<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jurus Grafis - Tutorial / Tips / Inspirasi Desain &#187; Twitter</title>
	<atom:link href="http://jurusgrafis.com/tag/twitter/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jurusgrafis.com</link>
	<description>Photoshop &#124; Illustrator &#124; Print Design &#124; Web Design &#124; Template Desain Gratis</description>
	<lastBuildDate>Tue, 31 Aug 2010 05:05:53 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.5</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<script type="text/javascript">
if (typeof Meebo == "undefined") {
Meebo=function(){(Meebo._=Meebo._||[]).push(arguments)};
(function(q){

	var args = arguments;
	if (!document.body) { return setTimeout(function(){ args.callee.apply(this, args) }, 100); }
	var d=document, b=d.body, m=b.insertBefore(d.createElement('div'), b.firstChild); s=d.createElement('script');
	m.id='meebo'; m.style.display='none'; m.innerHTML='<iframe id="meebo-iframe"></iframe>';
	s.src='http'+(q.https?'s':'')+'://'+(q.stage?'stage-':'')+'cim.meebo.com/cim/cim.php?network='+q.network;
	b.insertBefore(s, b.firstChild);

})({network:'jurusgrafis_pe44ne'});	}</script>	<item>
		<title>Mendesain Background Twitter: Pengenalan &amp; Inspirasi</title>
		<link>http://jurusgrafis.com/tutorial/mendesain-background-twitter-pengenalan-inspirasi/</link>
		<comments>http://jurusgrafis.com/tutorial/mendesain-background-twitter-pengenalan-inspirasi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Jan 2010 08:44:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Richard Fang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Photoshop]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[Background]]></category>
		<category><![CDATA[eksperimen]]></category>
		<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pengenalan]]></category>
		<category><![CDATA[Twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurusgrafis.com/?p=1226</guid>
		<description><![CDATA[
Tahun ini Twitter sepertinya akan jadi &#8216;mainan&#8217; baru bagi kita. Selain fungsinya untuk membangun jaringan pertemanan, Twitter juga sudah menjadi sumber berita dan informasi terbaru. Jadi, sebagai desainer grafis kita mempunyai satu media baru lagi yang bisa kita pakai untuk mem-branding diri kita di dunia maya.

Saya yakin sebagian besar kita mempunyai akun Twitter, tapi berapa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<p>Tahun ini Twitter sepertinya akan jadi &#8216;mainan&#8217; baru bagi kita. Selain fungsinya untuk membangun jaringan pertemanan, Twitter juga sudah menjadi sumber berita dan informasi terbaru. Jadi, sebagai desainer grafis kita mempunyai satu media baru lagi yang bisa kita pakai untuk mem-branding diri kita di dunia maya.</p>
<p><span id="more-1226"></span></p>
<p>Saya yakin sebagian besar kita mempunyai akun Twitter, tapi berapa banyak yang masih menggunakan desain background standar dari Twitter? Kita harus bisa menampilkan citra kita sebagai desainer walaupun di dunia maya. Dalam kasus Twitter ini, tentu background menjadi salah satu cara yang efektif (selain tweets yang kita update).</p>
<h3>Pengenalan Ukuran Background Twitter</h3>
<p>Mari kita analisa sedikit tentang background Twitter ini. Bidang putih di tengah (area konten berukuran lebar 764 Pixel) akan selalu tetap di tengah dan berwarna putih berapapun besar resolusi monitor yang kita pakai. Dan karena sekarang sudah banyak yang memakai monitor widescreen, maka akan ada ruang kosong (sebesar 250 &#8211; 300 Pixel) di samping kiri dan kanan.</p>
<p></p>
<h3>Cara Kerja Background</h3>
<p>Kalau kita menggunakan desain sendiri, Twitter akan otomatis meletakkan desain kita mulai dari pojok kiri atas. Sehingga akan ada sisa space yang tidak bisa tertutup dengan desain kita. Solusinya, kita menyamakan warna background desain kita dengan warna background Twitter yang bisa kita atur sendiri di menu &#8220;Settings&#8221; pada website Twitter.</p>
<p></p>
<p>Solusi yang kedua adalah menggunakan background yang bisa di ulang (Repeated Pattern). Dengan ini di jamin akan aman di resolusi monitor apapun. Namun kelemahannya adalah kita agak sulit untuk menempatkan info tambahan pada pattern, karena akan terlihat aneh jika &#8220;alamat web&#8221; kita terlihat berulang-ulang.</p>
<p></p>
<h3>Ukuran Ideal Background Twitter</h3>
<p>Monitor dengan resolusi 1024 x 768 Pixel sudah menjadi standar (semua orang pasti memakainya). Tapi mulai banyak juga yang menggunakan resolusi di atas itu, saya sendiri menggunakan widescreen 1360 x 768 Pixel.</p>
<p>Karena begitu variatif nya ukuran monitor saat ini, maka lebih baik kita mendesain dengan ukuran yang agak besar, yaitu dengan dokumen lebar 1600 Pixel dan tinggi 1024 Pixel. dengan begini background Twitter kita akan nyaman di lihat sampai resolusi 1600 widescreen, bila masih ada sisa space yang tidak bisa tertutup, kita bisa menggunakan trik menyamakan warna background (di buat fade out di bagian tertentu).</p>
<p></p>
<h3>Contoh Desain Background Twitter</h3>
<p>Berikut beberapa conton desain background Twitter yang dapat menginspirasi kamu untuk mendesain background kamu sendiri. Selamat menikmati  </p>
<p><a href="http://twitter.com/chrisspooner" target="_blank">Chrisspooner</a></p>
<p></p>
<p><a href="http://twitter.com/DesignerDepot" target="_blank">WebDesignerDepot</a></p>
<p></p>
<p><a href="http://twitter.com/oridusartic" target="_blank">Oridusartic</a></p>
<p></p>
<p><a href="http://twitter.com/frenden" target="_blank">Frenden</a></p>
<p></p>
<p><a href="http://twitter.com/Hallisar" target="_blank">Hallisar</a></p>
<p></p>
<p><a href="http://twitter.com/marekuk" target="_blank">Elite Styles</a></p>
<p></p>
<p><a href="http://twitter.com/rogieking" target="_blank">Rogie King</a></p>
<p></p>
<p><a href="http://twitter.com/zamdesign" target="_blank">Zam Design</a></p>
<p></p>
<p><a href="http://twitter.com/icreativelabs" target="_blank">iCreativeLabs</a></p>
<p></p>
<h3>Kesimpulan</h3>
<p>Jadi manakah yang lebih baik? menggunakan Pattern atau background berukuran ideal/besar seperti di atas?</p>
<p>Semuanya tergantung kebutuhan kamu, jika perlu menampilkan info tertentu, solusi terbaik adalah dengan menggunakan background ukuran ideal. Tapi bila kamu tidak perlu menampilkan info apapun, kamu bisa menggunakan Pattern untuk hasil yang terbaik di segala resolusi monitor.</p>
<p>Yang pasti tidak ada batasan, gunakan kreativitas kamu setinggi mungkin!   Tunggu tutorial mendesain background Twitter pada posting selanjutnya.</p>
<p><strong>Tautan Terkait:</strong><br />
<a href="http://zam.web.id/2009/12/19/membuat-background-twitter-hal-hal-yang-perlu-diketahui/" target="_blank"> Membuat Background Twitter: Hal-hal yang perlu di ketahui</a><br />
<a href="http://dzineblog.com/2009/02/40-beautiful-twitter-theme-backgrounds.html" target="_blank"> 40 Beautiful Twitter Theme Backgrounds</a><br />
<a href="http://inspiredology.com/42-twitter-backgrounds/" target="_blank"> 42 Twitter Backgrounds</a><br />
<a href="http://www.smashingmagazine.com/2009/09/18/effective-twitter-backgrounds-examples-and-best-practices/" target="_blank"> Effective Twitter Backgrounds: Examples and Current Practices</a></p>
<p><em>Jangan lupa bergabung di </em><a href="http://www.flickr.com/groups/jurusgrafis/pool/" target="_blank"><em>Grup Flickr Jurus Grafis</em></a><em> untuk memamerkan karya kamu, temui juga </em><a href="http://twitter.com/jurusgrafis" target="_blank"><em>Jurus Grafis di Twitter</em></a><em> dan </em><a href="http://www.facebook.com/pages/Jurus-Grafis/147404749502" target="_blank"><em>Facebook</em></a><em>. Mari berlangganan Jurus Grafis melalui </em><a href="http://feedburner.google.com/fb/a/mailverify?uri=JurusGrafis&amp;loc=en_US" target="_blank"><em>Email</em></a><em> atau </em><a href="http://feeds.feedburner.com/jurusgrafis" target="_blank"><em>RSS</em></a><em>.</em></p>
<script type='text/javascript'>document.getElementById("post-1226-blankimage").onload();</script>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurusgrafis.com/tutorial/mendesain-background-twitter-pengenalan-inspirasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>3 Tips Mudah Menjadi Desainer Yang Up-To-Date</title>
		<link>http://jurusgrafis.com/artikel/tips-mudah-menjadi-desainer-grafis-yang-up-to-date/</link>
		<comments>http://jurusgrafis.com/artikel/tips-mudah-menjadi-desainer-grafis-yang-up-to-date/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Dec 2009 12:21:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Richard Fang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kontemplasi]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[desainer grafis]]></category>
		<category><![CDATA[Rss]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Twitter]]></category>
		<category><![CDATA[Up-to-date]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurusgrafis.com/?p=1053</guid>
		<description><![CDATA[
Sebagai desainer grafis kita harus cepat mengetahui segala tren yang ada di dunia desain saat ini. Sehingga kita dapat tetap selalu ada di garda terdepan dalam hal informasi dan tren grafis (teori &#38; praktek) terkini.

Yang pasti untuk menjalankan tips berikut, kita harus menjadi seorang yang haus akan informasi terbaru, mempunyai rasa ingin tahu yang besar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<p>Sebagai desainer grafis kita harus cepat mengetahui segala tren yang ada di dunia desain saat ini. Sehingga kita dapat tetap selalu ada di garda terdepan dalam hal informasi dan tren grafis (teori &amp; praktek) terkini.</p>
<p><span id="more-1053"></span></p>
<p>Yang pasti untuk menjalankan tips berikut, kita harus menjadi seorang yang haus akan informasi terbaru, mempunyai rasa ingin tahu yang besar dan rela menyisihkan sedikit waktu untuk membaca. Namun tetap saya ingatkan walaupun kegiatan ini menyenangkan tapi jangan sampai kamu tenggelam (atau malah keasyikan berenang) dalam lautan informasi.</p>
<h3>1. Gunakan RSS Reader</h3>
<p></p>
<p>Bagi yang belum familiar dengan RSS (Really Simple Syndication), saya akan sedikit menjelaskan. Kamu tentu sering mengunjungi blog atau website lain untuk membaca konten terbaru, nah dengan adanya RSS, kita tidak perlu mengunjungi website tersebut untuk membaca kontennya. Dan saya rasa sekarang semua blog/website mempunyai fasilitas RSS.</p>
<p>Jadi kita akan menghemat waktu (tidak perlu menunggu loading website) kita tinggal membaca konten terbaru website tersebut dengan menggunakan RSS Reader (biasanya hanya RSS Reader hanya menarik text dan gambar suatu posting artikel).</p>
<p>RSS Reader yang saya rekomendasikan adalah RSS Reader dari Google karena sudah satu paket dengan Gmail (kalau belum punya Gmail, sebaiknya kamu daftar sekarang juga  ). Cara menggunakannya juga mudah, tinggal copy alamat website kesukaan kamu, lalu tekan tombol &#8220;add subscription&#8221; pada Google Reader dan paste. Konten terbaru dari website tersebut akan siap kamu baca.</p>
<h3>2. Ikuti Desainer yang Aktif di Twitter</h3>
<p></p>
<p>Twitter memang sedang booming sekali saat ini, dan saya yakin tahun depan akan lebih boom lagi. Nah, karena twitter sekarang mulai berubah fungsi nya (bagi sebagian orang) dari hanya mengupdate status seperti &#8220;lagi makan ayam bakar, enak bangets!&#8221; menjadi tempat berbagi tautan dan informasi yang menarik, ini merupakan kanal baru lagi bagi kamu yang haus informasi (desain khususnya).</p>
<p>Kalau belum punya akun di twitter, ayo buat sekarang   dan ikuti desainer yang aktif nge-tweet informasi desain terbaru. Untuk memulai kamu bisa <a href="http://twitter.com/#/list/behoff/top-design-blogs" target="_blank">mengikuti semua desainer yang ada di list ini</a>. Selanjutnya kamu pasti bisa menemukan sendiri desainer mana yang ingin kamu ikuti.</p>
<h3>3. Gunakan Aplikasi Twitter</h3>
<p></p>
<p>Lama kelamaan, mengakses twitter dari web tidak akan cukup. Tampilan web twitter yang hanya satu kolom tweet terasa kurang. Untuk aplikasi saya menggunakan <a href="http://hootsuite.com" target="_blank">Hootsuite</a> (berbasis web) atau <a href="http://tweetdeck.com" target="_blank">Tweetdeck</a> (bisa di install di komputer). Saya pribadi lebih mengidolakan Hootsuite karena desain nya yang nyaman di mata, tapi itu tergantung kamu terbiasa memakai aplikasi yang mana.</p>
<p>Dengan menggunakan aplikasi ini, kamu bisa memantau semua tweets yang ada. Kamu bisa melihat tweets yang ada di twitter list kamu sekaligus memantau stream home, dan direct message. Sungguh sangat membantu! dan terkadang membuat kita lupa waktu  </p>
<p>Apakah ada tips lain yang ketinggalan? Ayo silakan berkomentar  </p>
<p><em>Ikuti juga </em><a href="http://twitter.com/jurusgrafis" target="_blank"><em>Twitter Jurus Grafis</em></a><em> dan bergabung di </em><a href="http://www.facebook.com/pages/Jurus-Grafis/147404749502" target="_blank"><em>Facebook Page Jurus Grafis</em></a><em> supaya tetap ter-update dengan berita-berita desain terbaru dari seluruh dunia. </em></p>
<script type='text/javascript'>document.getElementById("post-1053-blankimage").onload();</script>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurusgrafis.com/artikel/tips-mudah-menjadi-desainer-grafis-yang-up-to-date/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
