita lakukan sudah seperti template dan rasanya tidak ada tantangan lagi dalam menjalankan pekerjaan kita sebagai desainer grafis.
Setiap kita pasti pernah bertemu dan bekerjasama dengan klien yang membuat kita tidak bisa tidur pada waktu malam, membuat resah, sampai kita bermimpi buruk. Sebenarnya apa sih klien mimpi buruk itu?








